KSAL Lepas Keberangkatan KRI Bima Suci, Berlayar 124 Hari Menuju 8 Negara
KRI Bima Suci saat bersandar di Dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (31/3/2026).(KOMPAS.com/BAHARUDIN AL FARISI)
11:38
31 Maret 2026

KSAL Lepas Keberangkatan KRI Bima Suci, Berlayar 124 Hari Menuju 8 Negara

  - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali melepaskan keberangkatan Kapal Republik Indonesia (KRI) Bima Suci di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (31/3/2026).

Ini merupakan misi diplomasi pelayaran Kartika Jala Krida (KJK) 2026 dengan jarak tempuh 16.877 Nautical Mile (NM) selama 124 hari dan akan singgah ke 8 negara sahabat.

Sebanyak 79 taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) bersama perwira pendamping dan kru KRI Bima Suci serta 52 delegasi ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) dari 24 negara, baik ASEAN maupun non-ASEAN, mengikuti pelayaran ini sehingga total peserta di atas kapal mencapai 131 orang.

Ali mengatakan, kegiatan ini bertujuan melatih para taruna angkatan laut dari berbagai negara dalam membangun jejaring diplomasi guna mempererat hubungan Indonesia dengan negara-negara sahabat.

Baca juga: KRI Prabu Siliwangi Bakal Bermarkas di Koarmada II Surabaya

"Mereka semua merasa sangat senang untuk bisa bergabung membangun persahabatan di antara para pelaut, jadi membangun seaman brotherhood di antara mereka," kata Ali, di Dermaga Kolinlamil, Selasa (31/3/2026).

Para taruna berperan sebagai duta bangsa dengan memperkenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional, sekaligus menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama pendidikan di AAL.

Pelayaran ini menjadi ajang strategis untuk mengasah kemampuan profesional, memperluas wawasan kebangsaan, serta memperkuat hubungan diplomatik melalui soft power maritim dengan negara sahabat.

Perwira tinggi (Pati) TNI AL bintang empat itu merincikan, delapan negara sahabat yang hendak disinggahi KRI Bima Suci meliputi Sri Lanka, Singapura, Vietnam, Cina, Korea Selatan, Rusia, dan Jepang.

“(Pelayaran KRI Bima Suci juga) di Indonesia, ke beberapa kota (seperti) Bitung, Belawan, dan lain-lain,” ungkap Ali.

Baca juga: Didampingi Menko Polkam, KSAL Lepas Ribuan Pemudik Gratis Naik KRI Banda Aceh

Ali menambahkan, selama menjalankan kunjungan diplomasi, para taruna angkatan laut diharapkan menyerap pengetahuan dari negara yang dikunjungi untuk memperkaya wawasan setiap prajurit.

Selain itu, mereka juga akan mempelajari navigasi dan astronomi selama pelayaran guna meningkatkan kemampuan berlayar.

Melalui kegiatan ini, Ali berharap hubungan TNI dengan negara sahabat peserta KJK semakin erat serta para taruna memperoleh ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan maritim dunia.

Tag:  #ksal #lepas #keberangkatan #bima #suci #berlayar #hari #menuju #negara

KOMENTAR