Arsenal Goyah di Puncak Liga Inggris, Gara-gara Terlalu Tergantung Bola Mati?
Erling Haaland (kanan) menarik baju William Saliba (kiri) dalam pertandingan sepak bola final Piala Liga Inggris antara Arsenal vs Manchester City di Stadion Wembley di London pada 22 Maret 2026. (Foto oleh Glyn KIRK / AFP) (AFP/GLYN KIRK)
17:20
13 April 2026

Arsenal Goyah di Puncak Liga Inggris, Gara-gara Terlalu Tergantung Bola Mati?

- Posisi Arsenal di puncak Liga Inggris mulai terancam oleh Man City. The Gunners terlalu banyak bergantung kepada bola mati?

Arsenal tersandung ketika menjamu Bournemouth di Stadion Emirates pada pekan ke-32 Liga Inggris 2025-2026, Sabtu (11/4/2026).

The Gunners takluk 1-2 dari tim tamu beralias The Cherries. Dalam laga tersebut, Arsenal hanya mampu mencetak gol melalui sepakan penalti Viktor Gyokeres (35').

Di sisi lain, Bournemouth membawa pulang kemenangan berkat sumbangan gol Eli Junior Kroupi (17') dan Alex Scott (34').

Berkaca kepada statistik penguasaan bola, Arsenal unggul lewat torehan 52 persen, berbanding 48 persen milik Bournemouth.

Baca juga: Syarat Man City Kudeta Arsenal dari Puncak Tanggal 22 April Mendatang

Akan tetapi, saat menguasai bola, personel The Gunners tampak kebingungan.

Analisis jurnalis Sky Sports, Adam Bate, menunjukkan bahwa angka harapan gol alias Expected Goals Arsenal dalam situasi permainan terbuka ketika melawan Bournemouth cuma 0,18.

Saat senjata andalan Arsenal musim ini, yakni mencetak gol via bola mati, tidak jalan, pasukan Mikel Arteta tampak kekurangan solusi.

Secara umum, menilik data yang disajikan oleh Sky Sports, Arsenal kini hanya menduduki peringkat enam dalam statistik expected goals dari permainan terbuka.

The Gunners ada di bawah Brighton. Padahal, juara Liga Inggris dalam delapan musim terakhir, paling tidak selalu ada di dua besar dalam aspek expected goals dari permainan terbuka.

"Mungkin Arsenal tahu kekuatan mereka. Bagaimanapun, itu adalah formula yang telah membawa mereka ke puncak klasemen Premier League."

Baca juga: Jelang Duel Penentu Gelar Liga Inggris, Guardiola: Arsenal Tim Terbaik di Eropa

"Tetapi hal itu membuat pertandingan menjadi tidak terkoordinasi dan sudah terlalu banyak pertandingan seperti itu sekarang. Ini bukan pengecualian. Arsenal sering gagal menciptakan peluang dari permainan terbuka," tulis Adam Bate di Sky Sports.

Cuma menurut eks pemain Timnas Inggris dan Man United, Wayne Rooney, Arsenal mesti tetap setia pada jati diri mereka untuk mengandalkan sepak bola yang pragmatis ketika bersua Man City pekan depan.

Ya, duel Man City vs Arsenal akan tersaji di Stadion Etihad pada pekan ke-33 Liga Inggris 2025-2026, Minggu (19/4/2026).

Bentrokan kedua tim ini diyakini akan sangat menentukan arah persaingan gelar juara Liga Inggris musim ini.

Kini, Arsenal masih memimpin klasemen Liga Inggris dengan 70 poin, unggul enam angka dar City di peringkat dua. Akan tetapi, City masih punya satu tabungan laga lebih banyak.

Andai memenangi laga di Etihad pekan depan dan satu pertandingan simpanan, City akan bisa menyamai perolehan angka Arsenal.

"Terlepas apakah para penggemar menyukai jenis sepak bola seperti itu atau tidak, mereka harus melakukan apa pun untuk menghentikan City menang," kata Rooney soal pendekatan yang harus dipraktikkan Arsenal saat bertamu ke Man City.

"Mereka harus cukup tangguh untuk mencegah City mencetak gol," ujar Rooney dilansir dari BBC.

Tag:  #arsenal #goyah #puncak #liga #inggris #gara #gara #terlalu #tergantung #bola #mati

KOMENTAR