Apa Saja yang Wapres Gibran Lakukan di Papua?
Wapres RI Gibran Rakabuming Raka bersalaman dengan anak-anak di toko buku, Mimika, Papua Tengah, Senin (20/4/2026)(KOMPAS.com/SALMAWATI)
09:46
21 April 2026

Apa Saja yang Wapres Gibran Lakukan di Papua?

- Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka sempat berkeliling Mimika dan Nabire, Papua Tengah, pada Senin (20/4/2026).

Ketika baru tiba di Bandara Douw Aturure, Nabire, Gibran tampak mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih yang dipadukan dengan tas khas Papua, noken, serta topi adat khas setempat yang dikenal bernama Mahkota Cendrawasih.

Begitu turun dari pesawat, Gibran langsung beraksi dengan mengecek kondisi Bandara Douw Aturure yang baru beroperasi penuh dua tahun terakhir.

Baca juga: Gibran Cek Rusun ASN di Papua Tengah: Jangan Terima kalau Ada Cacat Desain

Gibran juga menyapa para penumpang yang ada di bandara dan melayani swafoto permintaan masyarakat.

Lantas, apa saja yang Gibran lakukan ketika mengunjungi Papua?

Cek pelabuhan

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat meninjau pelabuhan di Nabire, Papua Tengah, Senin (20/4/2026). Dok. Setwapres Wapres Gibran Rakabuming Raka saat meninjau pelabuhan di Nabire, Papua Tengah, Senin (20/4/2026).

Gibran meninjau Dermaga Niaga Pelabuhan Nabire di Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Kedatangan Gibran adalah untuk memastikan kesiapan infrastruktur pelabuhan dalam mendukung kelancaran distribusi logistik di Papua Tengah.

Berdasarkan keterangan Setwapres, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan konektivitas dan infrastruktur transportasi, termasuk pelabuhan, sebagai tulang punggung distribusi barang dan pemerataan pembangunan di kawasan timur Indonesia.

Setibanya di lokasi, Gibran menerima penjelasan singkat dari Kepala Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan Kelas II Nabire Ewanggen Kokoya yang mengungkapkan bahwa panjang dermaga saat ini sekitar 227 meter dengan lebar 12 meter, sementara kapal yang dilayani mencapai panjang 144 meter hingga 177 meter.

Kondisi tersebut menyebabkan ruang sandar menjadi terbatas, sehingga ketika kapal penumpang bersandar, kapal kargo harus menunggu di luar karena tidak memungkinkan untuk bersandar secara bersamaan.

Gibran pun mengarahkan pemerintah daerah di Papua Tengah untuk menyusun perencanaan pembangunan yang terarah dan berkelanjutan, dengan memanfaatkan keberadaan Pelabuhan Nabire sebagai simpul utama pertumbuhan ekonomi.

Perencanaan tersebut diharapkan mampu mengintegrasikan pengembangan sektor logistik, perdagangan, dan konektivitas antarwilayah, sehingga manfaat pembangunan pelabuhan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat luas serta mendorong kemajuan daerah secara menyeluruh.

Tinjau rusun ASN

Wapres Gibran Rakabuming Raka saat meninjau rusun ASN di Nabire, Papua Tengah, Senin (20/4/2026). Dok. Setwapres Wapres Gibran Rakabuming Raka saat meninjau rusun ASN di Nabire, Papua Tengah, Senin (20/4/2026).

Selanjutnya, Gibran meninjau rumah susun (rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) kawasan pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah yang berlokasi di Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire.

Saat meninjau langsung unit kamar dan fasilitas bangunan, Gibran menyampaikan apresiasi atas progres pembangunan rusun yang dinilai sudah berjalan baik.

Namun, ia menekankan bahwa pada masa pemeliharaan, seluruh kekurangan yang masih ditemukan harus segera diperbaiki secara menyeluruh dan dituntaskan sebelum proses serah terima kepada pemerintah Provinsi Papua Tengah dilakukan.

Gibran memberikan penekanan tegas kepada pemerintah daerah agar tidak menerima hasil pekerjaan apabila masih ditemukan cacat desain (defect design).

Ia menegaskan bahwa setiap tahapan pembangunan harus memenuhi standar kualitas sejak perencanaan hingga pelaksanaan.

Baca juga: Dilaporkan ke Polisi, Ubedillah: Kritik Saya ke Prabowo-Gibran Bukan Ujaran Kebencian

Menurut dia, ketelitian dalam memastikan kualitas desain dan konstruksi menjadi kunci agar bangunan dapat dimanfaatkan secara optimal, aman, dan berkelanjutan bagi para ASN yang akan menempatinya.

Kepada Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa, Gibran menegaskan agar tidak ragu menolak hasil pekerjaan apabila masih ditemukan cacat desain.

“Pak, nanti kalau masih ada defect design-nya jangan diterima ya. Ini profesional, jangan diterima (kalau ada cacat desain),” tegas Gibran.

Traktir anak yatim

Wapres RI Gibran Rakabuming Raka menemani anak-anak di toko buku, Mimika, Papua Tengah, Senin (20/4/2026)KOMPAS.com/SALMAWATI Wapres RI Gibran Rakabuming Raka menemani anak-anak di toko buku, Mimika, Papua Tengah, Senin (20/4/2026)

Kemudian, Gibran bergeser ke Mimika, Papua Tengah.

Gibran langsung bergegas ke Toko Buku Meriah untuk mentraktir anak-anak yatim dari beberapa Panti Asuhan berbelanja perlengkapan sekolah hingga mainan.

Nampak kegembiraan anak-anak bisa memilih kebutuhan masing-masing.

Bahkan, ada yang membeli bunga untuk diberikan kepada orangtua dalam rangka Hari Kartini pada Selasa, 21 April 2026.

"Mau ambil apa? Bola? Mau yang mana?" tanya Gibran, kepada anak-anak.

Baca juga: Ubedilah Badrun Dilaporkan ke Polisi soal Podcast Bahas Prabowo-Gibran

Selayaknya seorang ayah, Gibran kemudian mengajak anak-anak ke meja kasir untuk membayar barang-barang yang dibeli.

Momen hangat pun terjadi, saat di kasir, Gibran melihat anak membeli dua payung untuk diberikan kepada keluarganya lantaran kerap kehujanan.

Anak-anak usai berbelanja bercerita jika mereka senang berbelanja dengan Wapres.

"Senang banget belanja sama Wakil Presiden," ungkap salah satu anak bernama Apia.

Sebelum meninggalkan tempat perbelanjaan, putra sulung Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu menyapa warga yang sudah menunggu sejak sore di depan toko.

Ibu-ibu, anak-anak bahkan bapak-bapak berburu salaman.

Tag:  #saja #yang #wapres #gibran #lakukan #papua

KOMENTAR