Kisah di Balik Rambut Ikonik Ronaldo Nazario: dari ''Hal Bodoh'' hingga Iklan Doritos
Ronaldo Nazario dalam sesi konferensi pers Clash of Legends Jakarta 2026(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
10:36
18 April 2026

Kisah di Balik Rambut Ikonik Ronaldo Nazario: dari ''Hal Bodoh'' hingga Iklan Doritos

Legenda sepak bola asal Brasil, Ronaldo Nazario, baru-baru ini berbicara terbuka mengenai penampilan ikoniknya yang melegenda.

Ronaldo Nazario secara jujur mengakui bahwa potongan rambut "kuncung" yang ia pamerkan pada ajang Piala Dunia 2002 merupakan sebuah kekhilafan di masa mudanya.

Kehadiran Ronaldo Nazario di Jakarta tidak hanya untuk bernostalgia, tetapi juga untuk merayakan kembali memori kemenangan Tim Samba yang sukses meraih gelar juara dunia kelima setelah menumbangkan Jerman di final.

Meskipun sukses mencetak delapan gol dan menjadi top skorer saat itu, gaya rambutnya yang menyisakan sedikit rambut di bagian depan tetap menjadi topik yang tak lekang oleh waktu.

Di balik statusnya sebagai idola global, mantan penggawa Real Madrid ini menyebut keputusannya memotong rambut dengan gaya nyeleneh tersebut sebagai tindakan yang kurang bijak.

Baca juga: Patrick Kluivert: Ronaldo adalah Striker Terbaik, Titik!

Sambil berkelakar, ia merasa perlu meminta maaf kepada para orang tua di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, yang anaknya sempat mengikuti tren tersebut.

“Saya pikir itu karena saya bodoh. Ketika Anda masih muda, kita sering melakukan hal-hal yang harus dijelaskan nanti,” ujar Ronaldo Nazario dikutip dari BolaSport, Sabtu (18/4/2025) malam WIB.

“Tapi, itu memang sedikit mengganggu konsentrasi saat pertandingan. Tapi, saya rasa itu tidak benar-benar mengganggu siapa pun di sana,” ucapnya.

“Kamu tahu, selama bertahun-tahun saya minta maaf kepada para Ibu anak-anak. Saya memakai potongan rambut itu selama bertahun-tahun dan saya masih minta maaf kepada mereka yang meniru potongan rambut itu saat itu," tambah pria berusia 49 tahun tersebut.

Dari "Ronaldowati" hingga Inspirasi Iklan Komersial

Fenomena rambut kuncung ini ternyata memiliki dampak budaya yang luas. Di Indonesia, gaya tersebut menginspirasi sinetron populer bertajuk Ronaldowati.

Sementara di tanah kelahirannya, gaya rambut tersebut kini dimanfaatkan untuk strategi pemasaran merek camilan Doritos.

Baca juga: Ronaldo Kembali ke Indonesia Setelah 30 Tahun, Terpukau Antusiasme Fan

“Saya pikir itu hanya hal bodoh yang saya lakukan sebagai pemain sepak bola saat muda. Jadi, itu bukan masalah benar. Anda tahu, tahun ini kami melakukannya di Brasil, itu terjadi di Brasil,” kata Ronaldo.

CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti (tengah) bersama Ronaldo Nazario dan Patrick KluivertKOMPAS.com/Pratama Yudha CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti (tengah) bersama Ronaldo Nazario dan Patrick Kluivert

“Kami membuat iklan pemasaran dengan merek di Brasil yang dikenal di seluruh dunia bernama Doritos. Semua orang tahu Doritos bukan? Dan mereka membuat iklan yang meniru gaya rambut saya sebagai Doritos.”

“Sekarang sangat terkenal di Brasil. Semua orang membicarakan Doritos karena gaya rambut saya pada tahun 2002. Tapi, itu bukan ide Doritos saat itu. Itu hanya hal bodoh yang saya lakukan,” ungkapnya sembari tertawa.

Menjadi Kenangan Indah Sang Juara

Meskipun dianggap aneh, Ronaldo menyadari bahwa gaya rambut tersebut sudah menjadi simbol kemenangan.

Baginya, setiap kali orang membicarakan rambutnya, mereka akan teringat pada momen kejayaan Brasil di Korea-Jepang dua dekade silam.

“Ketika Anda berbicara tentang rambut saya, semua orang ingat tahun 2002 ketika kami memenangkan Piala Dunia. Jadi, itu juga merupakan kenangan yang indah bagi saya,” tuturnya mengakhiri pembicaraan.

Baca juga: Susul Ronaldo, Lionel Messi Resmi Jadi Pemilik Klub Kasta Kelima Liga Spanyol

Kedatangan Ronaldo Nazario ke tanah air kali ini adalah dalam rangka mendampingi tim DRX World Legends.

Ia dijadwalkan akan menyaksikan laga bertajuk Clash of Legends melawan Barcelona Legends yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Tag:  #kisah #balik #rambut #ikonik #ronaldo #nazario #dari #bodoh #hingga #iklan #doritos

KOMENTAR