BPJPH: Sertifikat Halal Perkuat Daya Saing Industri Tekstil Nasional
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, dalam Textile Industry Seminar bertajuk ?Halal Strategy in Global Textile Industry: Building Competitive Advantage Through Halal? yang diselenggarakan dalam rangkaian pameran INDO INTERTEX di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/4/2026). (DOK. Humas BPJPH)
11:34
17 April 2026

BPJPH: Sertifikat Halal Perkuat Daya Saing Industri Tekstil Nasional

— Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menegaskan bahwa sertifikat halal menjadi kunci penting dalam meningkatkan daya saing industri tekstil Indonesia di kancah global. 

Hal itu disampaikan Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan di Textile Industry Seminar bertajuk “Halal Strategy in Global Textile Industry: Building Competitive Advantage Through Halal” yang diselenggarakan dalam rangkaian pameran INDO INTERTEX di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/4/2026). 

Haikal menyampaikan, halal kini telah berkembang menjadi bagian dari industri global yang tidak hanya berkaitan dengan aspek keagamaan, tetapi juga kualitas dan kepercayaan produk.

“Halal sudah menjadi industri dunia. Industri tekstil wajib memiliki sertifikat halal karena produknya bersentuhan langsung dengan tubuh kita,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Menurutnya, sertifikasi halal pada produk tekstil tidak hanya memberikan jaminan kepatuhan syariah, tetapi juga meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk Indonesia di pasar internasional. 

Baca juga: BPJPH Dorong Industri Besar Bina UMKM agar Produk Halal Tembus Pasar Lebih Luas

“Industri tekstil Indonesia yang telah bersertifikat halal akan memiliki peluang lebih besar untuk bersaing secara global,” tambahnya. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Ahli Tekstil Seluruh Indonesia (Ikatsi) Shobirin F Hamid mendukung upaya penerapan sertifikasi halal pada industri tekstil dan produk barang gunaan yang beredar di Indonesia.

“Kami mendukung agar industri tekstil atau barang gunaan yang beredar di Indonesia diwajibkan memiliki sertifikat halal. Hal ini penting untuk meningkatkan daya saing usaha,” jelasnya.

Sementara itu, Chairman Indonesia Halal Lifestyle Center Sapta Nirwandar menekankan, konsep halal harus dipandang sebagai bagian dari gaya hidup modern yang mencerminkan nilai keindahan, kesehatan, kualitas, kreativitas, dan inovasi.

“Halal harus menjadi lifestyle, karena di dalamnya mencakup aspek keindahan, kesehatan, kualitas, kreativitas, dan inovasi,” jelas Sapta.

Baca juga: BPJPH–LPS Perkuat Sinergi Pemutakhiran Laboratorium Halal Nasional

Sebagai informasi, seminar tersebut turut menghadirkan Guru Besar Kimia Tekstil Politeknik STTT Bandung, Ida Nuramdhani dan diikuti para pelaku usaha tekstil dan garmen yang antusias menggali peluang pengembangan industri berbasis halal. 

Melalui kegiatan itu, BPJPH berharap semakin banyak pelaku industri tekstil nasional yang mengadopsi sertifikasi halal sebagai bagian dari strategi bisnis.

Dengan demikian, kesadaran terhadap produk halal mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri halal global.

Baca juga: BPJPH Tegaskan Sektor Logistik Wajib Terapkan Sertifikasi Halal pada 2026

Tag:  #bpjph #sertifikat #halal #perkuat #daya #saing #industri #tekstil #nasional

KOMENTAR