Tim Amirul Hajj Tiba di Arab Saudi, Misi Utama Diplomasi dan Pelayanan Haji
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyampaikan pemerintah memberi kebebasan kepada jemaah memilih lokasi pemotongan dam sesuai keyakinan fikih masing-masing, Jumat (15/05/2026)(KOMPAS.com/JACK ROBBY DAMARJATI)
11:58
19 Mei 2026

Tim Amirul Hajj Tiba di Arab Saudi, Misi Utama Diplomasi dan Pelayanan Haji

Tim Amirul Hajj Indonesia mulai tiba di Arab Saudi, Senin (18/5/2026) petang waktu setempat.

Pendaratan perdana adalah Tim Amirul Hajj dari Tim Hasyim Asy'ari yang dipimpin oleh Wakil Amirul Hajj sekaligus Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Nah, hari ini kami akan langsung melakukan kegiatan, nanti ada koordinasi-koordinasi," kata Dahnil dalam di Jeddah, Arab Saudi, Senin.

"Kami sudah berbagi tugas antara tim Amirul Hajj. Tiga tim ini disepakati berdasarkan perintah Pak Menteri nanti bertugas melakukan diplomasi berdasarkan tugasnya masing-masing, bidangnya masing-masing,” ucapnya lagi.

Baca juga: 32 Calon Jemaah Haji Non-Prosedural Digagalkan, Awalnya Mengaku Akan Wisata ke China

Delegasi negara ini mengemban sejumlah tugas, seperti memastikan kelancaran pelayanan jamaah dan menjalankan misi diplomasi strategis dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi selaku tuan rumah.

Nantinya ada tiga tim yang akan bekerja selama di Arab Saudi.

Rombongan yang juga didampingi oleh Jusuf Hamka ini tiba di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, pada Senin sore pukul 17.40 Waktu Arab Saudi (WAS).

Baca juga: Timwas DPR Sebut Angka Kematian Jemaah Haji Turun berkat Skrining yang Baik

Tiba di bandara, Dahnil langsung menyapa para petugas haji yang tengah bersiaga melayani tamu Allah.

Selain membawa misi diplomasi negara, delegasi ini juga memiliki fungsi controlling atau pengendalian terhadap seluruh rantai pelayanan jamaah haji.

Tim akan memantau agar seluruh rencana operasional berjalan dengan presisi tinggi di lapangan, serta menjadikan temuan mereka sebagai bahan evaluasi untuk tahun-tahun berikutnya.

Baca juga: Pramono Berangkat Haji 21 Mei-1 Juni 2026, Tugas Pemprov DKI Dipegang Sementara Rano Karno

“Seperti nanti kalau ada masalah-masalah diplomasi, masalah-masalah penyelenggaraan terkait transportasi, itu tentu yang akan melakukan peran-peran diplomasi, peran-peran koreksi untuk memastikan kelancaran haji,” ucapnya.

Adapun dua tim lain yang segera menyusul pada Selasa sore, 19 Mei, pukul 17.40 WAS adalah kelompok KH Ahmad Dahlan yang dikomandoi oleh Menteri Haji dan Umrah RI, Mohammad Irfan Yusuf.

Selannjutnya ada kelompok HOS Cokroaminoto yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar.

Baca juga: 32 Calon Jemaah Haji Nonprosedural Dicegah Berangkat di Bandara Soekarno-Hatta

Kolaborasi dari ketiga pilar Amirul Hajj ini diharapkan mampu mengurai kompleksitas penyelenggaraan haji secara paripurna.

Termasuk membawa pulang rekomendasi berharga demi terwujudnya layanan haji Indonesia yang semakin berkualitas di masa mendatang.

Tag:  #amirul #hajj #tiba #arab #saudi #misi #utama #diplomasi #pelayanan #haji

KOMENTAR