Bela Alessandro Bastoni, Nesta: Saya Juga Sering Melakukannya
Bek Timnas Italia Alessandro Bastoni merayakan setelah mencetak gol kelima Italia pada laga kualifikasi Grup I Piala Dunia FIFA 2026 antara Italia dan Estonia di Stadio di Bergamo, di Bergamo, pada tanggal 5 September 2025.(AFP/ANDREAS SOLARO)
13:28
28 Maret 2026

Bela Alessandro Bastoni, Nesta: Saya Juga Sering Melakukannya

Legenda sepak bola dunia, Alessandro Nesta, memberikan pandangannya terkait keberhasilan tim nasional Italia melaju ke babak final play-off Piala Dunia 2026.

Meski berhasil memetik kemenangan, Alessandro Nesta mengakui adanya tekanan mental yang sangat besar yang dirasakan oleh skuad Azzurri saat menjamu Irlandia Utara di semifinal.

Selain menyoroti performa tim secara kolektif, Alessandro Nesta juga memberikan pembelaan khusus kepada bek muda Italia, Alessandro Bastoni.

Bastoni belakangan ini menjadi sasaran kritik tajam publik setelah insiden yang melibatkan pemain Juventus, Pierre Kalulu, yang berujung pada pengakuan aksi simulasi oleh sang bek.

Tim asuhan Luciano Spalletti membutuhkan waktu lebih dari 55 menit sebelum akhirnya mampu membongkar pertahanan rapat Irlandia Utara di Bergamo.

Baca juga: Pemain Italia Picu Kontroversi Usai Rayakan Kemenangan Bosnia

Gol dari Sandro Tonali dan Moise Kean memastikan kemenangan 2-0 dan membawa mereka melangkah ke Zenica untuk menghadapi Bosnia-Herzegovina.

Nesta yang menyaksikan laga tersebut di Sky Sport Italia tidak memungkiri rasa cemas yang sempat menghantui.

“Saya juga sempat khawatir di babak pertama,” aku Nesta.

Menurutnya, mengenakan seragam kebesaran biru memberikan beban mental tersendiri dibandingkan tim lawan.

“Jika kualitas sebenarnya dari tim-tim tersebut muncul, maka persaingan di babak play-off akan sangat ketat, tetapi tekanan mengenakan seragam Italia berbeda dengan mewakili Irlandia Utara atau Bosnia,” tambahnya.

“Penampilan babak pertama dipengaruhi oleh ketegangan yang terlihat jelas yang dialami oleh tim Azzurri.”

Pasang Badan untuk Alessandro Bastoni

Baca juga: Capello Puji Italia Asuhan Gattuso: Curahkan Hati dan Jiwa di Lapangan

Tensi pertandingan semifinal tersebut sempat dibayangi kekhawatiran bahwa suporter akan terus mencemooh Bastoni.

Hal ini bermula dari aksi sang bek yang menyebabkan Pierre Kalulu dari Juventus diusir wasit dalam sebuah pertandingan domestik.

Bek Juventus Pierre Kalulu menerima kartu merah pada pertandingan akbar pekan ke-25 Serie A Inter Milan vs Juventus yang bergulir di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.AFP/PIERO CRUCIATTI Bek Juventus Pierre Kalulu menerima kartu merah pada pertandingan akbar pekan ke-25 Serie A Inter Milan vs Juventus yang bergulir di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, pada Minggu (15/2/2026) dini hari WIB.

Meski ada seruan untuk mencoretnya dari skuad akibat perilaku tidak sportif, Nesta justru memberikan apresiasi atas dedikasi juniornya tersebut di lapangan.

“Saya harus memberi selamat kepada Bastoni, karena mereka benar-benar mengkritiknya habis-habisan terkait insiden (di Serie A) itu."

"Meskipun kemarin ia tidak dalam kondisi terbaiknya karena cedera, ia bermain dengan sangat baik,” puji mantan bek AC Milan itu.

Nesta bahkan berbicara terbuka mengenai pengalamannya sendiri demi membela Bastoni dari serangan moralitas.

“Saya selalu dikenal sebagai pemain yang adil, tetapi saya juga sering melakukannya dalam karier saya."

"Saya tidak akan pernah menggurui Bastoni tentang moralitas, dia hebat di mata saya,” tegasnya.

Tantangan Berat di Zenica

Baca juga: Gattuso Merasa Timnas Italia Seperti Mendaki Gunung Everest

Kini, fokus Italia beralih sepenuhnya ke babak final. Nesta memperingatkan bahwa laga tandang di depan pendukung tuan rumah akan memberikan atmosfer yang jauh lebih intimidatif.

Terlebih lagi, ia menilai tim lawan memiliki kualitas permainan yang lebih unggul dibandingkan lawan sebelumnya.

“Kita harus menyadari bahwa pertandingan di Bosnia akan jauh lebih sulit, baik karena kita bermain tandang di depan para penggemar mereka yang penuh semangat, maupun karena Bosnia adalah tim yang lebih baik daripada Irlandia Utara, yang jujur saja tidak terlalu membuat saya terkesan,” pungkasnya.

Tag:  #bela #alessandro #bastoni #nesta #saya #juga #sering #melakukannya

KOMENTAR