Pembentukan Otot Bantu Percepat Penurunan Berat Badan
Pada pemula, peningkatan awal dalam ukuran otot mungkin terjadi dalam enam hingga delapan minggu dan delapan hingga 12 minggu pada individu yang lebih mahir.(FREEPIK/PRESSFOTO)
19:15
24 April 2026

Pembentukan Otot Bantu Percepat Penurunan Berat Badan

Pada orang yang obesitas, penurunan berat badan sangat penting untuk mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, kanker, dan kondisi serius lainnya. Meski begitu terkadang proses penurunan ini juga diikuti dengan hilangnya massa otot.

Oleh karena itu sangat penting untuk mempertahankan massa otot yang menjadi kunci utama keberhasilan jangka panjang. Otot adalah jaringan metabolik yang aktif membakar kalori bahkan saat tubuh sedang istirahat. 

Jika berat badan turun drastis tanpa memerhatikan kesehatan otot, yang hilang bukan hanya lemak, melain juga otot. Akibatnya metabolisme melambat, tubuh mudah lelah, dan berat badan pun cepat naik lagi setelah diet berakhir. 

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi lemak tubuh dengan mempertahankan massa otot. Dimulai dengan latihan beban secara teratur selain melakukan rekomendasi olahraga 150 menit seminggu. Latihan beban secara bertahap akan merangsang pertumbuhan otot dan membuat tubuh lebih kuat.

Baca juga: Metabolisme Setelah 30 Tahun Lebih Dipengaruhi Massa Otot, Bukan Usia

Jika tertarik untuk menggunakan obat penurun berat badan, pilih yang bisa mempertahankan massa. 

Mengutip laporan Reuters pada 16 April 2026, penelitian menunjukkan bahwa semaglutide Wegovy memiliki keunggulan dalam mempertahankan massa tanpa lemak dibandingkan tirzepatide, meskipun terapi lain itu cenderung menghasilkan penurunan berat badan yang lebih besar.

Peneliti menekankan bahwa keberhasilan penurunan berat badan tidak hanya ditentukan oleh jumlah kilogram yang hilang, tetapi juga oleh kualitas komposisi tubuh yang tetap terjaga.

Faktor gaya hidup turut berperan penting. Kurangnya aktivitas fisik selama terapi dikaitkan dengan meningkatnya risiko kehilangan massa tanpa lemak pada kedua kelompok pengobatan.

Baca juga: Kenali Efek Kehilangan Massa Otot di Usia 40-an

Merujuk pada hasil uji klinis sebelumnya, perubahan massa otot pada pengguna semaglutide tidak berbeda signifikan dibandingkan kelompok plasebo, serta fungsi fisik pasien tetap terjaga.

Pernyataan tersebut dinilai selaras dengan hasil studi yang menunjukkan bahwa semaglutide cenderung lebih mampu mempertahankan massa tanpa lemak selama terapi penurunan berat badan.

Otot juga membutuhkan bahan bakar untuk tumbuh, dan di situlah protein berperan. Tubuh memecah protein dari makanan menjadi asam amino, yang digunakan untuk membangun otot.

Pedoman merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi 0,8 gram protein per kilogram berat badan per hari.

Selain itu agar massa otot tidak berkurang dengan cepat, lakukan penurunan berat badan secara bertahap. Berkonsultasi kepada dokter untuk menentukan program yang tepat, termasuk jenis obat yang bisa membantu, sangatlah penting. Dengan demikian proses penurunan berat badan bisa bertahan jangka panjang tanpa mengorbankan kesehatan.

Baca juga: Jangan Asal Konsumsi, Kekurangan dan Kelebihan Protein Berbahaya bagi Tubuh

Tag:  #pembentukan #otot #bantu #percepat #penurunan #berat #badan

KOMENTAR