Berapa Batas Gula Aman per Hari? Ini Penjelasan Pakar Gizi IPB
Banyak orang mengonsumsi gula setiap hari tanpa benar-benar mengetahui batas aman yang dianjurkan.
Padahal, asupan gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan.
Pakar gizi dari IPB University mengingatkan pentingnya memahami batas konsumsi gula agar tetap aman bagi tubuh.
Baca juga: Minuman Manis dan Makanan Olahan Makin Digemari, Pakar Gizi Ingatkan Risikonya
Batas gula harian sekitar 4 sendok makan
Dosen Departemen Gizi Masyarakat IPB University, dr. Zuraidah Nasution, menjelaskan bahwa batas konsumsi gula harian sebaiknya tidak melebihi 10 persen dari kebutuhan energi.
Jika kebutuhan energi rata-rata 2.000 kilokalori per hari, maka batas gula yang dianjurkan sekitar 50 gram.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar empat sendok makan gula dalam sehari.
“Batas asupan gula yang dianjurkan per hari adalah sekitar 10 persen dari kebutuhan energi harian,” ujar dr. Zuraidah, dikutip dari laman resmi IPB University, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Awal Diet Paling Berat, Ini Tantangan Angga Turunkan Berat Badan 53 Kg
Gula dari minuman sering tidak disadari
Ilustrasi gula. Pakar gizi IPB University menyebut batas konsumsi gula harian sekitar 50 gram atau setara empat sendok makan, yang sering kali terlampaui tanpa disadari.
Salah satu sumber gula terbesar dalam pola makan sehari-hari berasal dari minuman berpemanis.
Data menunjukkan bahwa konsumsi gula dari minuman saja bisa mencapai sekitar 50 persen dari batas harian.
Artinya, setengah dari batas konsumsi gula sudah terpenuhi hanya dari minuman.
Kondisi ini sering tidak disadari karena banyak minuman tidak mencantumkan kadar gula secara jelas.
Baca juga: Sering Lacak Mood di Smartwatch, Ahli Ingatkan Dampaknya pada Kebahagiaan
Minuman manis mudah ditemukan
Tingginya konsumsi gula juga dipengaruhi oleh kemudahan akses terhadap minuman manis. Produk seperti teh manis, kopi susu, hingga minuman kekinian seperti boba semakin populer.
Selain itu, minuman kemasan juga banyak dikonsumsi tanpa memperhatikan kandungan gulanya.
Hal ini membuat total asupan gula harian mudah melebihi batas yang dianjurkan.
Baca juga: Viral Minum Lemon dan Minyak Zaitun, Ini Cara Konsumsi yang Benar Menurut Dokter
Kebiasaan terbentuk sejak usia dini
Menurut Zuraidah, kebiasaan mengonsumsi gula berlebih sering terbentuk sejak anak-anak. Kebiasaan ini kemudian terbawa hingga dewasa jika tidak dikontrol.
Karena itu, peran orangtua sangat penting dalam membentuk pola konsumsi yang lebih sehat.
Salah satu langkah sederhana adalah membatasi ketersediaan minuman manis di rumah.
Perlu dibatasi, bukan dihindari sepenuhnya
Pakar gizi menegaskan bahwa gula tidak harus dihindari sepenuhnya. Namun, konsumsi perlu diatur agar tidak berlebihan.
“Bukan berarti tidak boleh sama sekali, tetapi kita yang mengatur,” jelas dr. Zuraidah.
Ia menyarankan untuk memperhatikan total asupan gula harian serta menyeimbangkannya dengan pola hidup sehat.
Baca juga: Viral Minum Lemon dan Minyak Zaitun, Dokter Ungkap Risikonya
Kesadaran jadi kunci menjaga asupan gula
Memahami batas konsumsi gula menjadi langkah awal dalam menjaga kesehatan.
Asupan gula yang berlebih sering terjadi tanpa disadari karena berasal dari berbagai sumber.
Dengan lebih memperhatikan pola makan dan memilih konsumsi secara bijak, risiko kesehatan dapat dikendalikan.
Baca juga: Rambut Rontok atau Patah? Ini Bedanya Menurut Dokter
Tag: #berapa #batas #gula #aman #hari #penjelasan #pakar #gizi