Hasil Inter Vs Cagliari 3-0, Cristian Chivu Sindir ''Generasi Satu Tangan''
Cristian Chivu, pelatih Inter Milan, buka suara setelah timnya menang atas Cagliari dalam lanjutan Liga Italia (Serie A) 2025-2026.
Duel pekan ke-33 Liga Italia 2025-2026 antara Inter vs Cagliari berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza.
Pertandingan Inter vs Cagliari berakhir 3-0, untuk kemenangan tim besutan Cristian Chivu.
Tiga gol Inter Milan disumbangkan oleh Marcus Thuram (52'), Nicolo Barella (56'), dan Piotr Zielinski (90+2').
Tambahan tiga poin ini membuat Nerazzurri makin tak tergoyahkan di posisi puncak klasemen sementara dengan koleksi 78 poin, unggul 12 angka dari Napoli di peringkat kedua.
Baca juga: Inter Milan Pastikan ke Liga Champions Usai Hajar Cagliari 3-0
Sementara itu, tim tamu dari Sardinia harus tertahan di urutan ke-16 dengan raihan 33 poin.
Pada pekan selanjutnya, Inter Milan melawat ke markas Torino, sedangkan Cagliari akan menjamu Atalnta.
Tuan rumah sempat menemui jalan buntu untuk menembus pertahanan rapat lawan di 45 menit pertama.
Namun, strategi baru pasca turun minum terbukti manjur. Mengenai kesulitan tersebut, Chivu memaparkan evaluasinya.
“Kami menyadari betapa pentingnya pertandingan ini," ungkap Cristian Chivu dikutip dari Football Italia, Sabtu (18/4/2026).
"Kami mengalami beberapa masalah di babak pertama, pergerakan kami terlalu lambat, dan itu memungkinkan Cagliari untuk menutup ruang dengan sangat baik."
"Kami melebarkan formasi setelah jeda, mendorong para penyerang ke depan, dan juga meningkatkan intensitas permainan,” lanjutnya.
Baca juga: Kata-kata Cristian Chivu Usai Hasil Inter Vs Cagliari 3-0
Pelatih asal Rumania itu menggarisbawahi bahwa gol pembuka menjadi titik balik yang sangat krusial bagi timnya.
“Ketika tim ini memecah kebuntuan, mereka mulai menikmati permainan sepak bola mereka dan melakukan gerakan yang lebih ambisius," tegas sang pelatih.
Nicolo Barella digendong oleh Marcus Thuram setelah mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Inter Milan vs Cagliari di Stadion Giuseppe Meazza di Milan, pada 17 April 2026. (Foto oleh Marco BERTORELLO / AFP)
"Ini adalah tim berkualitas, mereka adalah pemain hebat dan mereka menikmati diri mereka sendiri di lapangan.”
Sindiran Chivu untuk "Generasi Satu Tangan"
Kendati trofi liga domestik makin dekat, Chivu enggan jemawa dan lebih memilih bersyukur atas kelolosan matematis timnya ke Liga Champions musim depan.
“Saya bersikap ironis minggu lalu, tapi tidak bercanda, jadi kami sangat senang,” ujar Chivu dengan nada sarkastik yang khas.
Hal unik terjadi saat ia ditanya soal melihat gairah atau api keyakinan di mata anak asuhnya di ruang ganti.
Sang pelatih justru memberikan kritik bernada kelakar terkait kebiasaan pesepak bola masa kini yang tak bisa lepas dari gawai.
“Aku jarang melihat mata mereka, karena mereka selalu menunduk melihat ponsel mereka," jelas Cristian Chivu.
Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia: Tim Jay Idzes Libas Como, Inter Pesta
"Aku menyebut ini generasi satu tangan, mereka selalu memegang ponsel di satu tangan, mereka melakukan hal lain dengan tangan yang lain…”
Ia juga menegaskan bahwa pencapaian tiket kompetisi level Eropa membuat timnya bisa sedikit bernapas lega.
“Kami menyadari kerja keras yang telah kami lakukan, apa yang telah kami kerjakan untuk menjadi kompetitif," ungkapnya.
"Syukurlah kami sekarang telah mencapai tujuan kualifikasi Liga Champions dengan lima pertandingan tersisa."
"Jadi sekarang kami dapat menatap ke depan dan mencoba untuk tetap kompetitif hingga akhir,” tegas Chivu.
Tatap Liga Champions dan Masa Depan Kontrak
Ke depan, skuad Nerazzurri sudah ditunggu agenda padat, termasuk semifinal Coppa Italia melawan Como, dan pekan depan akan melawat ke markas Torino.
Chivu turut angkat bicara soal peta persaingan musim depan, khususnya menghadapi dominasi klub-klub Inggris.
“Ini tidak mudah, karena Anda berhadapan dengan tim-tim dengan level tertentu, terutama tim-tim Liga Premier yang menghabiskan banyak uang untuk terus memperkuat diri," katanya.
"Kita punya ribuan contoh tim yang menghabiskan begitu banyak uang dan tetap menyadari bahwa itu bukan jaminan kesuksesan di Liga Champions.”
“Kami ingin bersaing, salah satu tujuan semua klub adalah lolos ke Liga Champions, jadi ini bukan lelucon, karena semua orang ingin berpartisipasi dalam turnamen itu,” tambah Chivu.
Terkait polemik perpanjangan masa baktinya di klub, pelatih ini mengaku belum memikirkannya dan hanya ingin fokus mengejar target terdekat usai memenangkan duel Inter vs Cagliari ini.
Baca juga: Hasil Inter Vs Cagliari 3-0, Nerazzurri Jauhkan Jarak dari Napoli
“Saya tidak pernah membicarakan hal ini kepada mereka, karena saya sibuk mengejar tiket ke Liga Champions."
"Apakah sudah tercapai? Belum, belum sepenuhnya. Saya bukan orang yang percaya takhayul, saya hanya lebih memilih untuk memfokuskan energi saya pada sepak bola, bukan masa depan saya,” tutup Chivu.
Tag: #hasil #inter #cagliari #cristian #chivu #sindir #generasi #satu #tangan