Timwas Haji DPR Usul Penambahan Petugas Kesehatan bagi Jemaah
Anggota Tim Pengawas (Timwas) Penyelenggaran Haji DPR 2026 Netty Prasetiyani mengusulkan agar petugas kesehatan bagi jemaah Indonesia di Tanah Suci ditambah pada penyelenggaraan haji tahun depan.
"Usulan untuk tahun yang akan datang perlu ditambah kuota petugas haji bidang kesehatan baik di kloter maupun di PPIH (Panitia/Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Arab Saudi," kata Netty dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Ia menjelaskan, saat ini petugas haji terbagi menjadi PPIH kloter atau Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) dan PPIH non-kloter di mana komposisi untuk PPIH kloter terdiri dari 4 orang (ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter, dan perawat).
Sementara PPIH non-kloter merupakan petugas Haji Daerah (PHD) berjumlah 2 orang yang ikut mendampingi untuk setiap kabupaten/kota asal jemaah.
Baca juga: Soal Tenda Haji: Seharusnya Semua Jemaah Setara di Tanah Suci
Setiap tim petugas Haji di masing-masing kloter biasanya mengurus antara 393 hingga 450 jemaah, tergantung pada kapasitas maskapai penerbangan dan kuota per embarkasi.
Dari laporan yang ia terima, jumlah petugas Haji 2026 berjumlah 1.050 TKHK dan 199 PPIH non-kloter sehingga totalnya ada 1.249 petugas Haji.
Para petugas Haji itu harus mengurus jemaah Haji Indonesia yang tahun ini berjumlah 221 ribu orang.
Netty mengungkapkan, dari jumlah tersebut sebanyak 22% di antaranya merupakan lansia dan 0,18% adalah penyandang disabilitas, serta 7.488 orang menggunakan kursi roda.
"Sebagian jemaah lansia dan jemaah lainnya masuk kategori risiko tinggi (risti) dan berpenyakit kronis seperti hipertensi, diabetes melitus, jantung, bahkan beberapa diantaranya menderita kanker," ujarnya.
Baca juga: Timwas DPR Sidak Kebersihan hingga Uji Rasa Makanan di Dapur Haji Makkah
Politikus PKS itu menilai jumlah petugas Haji bidang kesehatan sebanyak 1.249 orang dinilai masih kurang untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah.
"Jumlah 199 PPIH bidang kesehatan dan 1.050 TKHK bukan rasio yang ideal untuk dapat melayani jemaah dengan berbagai tantangan baik kesehatan, lokasi pemondokan, aspek sosio kultural, cuaca panas, kepadatan jemaah, dan lain sebagainya," tutur Netty.
Tag: #timwas #haji #usul #penambahan #petugas #kesehatan #bagi #jemaah