Sore Ini, Prabowo Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN di Istana
- Presiden Prabowo Subianto akan melantik Nanik S Deyang sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Kepresidenan hari ini, Senin (8/6/2026).
"Hari ini direncanakan akan ada pelantikan pimpinan Badan Gizi Nasional," ujar Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi di Gedung DPR, Senin.
Prasetyo mengatakan, pelantikan akan digelar pada pukul 15.00 WIB.
Selain Nanik, Prabowo juga akan melantik Presiden Partai Buruh Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan.
Pelantikan Nanik dan Said akan dilakukan bersamaan. Prasetyo mengatakan, Said Iqbal dalam jabatan barunya akan membantu Presiden dalam menghadapi masalah ketenagakerjaan dan peningkatan kesejahteraan buruh.
Baca juga: 4 Prioritas Nanik sebagai Kepala BGN: Refocusing Penerima MBG hingga Moratorium SPPG
Nanik ditunjuk gantikan Dadan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan alasan Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik S Deyang sebagai kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru.
"Kalau boleh dibilang sangat strict, sangat tegas terhadap yang kemarin kami sampaikan, kedisiplinan di dalam menjalankan SOP-SOP," ujar Prasetyo dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Kamis (4/6/2026) malam.
Prasetyo mengatakan, Nanik dipercaya bisa disiplin dalam menjalankan manajemen di Badan Gizi Nasional.
Dengan sifat yang tegas itu, Nanik juga dianggap mampu menjaga kualitas makanan yang disajikan untuk penerima manfaat. Di samping itu, kata Prasetyo, Nanik juga dianggap sudah memahami cara kerja di BGN.
Baca juga: Alasan Prabowo Tunjuk Nanik Jadi Kepala BGN: Disiplin Menjaga Kualitas MBG
"Beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, sehingga kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.
Dadan tersangka korupsi
Sebelumnya, mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung menjadi tersangka kasus korupsi Makan Bergizi Gratis (MBG).
Mereka diduga melakukan mark up atau penggelembungan anggaran pengadaan motor listrik hingga sepatu.
“Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sebesar sekitar Rp 1 triliun,” kata Direktur Penyidikan (Dirdik) Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026).
Selain pengadaan motor listrik, ada pula pengadaan sepatu yang juga digelembungkan anggarannya.
Baca juga: Ini Alasan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN Baru: Strict dan Tegas
“Pengadaan 32 ribu pasang sepatu yang tidak sesuai ketentuan dengan adanya mark up,” kata Syarief.
Ada pula pengadaan tablet sebanyak lebih dari 31 ribu unit yang di-mark up, serta pengadaan televisi.
“Pengadaan televisi Rp 75 miliar sebanyak 5.400 unit yang tidak sesuai ketentuan dengan adanya mark up harga,” kata dia.
Tidak hanya itu, Kejagung juga mengungkap dugaan adanya aliran dana miliaran rupiah per hari kepada yayasan-yayasan mitra program MBG yang terafiliasi dengan para petinggi BGN, termasuk Dadan.
Tag: #sore #prabowo #lantik #nanik #deyang #sebagai #kepala #istana