Polemik Paspor Dean James, Kenapa Hanya Menyeret Pemain Indonesia?
- Polemik soal paspor hanya menyeret pemain yang berdarah Indonesia-Belanda. Pesepak bola blasteran Maroko atau Suriname disebut tak terdampak.
Paspor bintang Timnas Indonesia yang mentas di Go Ahead Eagles, Dean James, dipertanyakan setelah ia tampil selama 75 menit dalam laga Eredivisie kontra NAC Breda.
Partai pekan ke-27 kasta tertinggi Liga Belanda yang digelar di Stadion De Adelaarshorst, Minggu (15/3/2026) silam itu berujung dengan skor 6-0 untuk kemenangan tim Dean James, Go Ahead Eagles.
Pihak NAC Breda merasa Dean James tak selayaknya bermain. Karena sudah memegang paspor Indonesia, Dean James dituding tak memiliki izin kerja yang sah.
Baca juga: Kontroversi Status WNI Dean James, Maarten Paes Tak Akan Tersangkut
Apabila Dean James benar dikategorikan sebagai pemain non-Uni Eropa. Go Ahead Eagles diduga tidak memenuhi ketentuan gaji minimum.
Sebab, mulai musim 2025-2026, pemain dari luar Uni Eropa wajib menerima gaji minimal 608.000 euro per tahun (setara Rp 11,9 miliar per musim, rata-rata gaji pemain di kasta tertinggi Liga Belanda).
Sementara, menurut laporan media Belanda, Voetbal Zone, gaji Dean James berada di bawah angka tersebut.
Pemain timnas Indonesia Dean James saat laga FIFA Matchday melawan Lebanon yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Senin (8/9/2025) malam.
NAC Breda Konsultasi dengan Tiga Pengacara
Kubu NAC Breda telah berkonsultasi dengan tiga pengacara dan mendesak Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, untuk melakukan penyelidikan terhadap paspor Dean James.
Sementara itu, Direktur Umum Go Ahead Eagles, Jan Willem van Dop, meyakini bahwa Dean James sah untuk dimainkan dalam laga melawan NAC Breda akhir pekan lalu.
Baca juga: Polemik Status WNI Dean James Kini Ancam Pemain Indonesia Lainnya di Liga Belanda
Menurutnya, Dean James juga akan tetap masuk rombongan tim yang bersiap melawan FC Utrecht pada Minggu (22/3/2026) besok dalam lanjutan Eredivisie 2025-2026.
“Kasus ini sedang ditangani KNVB. Pemain tersebut menandatangani kontrak kerja pada 2023 dengan melampirkan paspor Belanda yang masih berlaku."
"Untuk selanjutnya, kami menunggu respons dari KNVB,” tutur Jan Willem van Dop dilansir dari ESPN.nl.
Masalah paspor ini disebut hanya akan menyeret pemain Indonesia yang punya darah Belanda. Pemain-pemain seperti Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), dan Tim Geypens (FC Emmen) dikatakan bisa ikut tersangkut.
Pemain Blasteran Maroko dan Suriname Tak Terdampak
Sebab, Indonesia tidak mengenap prinsip kewarganegaraan ganda, berbeda halnya dengan Suriname atau Maroko.
“Di Suriname, mereka memilih menggunakan 'paspor olahraga’ yang diberikan oleh pemerintah, sehingga para pesepak bola tidak perlu mengambil kewarganegaraan Suriname dan tetap dapat mempertahankan paspor Belanda mereka,” tulis De Telegraaf.
Dean James setahun lalu, persisnya pada 10 Maret 2025 silam resmi beralih kewarganegaraan menjadi Indonesia.
Ia lalu melakukan debut bersama Skuad Garuda pada 20 Maret 2025 dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia.
“Kini pertanyaannya adalah apakah paspor Belandanya masih berlaku setelah naturalisasi tersebut," tulis media Belanda yang lain, Algemeen Dagblad.
"NAC dalam beberapa hari terakhir telah berkonsultasi dengan tiga pengacara dan meyakini tidak.”
“Sementara itu, warga keturunan Maroko yang lahir di Belanda umumnya memiliki kewarganegaraan ganda, karena hukum Maroko memungkinkan mereka tetap mempertahankan kewarganegaraan tersebut, bahkan jika generasi berikutnya lahir di luar negeri," demikian penjelasan yang diberikan media berinisial AD itu.
Tag: #polemik #paspor #dean #james #kenapa #hanya #menyeret #pemain #indonesia