Fabio Capello Minta Gennaro Gattuso Bertahan di Tim Nasional Italia
Gennaro Gattuso (kanan) terlihat sedih setelah kalah usai pertandingan sepak bola Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Italia vs Norwegia, di Stadion San Siro, di Milan, pada 16 November 2025. (Foto oleh Stefano RELLANDINI / AFP)(AFP/STEFANO RELLANDINI)
05:57
3 April 2026

Fabio Capello Minta Gennaro Gattuso Bertahan di Tim Nasional Italia

Mantan pelatih kawakan, Fabio Capello, secara terbuka memberikan pembelaan sekaligus desakan agar pelatih tim nasional Italia, Gennaro Gattuso, tidak terburu-buru meletakkan jabatannya.

Capello menilai bahwa pengunduran diri massal di level manajerial tidak harus diikuti oleh pergantian di kursi kepelatihan, meskipun Gli Azzurri baru saja dipastikan gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Komentar ini muncul di tengah badai revolusi internal FIGC (Federasi Sepak Bola Italia) yang dipicu oleh kekalahan menyakitkan dari Bosnia Herzegovina pada laga final play-off.

Gelombang pengunduran diri tersebut telah dimulai oleh Gabriele Gravina dari kursi Presiden Federasi serta legenda Gianluigi Buffon dari posisi Kepala Delegasi.

Namun, Capello melihat bahwa Gennaro Gattuso masih layak mendapatkan kesempatan untuk membuktikan kualitasnya di sisa kontrak yang ada.

Baca juga: Gianluigi Buffon Ikuti Jejak Gabriele Gravina Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Fabio Capello memberikan pandangan objektif terkait performa tim di bawah asuhan Gattuso.

Menurutnya, kegagalan di Zenica lebih disebabkan oleh insiden di lapangan dibandingkan kesalahan strategi murni.

Dalam laga tersebut, Italia sebenarnya sempat unggul sebelum kartu merah Alessandro Bastoni mengubah peta permainan dan memaksa mereka kalah lewat drama adu penalti.

“Saya akan menunggu dua pertandingan berikutnya sebelum membuat keputusan apa pun tentang Gattuso,” kata Capello kepada Sky Sport Italia.

“Jangan kita lupakan bahwa dia mengambil alih tim ketika kampanye kualifikasi sudah dimulai di bawah Luciano Spalletti, dan dia berhasil membawa karakter dan tekad ke dalam tim."

"Sayangnya, dan ini menyedihkan untuk dikatakan, tetapi kami harus membayar mahal atas kesalahan individu pemain yang sangat mendasar, jika tidak, kami mungkin akan membawa pulang kemenangan,” lanjutnya.

Mundurnya Pucuk Pimpinan Federasi

Baca juga: Presiden FIGC Gravina Mengundurkan Diri Usai Italia Gagal Lolos Piala Dunia 2026

Situasi di tubuh federasi memang sedang tidak menentu. Setelah Gabriele Gravina resmi menyatakan mundur dalam rapat darurat, Gianluigi Buffon segera mengikuti jejak tersebut.

Mantan pelatih asal Italia, Fabio Capello, saat menghadiri seremoni Laureus World Sports Awards di Paris pada 8 Mei 2023.AFP/JULIEN DE ROSA Mantan pelatih asal Italia, Fabio Capello, saat menghadiri seremoni Laureus World Sports Awards di Paris pada 8 Mei 2023.

Gianluigi Buffon mengungkapkan bahwa keputusannya adalah bentuk tanggung jawab moral yang sangat emosional bagi dirinya sebagai mantan kapten dan bagian dari delegasi.

“Mengundurkan diri tepat setelah pertandingan melawan Bosnia berakhir adalah tindakan mendesak, tindakan yang datang dari lubuk hati saya," tegas Buffon.

"Sespontan air mata yang mengalir di hati saya, and yang saya tahu saya rasakan bersama kalian semua,” tulis Buffon melalui unggahan di media sosialnya.

“Saya diminta untuk menunda sampai semua orang punya waktu untuk merenung. Sekarang setelah Presiden Gravina memilih untuk mundur, saya merasa bebas untuk melakukan apa yang saya rasa merupakan tindakan yang bertanggung jawab."

"Terlepas dari keyakinan tulus saya bahwa saya telah membangun begitu banyak hal dalam hal semangat tim bersama Rino Gattuso dan semua kolaborator saya dalam waktu yang sangat singkat yang tersedia untuk tim nasional, tujuan utama adalah membawa Italia kembali ke Piala Dunia. Dan kami tidak berhasil.”

Harapan untuk Masa Depan

Baca juga: Tiga Pelatih Italia Akan Ada di Piala Dunia 2026, Meski Timnas Absen

Terkait wacana pergantian pelatih yang mulai memunculkan nama-nama seperti Antonio Conte atau Roberto Mancini, Capello meminta federasi untuk sangat berhati-hati dalam melakukan evaluasi.

Ia mengingatkan bahwa keberhasilan masa lalu tidak selalu menjamin kesuksesan di masa depan, terutama terkait cara mereka meninggalkan jabatan sebelumnya.

“Kita harus melihat bukan hanya apa yang telah mereka menangkan di masa lalu, tetapi juga bagaimana beberapa dari mereka meninggalkan peran tersebut. Ada banyak hal yang perlu dievaluasi di sini,” tutur Capello memperingatkan.

Tag:  #fabio #capello #minta #gennaro #gattuso #bertahan #nasional #italia

KOMENTAR