Stradenine Punya Siapa? Brand Lokal Bantah Terlibat Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
Brand sepatu lokal Stradenine belakangan viral di media sosial. Hal ini terjadi setelah produknya dikaitkan dengan proyek sepatu dalam program Sekolah Rakyat.
Perbincangan semakin meluas ketika muncul dugaan harga sepatu dalam program tersebut mencapai Rp700 ribu rupiah per pasang.
Enggan berita berkembang sembarangan, pihak Stradenine kemudian memberikan klarifikasi melalui media sosial resmi. Bahkan owner brand lokal ini juga sampai turun tangan.
Pihak Stradenine menjelaskan bahwa produk yang viral memang merupakan salah satu model mereka. Namun, mereka tidak pernah menerima pesanan maupun terlibat dalam proses pengadaan sepatu tersebut.
Lantas, sebenarnya Stradenine punya siapa dan bagaimana profil brand lokal ini? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini untuk mengetahui fakta di balik viralnya brand sepatu tersebut.
Awal Mula Brand Stradenine Viral, Siapa Pemiliknya?
Sepatu Stradenine. (Shopee)Brand sepatu lokal Stradenine mendadak viral di media sosial setelah namanya dikaitkan dengan proyek pengadaan sepatu Sekolah Rakyat.
Isu ini mencuat di tengah perbincangan publik soal anggaran sepatu yang disebut-sebut mencapai Rp27,5 miliar untuk 39.345 sepatu atau sekitar Rp700 ribu per pasang.
Informasi tersebut langsung memicu polemik luas di masyarakat karena dianggap tidak wajar untuk kebutuhan sepatu sekolah.
Nama Stradenine kemudian ikut terseret karena produk mereka diduga dipakai dalam foto dokumentasi seremonial Sekolah Rakyat tahun 2025.
Dalam foto itu, Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tengah memasangkan sepatu kepada seorang siswa Sekolah Rakyat.
Warganet lalu mengaitkan produk Stradenine dengan proyek pengadaan sepatu Sekolah Rakyat karena foto tersebut.
Menanggapi kabar yang berkembang, pihak Stradenine akhirnya buka suara dan memberikan klarifikasi melalui media sosial resminya.
Mereka menegaskan tidak terlibat dalam proyek pengadaan sepatu Sekolah Rakyat maupun menerima pesanan terkait program tersebut.
"Untuk meluruskan situasi ini, kami perlu menyampaikan beberapa hal penting: 1. Foto produk yang beredar di pemberitaan memang merupakan salah satu artikel kami dengan harga Rp179.900," bunyi klarifikasi Stradenine di Instagram.
"2. Stradenine tidak pernah terlibat, mengetahui, atau menerima pesanan secara langsung dalam pengadaan sepatu yang sedang diberitakan," tandasnya lagi.
Tak hanya di Instagram, klarifikasi juga disampaikan melalui platform X oleh Reynaldi Kurniawan Daud selaku pemilik Stradenine.
Dalam klarifikasinya, Reynaldi menyematkan foto dokumentasi Sekolah Rakyat yang memicu berita tentang brand miliknya.
"Hello, X! Perkenalkan aku Reynaldi. Owner dari brand Stradenine, brand lokal asli Surabaya," tulis Reynaldi melalui akun reynaldi_daud.
"Hari ini nama Stradenine mendadak ramai diperbincangkan terkait berita yang beredar. Maka dari itu ada beberapa hal yang kami perlu luruskan," lanjutnya.
Sementara itu, Stradenine merupakan brand asal Surabaya yang berdiri sekitar tahun 2021 dan fokus pada produk footwear bergaya lifestyle.
Brand ini menargetkan anak muda dengan menghadirkan sepatu yang bisa digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari kasual hingga semi formal.
Dalam pengembangannya, Stradenine mengusung konsep desain modern dengan kualitas produksi yang kompetitif.
Mereka berupaya menghadirkan sepatu yang tidak hanya stylish, tetapi juga nyaman digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Salah satu kekuatan utama Stradenine terletak pada strategi harga yang relatif ramah di kantong.
Produk-produk mereka dipasarkan dalam rentang harga sekitar Rp100 ribuan hingga Rp300 ribuan, sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
Lewat visi tersebut, Stradenine ingin memberi ruang bagi anak muda Indonesia untuk mengekspresikan diri tanpa harus membeli produk mahal.
Brand ini pun perlahan membangun identitas sebagai sepatu lokal yang menggabungkan gaya, kenyamanan, dan keterjangkauan dalam satu produk.
Tag: #stradenine #punya #siapa #brand #lokal #bantah #terlibat #pengadaan #sepatu #sekolah #rakyat