Mirwan Suwarso Tetap Bangga meski Como 1907 Kalah dari Inter Milan
Bek Inter Milan, Denzel Dumfries, merayakan gol keempat timnya pada laga Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada bulan April.(AFP/PIERO CRUCIATTI)
08:13
14 April 2026

Mirwan Suwarso Tetap Bangga meski Como 1907 Kalah dari Inter Milan

Presiden Como 1907, Mirwan Suwarso, memberikan pujian setinggi langit atas perjuangan skuadnya saat meladeni perlawanan sengit dari Inter Milan.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Sinigaglia pada Senin (13/4/2026) dini hari WIB ini merupakan bagian dari pekan ke-32 kompetisi Liga Itlia 2025-2026.

Dalam laga krusial Serie A tersebut, I Lariani secara mengejutkan mampu merepotkan armada asuhan Cristian Chivu sejak menit awal.

Mirwan Suwarso merasa takjub melihat anak asuhnya sempat unggul lebih dulu, meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan mental sang pemuncak klasemen dalam drama tujuh gol yang menegangkan.

Tuan rumah sejatinya tampil memukau dengan memimpin 2-0 berkat lesakan Alex Valle dan Nico Paz.

Baca juga: Mirwan Suwarso Minta Maaf Usai Fan Como Hina Personel Inter Milan

Akan tetapi, I Nerazzurri merespons dengan cepat. Marcus Thuram mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan sebelum turun minum.

Memasuki babak kedua, tim tamu membalikkan keadaan menjadi 4-2 lewat gol kedua Thuram dan sepasang gol dari Denzel Dumfries.

Tendangan penalti Lucas Da Cunha di ujung laga sempat menghidupkan asa, namun skor 3-4 untuk kemenangan tim tamu bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Meski gagal memetik poin, daya juang pantang menyerah dari tim milik Djarum Group tersebut menuai apresiasi tinggi.

Pria kelahiran Madiun itu menolak untuk larut dalam kekecewaan dan justru menyoroti semangat juang para pemainnya di atas lapangan hijau.

"Terlepas dari hasil akhirnya, saya sangat bangga dengan tim kami," tulis Mirwan di akun Instagram pribadinya.

"Mereka telah memberikan segalanya di lapangan dan berjuang dengan penuh kehormatan. Inilah semangat yang menjadi ciri khas kami."

Baca juga: Chivu Ungkap Kunci Inter Bangkit dan Libas Como Asuhan Fabregas

Kecaman terhadap Insiden di Tribun Kehormatan

Bek Inter Milan, Manuel Akanji, berdebat dengan bek Como, Jacobo Ramon, pada laga Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 12 April 2026.AFP/PIERO CRUCIATTI Bek Inter Milan, Manuel Akanji, berdebat dengan bek Como, Jacobo Ramon, pada laga Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada 12 April 2026.

Di balik rasa bangganya terhadap performa tim, terselip kekecewaan mendalam terkait insiden yang terjadi di luar arena pertandingan.

Ia sangat menyayangkan adanya sikap tidak terpuji dari segelintir penonton di area VIP terhadap tim delegasi tamu.

"Namun, kebanggaan atas penampilan kami tidak dapat mengalahkan kekecewaan saya atas perilaku yang ditunjukkan oleh beberapa orang di tribun kehormatan terhadap delegasi lawan."

"Saya memahami bahwa sepak bola memunculkan emosi yang intens, tetapi kita tidak boleh melupakan jati diri kita," lanjutnya.

Ia menegaskan bahwa etika dan rasa hormat adalah fondasi utama klub, yang tidak hanya berlaku bagi pemain di lapangan, tetapi juga untuk seluruh elemen yang terlibat, termasuk suporter dan ofisial tamu.

Tindakan tidak pantas di stadion dinilai menodai prinsip klub.

Baca juga: Como Beri Perlawanan Sengit, Inter Milan Diberondong 24 Tembakan

"Klub kami memiliki nilai-nilai yang kokoh, dan martabat adalah salah satu yang paling penting," tegas Mirwan.

"Martabat ini harus melampaui batas lapangan, mencakup lawan kami, para pendukung mereka, dan terutama para pejabat serta perwakilan mereka. Mereka adalah tamu kami dan layak dihormati."

"Cemoohan dan hinaan di tribun kehormatan tidak mewakili klub yang sedang kami bangun. Hal itu merusak nilai-nilai yang kami perjuangkan," tambahnya.

Komitmen Menjaga Integritas Sepak Bola

Manajemen klub memastikan tidak akan tinggal diam menghadapi persoalan ini.

Langkah-langkah tegas akan disiapkan guna menertibkan pihak-pihak yang tidak mematuhi norma dan etika kesopanan saat pertandingan berlangsung.

"Kami akan bekerja untuk mempertahankan nilai-nilai ini, dengan ketegasan dan konsistensi. Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan standar ini dihormati."

"Integritas klub kami dan kemajuan liga secara keseluruhan bergantung pada saling menghormati. Siapa pun yang tidak mampu menghormatinya tidak akan diterima."

"Mari kita tumbuh bersama, dengan martabat dan integritas, di dalam dan di luar lapangan," tutup pria asal Indonesia itu.

          View this post on Instagram                      

A post shared by Mirwan Suwarso (@msuwarso)

Baca juga: Como Vs Inter Milan: Fabregas Sulit Temukan Formula Kalahkan Nerazzurri

Akibat kekalahan di kandang ini, skuad Como masih tertahan di peringkat kelima klasemen dengan 58 poin, menunda ambisi mereka untuk menggeser Juventus dari batas akhir zona Liga Champions.

Di sisi lain, sang lawan kian nyaman di puncak dengan 75 poin, unggul sembilan angka dari Napoli.

Tag:  #mirwan #suwarso #tetap #bangga #meski #como #1907 #kalah #dari #inter #milan

KOMENTAR