Tangani Problem Kekerasan Seksual, 42.000 Ponpes Akan Diverifikasi
Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jum'at (11/10/2019).(KOMPAS.com/Haryantipuspasari)
20:22
8 Juni 2026

Tangani Problem Kekerasan Seksual, 42.000 Ponpes Akan Diverifikasi

- Kementerian Agama (Kemenag) disebut akan melakukan verifikasi dan validasi terhadap sekitar 42.000 pesantren di Indonesia sebagai tindak lanjut atas maraknya kasus kekerasan seksual yang belakangan mencuat.

Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanulhaq mengatakan, verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan seluruh pesantren yang terdata telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

"Kemenag setuju melakukan verifikasi dan validasi sehingga terlihat apakah 42.000 pesantren itu sudah terdaftar dengan baik atau enggak," ujar Maman usai rapat kerja tertutup antara Komisi VIII DPR dan Kemenag, Senin (8/6/2026).

Baca juga: Komisi VIII DPR dan Kemenag Rapat Tertutup Bahas Kekerasan Seksual di Ponpes

Menurut Maman, langkah tersebut menjadi salah satu upaya yang disepakati DPR dan Kemenag untuk memperkuat pengawasan terhadap pesantren, sekaligus mencegah terulangnya kasus-kasus kekerasan seksual.

Selain melakukan verifikasi, Kemenag juga akan mengumpulkan para penyuluh agama dan perwakilan pesantren dari berbagai organisasi untuk membahas pola pengasuhan yang lebih baik.

"Mereka mengumpulkan semua penyuluh dan juga beberapa pondok pesantren, baik itu RMI kalau di NU, lalu di Muhammadiyah ada lagi, dan lain sebagainya untuk mendiskusikan apa yang harus dilakukan, bagaimana cara pengasuhan yang terbaik, bagaimana menjadikan si pesantren itu ramah anak dan lain sebagainya," tutur Maman.

Baca juga: Melawan Toksiknya Relasi Kuasa agar Kasus Serupa Ponpes Pati Tak Terulang

Dia menambahkan, Komisi VIII DPR meminta proses verifikasi tersebut segera dituntaskan sebelum Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren yang baru terbentuk mulai bekerja.

"Di kita minta mereka sampai Dirjen Pesantren terbentuk dilantik itu semua harus sudah beres. Karena Dirjen Pesantren nanti salah satu tugasnya adalah bukan hanya sekadar mendata, tapi dia ada prioritas salah satunya pembangunan sanitasi," kata politikus PKB tersebut.

Maman menekankan, pembenahan tata kelola pesantren perlu dilakukan agar lembaga pendidikan keagamaan tersebut semakin aman dan ramah bagi para santri.

Tag:  #tangani #problem #kekerasan #seksual #42000 #ponpes #akan #diverifikasi

KOMENTAR