Di Usia Berapa Orangtua Perlu Waspada Anak Terlambat Bicara
- Salah satu dampak dari penggunaan gawai pada anak sejak dini adalah terganggunya kemampuan bicara anak. Meski begitu, tidak sedikit orangtua yang masih bingung kapan harus mulai waspada jika anak mengalami keterlambatan bicara atau speech delay.
Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak di FK-KMK UGM/RS Sardjito, Prof. dr. Mei Neni Sitaresmi, Ph.D, Sp.A(K) menjelaskan, setiap anak memiliki tahapan perkembangan atau milestone yang perlu diperhatikan sejak dini.
“Sebetulnya tergantung berapa usianya. Tapi kalau sudah usia 1 tahun harusnya sudah bisa bilang mama atau papa,” kata Prof. Mei saat diwawancarai Kompas.com, Sabtu (11/4/2026).
Ia menambahkan, kata sederhana seperti “mama” dan “papa” merupakan bentuk awal komunikasi verbal yang umumnya mulai muncul di usia tersebut.
Baca juga: Gen Alpha dan Keberaniannya Bicara, Tidak Sopan atau Justru Kritis?
Pentingnya mengenali milestone bicara
Menurut Prof. Mei, kemampuan bicara anak berkembang secara bertahap sejak usia bayi.
Pada usia sekitar 9 bulan, anak umumnya sudah mulai mengeluarkan suara sederhana sebagai bentuk latihan komunikasi.
“Kedua kata itu pengulangan, sehingga mudah disebutkan anak. Tapi kalau usianya 9 bulan, setidaknya bisa ngomong ‘mam mam’ atau ‘pap pap’,” ujarnya.
Tahapan ini menjadi penting karena menunjukkan bahwa anak mulai belajar meniru suara dan mengembangkan kemampuan berbahasa.
Jika pada usia tersebut anak belum menunjukkan tanda-tanda ini, orangtua perlu mulai memperhatikan perkembangannya lebih cermat.
Baca juga: Ahli Ungkap Masalah Tumbuh Kembang Tersering akibat Gawai
Ilustrasi bayi laki-laki
Komunikasi dua arah harus mulai terbentuk
Selain kemampuan mengucapkan kata, komunikasi dua arah juga menjadi indikator penting dalam perkembangan anak.
Pada usia satu tahun, anak seharusnya sudah mampu menunjukkan keinginan dengan cara yang lebih jelas.
“Ada beberapa milestone, usia 1 tahun harusnya dia sudah bisa berkomunikasi dua arah. Misalnya kalau ingin sesuatu tidak lagi hanya nangis, tapi dia bisa menunjuk atau pakai bahasa tubuh lain,” jelas Prof. Mei.
Kemampuan ini menandakan bahwa anak tidak hanya memahami lingkungan, tetapi juga mampu merespons dan menyampaikan kebutuhan secara aktif.
Interaksi dua arah menjadi fondasi penting dalam perkembangan bahasa dan sosial anak.
Baca juga: Jangan Panik, Ini Alasan Bayi Sering Masukkan Benda ke Mulut
Tanda yang perlu diwaspadai orangtua
Prof. Mei menekankan, ada beberapa tanda yang harus menjadi perhatian serius bagi orangtua. Salah satunya adalah ketika anak belum mampu memanggil orangtuanya secara spesifik di usia satu tahun.
“Kalau 1 tahun anak belum bisa memanggil yang spesifik untuk bundanya atau ayahnya, maka harus hati-hati ya,” katanya.
Selain itu, respons anak terhadap lingkungan juga menjadi indikator penting. Anak yang tidak merespons panggilan atau tidak menunjukkan kontak mata perlu mendapatkan perhatian lebih.
“Namun, kalau 1 tahun dipanggil orangtuanya dan tidak menoleh, kontak mata nggak ada, lalu tidak menggunakan bahasa non verbal, maka harus hati-hati,” lanjutnya.
Kondisi tersebut dapat menjadi tanda awal adanya keterlambatan perkembangan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Baca juga: Orangtua Perlu Waspada, Psikiatri Ungkap Bahaya Gadget untuk Balita
Peran orangtua dalam stimulasi anak
Mengenali tanda-tanda speech delay sejak dini menjadi langkah penting agar anak dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Orangtua memiliki peran besar dalam memberikan stimulasi yang sesuai dengan usia anak.
Interaksi langsung, komunikasi dua arah, serta penggunaan bahasa tubuh menjadi bagian penting dalam mendukung perkembangan bicara anak.
Dengan memperhatikan setiap tahapan perkembangan, orangtua dapat lebih sigap dalam mendeteksi potensi keterlambatan sejak awal.
Kesadaran dan kepekaan orangtua terhadap perubahan kecil dalam perkembangan anak menjadi kunci utama dalam menjaga tumbuh kembang yang optimal.
Baca juga: Sampai Usia Berapa Bayi dan Balita Tak Boleh Dicium Orang Lain?
Tag: #usia #berapa #orangtua #perlu #waspada #anak #terlambat #bicara