Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan? Begini Hukumnya dalam Islam
Puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam menjelang Hari Raya Iduladha.
Namun, masih banyak orang yang bertanya apakah puasa Arafah boleh digabung dengan niat qadha puasa Ramadan yang belum sempat dibayar.
Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama di kalangan perempuan yang memiliki utang puasa karena haid atau kondisi tertentu selama Ramadan.
Sebagian umat Muslim juga ingin tetap mendapatkan keutamaan puasa Arafah tanpa meninggalkan kewajiban mengganti puasa Ramadan.
Karena itu, penting bagi umat Islam memahami hukum dan penjelasan para ulama terkait penggabungan puasa Arafah dan qadha Ramadan. Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Bolehkah Puasa Arafah Digabung dengan Qadha Ramadan?
Ilustrasi puasa Arafah dan qada Ramadan, bolehkah? (freepik)Untuk diketahui, puasa Arafah dilakukan pada 9 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Selasa, 26 Mei 2026. Apakah puasa ini boleh digabung dengan qadha puasa Ramadan?
Dalam Islam, qadha puasa Ramadan hukumnya wajib bagi orang yang memiliki utang puasa.
Sementara itu, puasa Arafah termasuk ibadah sunah yang memiliki keutamaan besar, yakni dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Sejumlah ulama menjelaskan bahwa menggabungkan niat puasa sunah dengan puasa wajib pada dasarnya diperbolehkan dalam kondisi tertentu.
Meski demikian, terdapat perbedaan pendapat mengenai apakah seseorang tetap bisa memperoleh pahala penuh puasa Arafah jika niatnya digabung dengan qadha Ramadan.
Menurut ustaz sekaligus konten kreator Putra Pradipta, S.Pd.I, M.Ag., puasa qadha Ramadan dan puasa Arafah bisa dilakukan bersamaan. Namun diniatkan untuk qadha Ramadan yang sifatnya wajib.
"Sekelompok ulama mutaakhirin berfatwa pahala puasa Arafah dan sejenisnya puasa-puasa sunah bisa dihasilkan bersamaan melakukan puasa fardu atau qadha," jelas Putra Pradipta.
"Maksudnya seseorang boleh saja puasa melakukan antara qadha Ramadan dan puasa Arafah pada satu hari sehingga mendapat keutamaan keduanya, tapi dengan cukup menghadirkan niat qadha atau puasa wajibnya saja," tandasnya.
Dengan memahami ketentuannya, ibadah yang dijalankan diharapkan tetap sah sekaligus memperoleh pahala dan keutamaan yang maksimal.
Tag: #bolehkah #puasa #arafah #digabung #dengan #qadha #ramadan #begini #hukumnya #dalam #islam