Janji Prabowo usai Kunjungi Warga Pinggir Rel Pasar Senen
- Kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke permukiman warga di bantaran rel kereta api kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, menyisakan harapan baru.
Di tengah kondisi hunian yang serba terbatas, warga akhirnya bisa menyampaikan langsung keluhan mereka kepada orang nomor satu di Indonesia itu, terutama soal kebutuhan tempat tinggal yang layak dan aman.
Menyusuri Permukiman di Tengah Kota
Pada Kamis (27/3/2026), Prabowo terlihat berjalan menyusuri gang sempit di pinggiran rel, menyapa warga, dan sesekali berhenti untuk berbincang.
"Pada sore hari ini, saya menyusuri permukiman di bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Terletak sekitar 3 km dari Pusat Kota Jakarta," ujar Prabowo dalam unggahan Instagram pribadinya.
Baca juga: Kagetnya Warga Pasar Senen Kedatangan Prabowo: Mau Injak Rel
Kehadiran Presiden sontak mengundang perhatian warga. Mereka berkerumun, menyapa, hingga mengabadikan momen bersama.
"Baru nih seumur umur kita, bapak presiden kita ke sini nih," ujar salah satu warga.
Di sela interaksi, Prabowo menanyakan langsung kebutuhan warga, termasuk soal hunian.
"Mau pak, mau pak," sahut warga kompak saat ditanya kesiapan untuk dipindahkan ke rumah yang lebih layak.
Harapan dari Warga yang Lama Bertahan
Bagi sebagian warga, kunjungan ini bukan sekadar momen langka, tetapi juga kesempatan menyampaikan harapan yang selama ini terpendam.
“Siapa sih orang pertama di Indonesia (Presiden), ya kan, mau, apa, nginjek di rel gitu loh,” kata Wawan, salah satu warga.
Ia berharap pemerintah dapat membantu menyediakan tempat tinggal yang lebih layak.
“Minta tolong tempat tinggal. Bantu tempat tinggal, biar kita layak,” ujarnya.
Baca juga: Rumah Liar Pinggir Rel Senen Dibongkar, Warga Siap Direlokasi ke Rusun
Fani, warga lainnya, mengaku terharu hingga hampir menangis saat melihat langsung kedatangan Presiden.
“Baru kali ini datang ke sini. Terharulah, hampir mau menangis dengarnya. Kayaknya gimana gitu, senang hati,” ungkap Fani.
Sementara itu, Cono, yang telah puluhan tahun tinggal di bantaran rel, mengaku mendapat tawaran langsung dari Presiden.
“Kata Pak Prabowo, 'mau enggak dibikinin rumah susun?' Saya bilang, mau Pak! Karena saya enggak punya tempat tinggal, emang ini adanya,” kata Cono.
Janji Hunian Layak dan Tindak Lanjut Cepat
Dari kunjungan tersebut, Prabowo memastikan pemerintah akan segera membangun hunian layak bagi warga di kawasan tersebut.
"Mendengar aspirasi masyarakat di sana, Insya Allah, kita akan segera membangun hunian yang layak untuk masyarakat di daerah tersebut dengan cepat," tegasnya.
Tak lama setelah peninjauan, Prabowo langsung menghubungi sejumlah pejabat terkait untuk menindaklanjuti rencana tersebut.
Baca juga: Penjelasan KAI soal Penertiban Rumah Liar di Pinggir Rel Senen
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan Presiden memerintahkan Menteri Perumahan, Menteri Pekerjaan Umum, Perumnas, hingga PT KAI untuk segera bergerak.
“Presiden Prabowo langsung memerintahkan Menteri Perumahan melalui telepon karena sedang di Toba (diwakili Sekjen Menteri), Menteri Pekerjaan Umum, Dirut Perumnas dan KAI (Kereta Api Indonesia) serta beberapa pejabat terkait untuk membangun rumah hunian bagi warga yang masih tinggal di pinggir rel kereta api,” ujar Teddy.
Menurut Teddy, pendekatan yang dilakukan tidak sekadar relokasi, melainkan juga mempertimbangkan aspek sosial warga.
"Hari ini juga tim sudah bergerak untuk menyiapkan proses pembangunan hunian baru yang letaknya tidak jauh dari kawasan asli tinggal mereka,” ungkapnya.
Langkah ini diharapkan menjadi awal perubahan bagi warga yang selama puluhan tahun hidup di tengah keterbatasan fasilitas di bantaran rel Pasar Senen.
Tag: #janji #prabowo #usai #kunjungi #warga #pinggir #pasar #senen