Gugatan NAC Breda Kalah di Pengadilan, KNVB Lega
Pemain timnas Indonesia Dean James (tiga dari kiri) yang saat ini bermain di Liga Belanda, Eredivisie, Go Ahead Eagles.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
20:34
4 Mei 2026

Gugatan NAC Breda Kalah di Pengadilan, KNVB Lega

– KNVB lega setelah pengadilan Belanda menolak gugatan NAC Breda terkait permintaan pengulangan pertandingan Liga Belanda melawan Go Ahead Eagles dalam kasus “passportgate”.

Federasi sepak bola Belanda itu mengakui situasi tersebut tidak nyaman, karena harus berhadapan dengan salah satu klub anggotanya di pengadilan.

“Tidak pernah menyenangkan harus berhadapan dengan salah satu klub kami di pengadilan,” demikian pernyataan dewan kompetisi KNVB seperti dikutip dari NOS.

Dalam putusannya, hakim menyatakan keputusan KNVB untuk tidak mengulang pertandingan sudah sesuai aturan berlaku.

Sebelumnya, media-media setempat menggambarkan situasi di mana KNVB dan Liga Belanda berpotensi mengulang 133 pengadilan yang terdampak polemik paspor ini, suatu skenario yang digambarkan sebagai "hari kiamat" bagi sepak bola Belanda.

Baca juga: Gugatan NAC Breda Ditolak, Kasus Passportgate Berpihak ke KNVB

Hasil Keputusan Pengadilan

Pengadilan menilai dewan kompetisi telah bertindak hati-hati dan tidak melanggar prinsip kewajaran maupun regulasi internal.

“Keputusan dewan kompetisi tidak bertentangan dengan regulasi KNVB maupun prinsip kewajaran dan keadilan,” demikian bunyi putusan tersebut.

Kasus ini bermula dari laga yang dimenangkan Go Ahead Eagles 6-0, di mana bek sayap Timnas Indonesia Dean James tampil meski kemudian dinyatakan tidak memenuhi syarat bermain setelah ia menjadi WNI.

KNVB sebelumnya menolak permintaan NAC untuk mengulang pertandingan, sehingga klub tersebut membawa perkara ke pengadilan melalui jalur singkat (summary proceedings).

Baca juga: KNVB Buka Suara Soal Polemik Paspor Dean James dll di Liga Belanda

KNVB Fokus ke Sisa Kompetisi

Setelah putusan keluar, KNVB menyatakan seluruh pihak kini mengalihkan fokus ke sisa musim kompetisi.

NAC Breda mengangkat isu penting, yang untungnya dapat kami selesaikan dengan cepat melalui upaya besar bersama. Itu penting untuk sekarang dan masa depan,” tulis KNVB.

Meski demikian, NAC masih memiliki opsi untuk mengajukan banding atau melanjutkan perkara ke proses hukum utama.

Klub menyatakan akan mempelajari putusan sebelum menentukan langkah berikutnya.

Putusan Soroti Kekuatan Diskresi Federasi

Ahli hukum olahraga, Dolf Segaar, menilai putusan ini menegaskan posisi kuat KNVB dalam mengatur kompetisi.

Baca juga: Status WNI Dean James Picu Kontroversi, NAC Breda Minta KNVB Selidiki

Ia menyebut federasi memiliki kekuatan diskresi atau kewenangan untuk menentukan keputusan berdasarkan pertimbangan situasi tertentu.

“Pengadilan menegaskan bahwa berada di tangan KNVB apakah sebuah pertandingan perlu diulang atau tidak,” ujar Segaar di NU.nl.

Menurutnya, intervensi hanya dapat terjadi jika keputusan federasi dianggap tidak masuk akal.

Dalam kasus ini, pengadilan menilai keputusan KNVB masih dalam batas kewajaran.

Dengan putusan tersebut, regulasi yang berlaku saat ini diperkirakan tetap dipertahankan tanpa perubahan signifikan.

Putusan pengadilan ini memastikan kekalahan 0-6 NAC Breda dari GA Eagles tetap berlaku di tengah polemik paspor pemain-pemain yang telah berpindah kewarganegaraan dari Belanda dan dianggap tidak memenuhi syarat.

Pemain-pemain diaspora Indonesia yang terdampak dalam kasus polemik paspor ini adalah Dean James (Go Ahead Eagles), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), Justin Hubner (Fortuna Sittard), dan Tim Geypens (FC Emmen).

Tag:  #gugatan #breda #kalah #pengadilan #knvb #lega

KOMENTAR