Kompori Negara Asia, Menhan AS Sebut Militer China Tumbuh Pesat
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth saat menghadiri konferensi pers di Pentagon. Washington DC, 16 April 2026.(AFP/SAUL LOEB)
11:24
30 Mei 2026

Kompori Negara Asia, Menhan AS Sebut Militer China Tumbuh Pesat

- Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengompori negara-negara Asia-Pasifik bahwa mereka sah untuk merasa khawatir terhadap pesatnya penguatan militer China. 

Pernyataan itu disampaikan Hegseth dalam pidato utamanya dalam konferensi pertahanan Shangri-La Dialogue yang digelar di Singapura, Sabtu (30/5/2026).

"Ketika kita melihat kawasan ini hari ini, ada kekhawatiran yang beralasan atas penguatan militer China secara historis dan perluasan aktivitas militernya di kawasan dan lebih jauh lagi," ujar Hegseth di hadapan para pejabat pertahanan dan pakar dari sekitar 45 negara.

Baca juga: Bandara Kertajati Akan Jadi Bengkel Hercules, Berawal dari Niat Menhan AS

Meski demikian, Hegseth menegaskan bahwa Washington tidak menginginkan konfrontasi yang tidak perlu di kawasan tersebut. 

Dia mengeklaim, AS justru menginginkan stabilitas jangka panjang yang menguntungkan semua pihak, sebagaimana dilansir AFP.

Dalam pidatonya, Hegseth menguraikan visi Washington untuk Asia.

Visi tersebut yakni keseimbangan kekuatan yang kokoh dan berkelanjutan, di mana tidak ada satu negara pun yang dapat memaksakan dominasinya.

Baca juga: Kongres Siap-siap Habisi Menhan AS soal Perang Iran, Bisa Dimakzulkan

"Washington berupaya menciptakan keseimbangan yang stabil sesungguhnya di Asia, yang bekerja untuk kepentingan warga Amerika maupun sekutu-sekutu kami," kata Hegseth.

Dia melanjutkan, keseimbangan itu berarti keseimbangan kekuatan yang menguntungkan namun tahan lama.

"Di mana tidak ada negara, termasuk China, yang dapat memaksakan hegemoninya dan mempertaruhkan keamanan atau kemakmuran bangsa kami dan sekutu kami," papar Hegseth.

Baca juga: Menhan AS Diinterogasi Kongres Terkait Perang Iran, Negosiasi Kandas Dipertanyakan

Hegseth hadir memimpin delegasi AS yang besar dalam forum bergengsi ini. 

Kehadiran itu berbanding terbalik dengan China, yang untuk tahun kedua berturut-turut tidak mengirimkan Menteri Pertahanan Dong Jun. 

Sebaliknya, Beijing hanya mengutus panel pakar militer dan akademisi.

Shangri-La Dialogue sendiri merupakan forum pertahanan terkemuka di Asia yang secara historis menjadi ajang perdebatan terbuka sekaligus diplomasi di balik layar.

Baca juga: Setelah Trump, Menhan AS Hegseth Terancam Dimakzulkan akibat Perang Iran

Tag:  #kompori #negara #asia #menhan #sebut #militer #china #tumbuh #pesat

KOMENTAR