Fakta dan Makna Paskah, Lengkap dengan Alasan Tanggal Peringatannya Selalu Berubah
Bagi umat Kristiani, Paskah adalah momen yang paling dinanti.
Perayaan ini merupakan puncak iman yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus setelah wafat-Nya di kayu salib.
Paskah melambangkan kemenangan atas dosa dan maut, sekaligus memberikan pengharapan akan kehidupan kekal.
Namun, pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa tanggal Paskah selalu berubah-ubah setiap tahun?
Berbeda dengan Natal yang dipaku pada tanggal 25 Desember, Paskah bisa jatuh di bulan Maret atau April.
Simak ulasan lengkap mengenai makna, simbol, hingga sejarah penanggalan Paskah berikut ini.
Ilustras telur Paskah (Freepik)Makna Paskah: Dari Pertobatan hingga "Tobat Ekologis"
Paskah bukan sekadar perayaan satu hari. Dalam tradisi Katolik dilansir dari laman Kemenag Sulteng, Paskah adalah sebuah perjalanan panjang yang dimulai sejak Rabu Abu.
Penggunaan abu di dahi mengingatkan manusia akan kerapuhan hidup dan masa pertobatan selama 40 hari.
Menariknya di era modern ini, makna Paskah juga dikaitkan dengan Pertobatan Ekologis.
Umat, terutama kaum muda diajak untuk menghidupi kebangkitan Kristus dengan menjaga alam ciptaan, seperti menanam pohon, mengelola sampah, hingga menjaga kebersihan air dan udara sebagai wujud konkret iman.
Kenapa Harus Ada Telur Paskah?
Menghias dan memakan telur sudah menjadi tradisi sejak abad ke-13 saat perayaan Paskah.
Telur dinilai melambangkan kehidupan yang akan segera lahir.
Kemudian, cangkang telur diibaratkan sebagai makam batu Yesus.
Saat pecah, itu melambangkan Yesus yang bangkit dan keluar dari makam-Nya untuk menyambut hidup baru.
Lalu, berakhirnya masa puasa dan penebusan ditandai dengan sukacita telur Paskah.
Alasan Tanggal Perayaan Paskah Berubah Setiap Tahun
Kenapa Tanggal Perayaan Paskah Berubah-ubah (Freepik)Tanggal Paskah berubah setiap tahun, karena ditentukan berdasarkan kombinasi siklus matahari dan bulan (astronomi).
Aturannya, Paskah jatuh pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama yang terjadi pada atau setelah ekuinoks musim semi.
Sejarah penentuan ini bermula pada Konsili Nicea tahun 325 Masehi. Para pemimpin gereja saat itu sepakat menyatukan metode perhitungan agar:
- Seluruh gereja di dunia merayakan Paskah secara serempak.
- Tidak bertepatan dengan perayaan Paskah Yahudi (Passover) agar memiliki identitas tradisi Kristen yang kuat.
- Menghormati hari Minggu sebagai hari kebangkitan Yesus.
Itulah sebabnya Paskah memiliki rentang tanggal antara 22 Maret hingga 25 April.
Simbol Paskah Lainnya yang Sering Terlupakan
Selain telur, ada beberapa simbol penting saat paskah yang lainnya:
- Lilin Paskah: Melambangkan Kristus sebagai Terang Dunia yang mengusir kegelapan dosa.
- Kain Putih: Melambangkan kemurnian dan kemenangan.
- Abu: Mengingatkan bahwa manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu.
Meski tanggalnya berubah-ubah, hal terpenting dalam Paskah bukanlah kapan perayaan itu dilaksanakan, melainkan pesan kasih Allah yang luar biasa.
Pengorbanan Yesus di Jumat Agung dan kemenangan-Nya di hari Paskah mengajak manusia untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik—baik kepada sesama manusia maupun kepada lingkungan bumi yang kita tinggali.
Tag: #fakta #makna #paskah #lengkap #dengan #alasan #tanggal #peringatannya #selalu #berubah