Timnas U17 Indonesia Gugur di Piala AFF U17, Catatan dari Kurniawan
Pemain timnas u17 Indonesia, Peres Awkila Tjoe dijaga ketat pemain Vietnam saat laga ketiga babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026) malam.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
04:32
20 April 2026

Timnas U17 Indonesia Gugur di Piala AFF U17, Catatan dari Kurniawan

- Perjuangan Indonesia di ASEAN U17 Championship 2026 harus berakhir di babak penyisihan. 

Kepastian itu muncul setelah hasil Timnas U17 Indonesia vs Vietnam 0-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026) malam.

Timnas u17 Indonesia gagal meraih kemenangan yang menjadi syarat mutlak untuk membuka peluang ke semifinal.

Meski hasil akhir tidak sesuai harapan, ada satu hal yang menonjol dari penampilan Mierza Firjatullah dkk.

Lini belakang tim yang tampil jauh lebih solid. Pertahanan Timnas U17 Indonesia mampu meredam tekanan Vietnam yang dikenal sabar dalam membangun serangan.

Baca juga: Timnas U17 Indonesia Terhenti di Piala AFF, Kurniawan Pasang Badan

Pelatih Timnas U17 Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto, mengungkapkan bahwa peningkatan tersebut bukan terjadi secara kebetulan. 

Kesolidan pertahanan merupakan aspek yang sedang dibangun untuk menyongsong Piala Asia U17 2026. 

"Sehingga kita melihat Vietnam, cara main Vietnam, dan kita tahu Vietnam juga lolos ke Piala Asia, kita coba untuk menerapkan tactical kita. Dan untuk lini belakang, alhamdulillah mereka cukup solid," ujar mantan staf pelatih klub Serie A Italia, Como 1907, tersebut.

Baca juga: Hasil Timnas U17 Indonesia Vs Vietnam 0-0: Langkah Garuda Asia Terhenti

"Tapi kembali seperti yang saya katakan bahwa pekerjaan rumah kita adalah ketika kita mendapat bola. Karena memang ketika kita bermain lima di belakang, tentunya support ke depan akan lebih sedikit."

"Jadi yang harus kita lakukan ya kita harus maksimalkan counter attack kita. Itu saja,” imbuhnya.

Abdillah Ishak Tampil Bagus

Sementara itu di bawah mistar gawang, Abdillah Ishak, tampil sebagai sosok penting yang menghindarkan Timnas U17 Indonesia dari kebobolan saat bersua Vietnam.

Sejumlah peluang emas yang diperoleh Vietnam berhasil dimentahkan berkat refleks dan ketenangannya. 

Penjaga gawang timnas u17 Indonesia, Abdillah Ishak saat laga ketiga babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 melawan Vietnam yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026) malam.KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Penjaga gawang timnas u17 Indonesia, Abdillah Ishak saat laga ketiga babak penyisihan Grup A ASEAN U17 Championship 2026 melawan Vietnam yang berakhir dengan skor 0-0 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026) malam.

“Ya mungkin dengan cara latihan yang intens tentunya, terus perbanyak uji coba gitu, dan diberi kepercayaan oleh pelatih,” kata penjaga gawang EPA Persija Jakarta itu.

Sejak awal laga melawan Vietnam, Timnas U17 Indonesia mencoba bermain menekan demi mencetak gol cepat.

Namun, Vietnam menunjukkan kedisiplinan tinggi, bermain lebih sabar dan menunggu celah untuk melancarkan serangan balik.

Vietnam ke Semifinal

Indonesia sempat kesulitan menembus lini tengah lawan yang rapat. Situasi semakin berat setelah Mierza Firjatullah harus keluar akibat cedera di babak pertama, membuat daya gedor tim berkurang.

Baca juga: Sepak Bola dan Persatuan, Pesan Hangat di Perayaan HUT ke-96 PSSI di Sidoarjo

Di babak kedua, Indonesia berusaha meningkatkan intensitas serangan. Namun, Vietnam tetap konsisten dengan permainan mereka, bahkan beberapa kali mengancam melalui situasi bola mati dan serangan cepat.

Peluang terbaik Indonesia datang di menit akhir, tetapi belum mampu dikonversi menjadi gol. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap tidak berubah.

Hasil ini mengantar Vietnam melaju ke semifinal Piala AFF U17 atau ASEAN U17 Boys Championship 2026 sebagai juara Grup A. Sementara, Indonesia berakhir di posisi tiga grup.

Tag:  #timnas #indonesia #gugur #piala #catatan #dari #kurniawan

KOMENTAR