Gagal Jamu Persib di Jakarta, Mauricio Souza dan Paulo Ricardo Kecewa
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza (topi)(KOMPAS.com/Pratama Yudha)
15:58
7 Mei 2026

Gagal Jamu Persib di Jakarta, Mauricio Souza dan Paulo Ricardo Kecewa

Persija Jakarta mengungkapkan kekecewaannya tak bisa menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Sang pelatih, Mauricio Souza, dan bek asingnya, Paulo Ricardo, sama-sama mengutarakan hal senada terkait kekecewaan tersebut.

Laga panas Persija Jakarta vs Persib Bandung dijadwalkan bergulir di pekan ke-32 Super League 2025-2026 pada Minggu (10/5/2026).

Namun, setelah pihak panitia pelaksana, I.League, dan seluruh pihak berkoordinasi, termasuk pihak Kepolisian, diputuskan bahwa laga ini akan dimainkan di Stadion Segiri, Samarinda.

Padahal, awalnya pihak PPKGBK dan PSSI telah memberi izin untuk menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) untuk menggelar pertandingan ini.

Baca juga: Ribuan Bobotoh Kawal Latihan Persib Jelang Laga Klasik Lawan Persija

Tentu, kabar tersebut menjadi sebuah kekecewaan bagi kubu Macan Kemayoran.

Pasalnya, mereka sudah cukup lama tak bisa menghadapi Persib di Jakarta.

Terakhir kali Macan Kemayoran berduel dengan Persib di Jakarta yakni pada 2019 silam dengan laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) itu berakhir dengan skor 1-1.

Bermain di kandang juga memperbesar peluang Persija untuk membalas kekalahan dari Maung Bandung pada pertemuan pertama lalu yang dimainkan di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Namun, keputusan telah dibuat dan Persija harus kembali menjadi tim musafir hanya untuk menjamu Persib.

Baca juga: Reaksi Mauricio Souza soal Laga Persija Vs Persib yang Tak Bisa Digelar di Jakarta

Kecewa Tak Main di Jakarta

Sang pelatih, Mauricio Souza, tak bisa menutupi kekecewaannya setelah mengetahui duel ini tak bisa digelar di SUGBK atau pun JIS (Jakarta International Stadium) yang merupakan kandang Persija.

Kendati demikian, juru taktik 52 tahun itu tak ingin menyerah pada keadaan. Di mana pun laga digelar, pelatih asal Brasil itu akan berupaya untuk mendapatkan kemenangan untuk menjaga peluang Macan Kemayoran di jalur juara.

"Tidak ada yang bisa dilakukan. Kita tahu bahwa tidak bisa. Tentu saja kami sangat menyesal karena pertandingan harus keluar dari Jakarta," kata eks pelatih Madura United selepas memimpin sesi latihan terbuka di Persija Training Ground, Sawangan, Kamis (7/5/2026).

"Penting bagi kami untuk bermain di depan pendukung sendiri."

"Di sini (Jakarta), jauh lebih baik. SUGBK jauh lebih baik daripada lapangan tempat kami akan bermain nanti. Tapi ini sudah diputuskan, kami tidak punya kendali atas hal itu. Tugas kami adalah pergi ke sana dan memberikan yang terbaik," jelasnya.

Lebih lanjut, Mauricio Souza mengaku enggan memikirkan opini yang menyebut Persib lebih diuntungkan dengan kondisi ini.

Baca juga: Barcelona di Ambang Sejarah Bila Kalahkan Real Madrid di El Clasico

Satu hal yang ditekankan Mauricio Souza, Macan Kemayoran menjadi pihak yang dirugikan dengan keputusan pemindahan laga ke Samarinda.

"Saya tidak tahu apakah mereka (Persib) mendapat keuntungan. Yang jelas bagi kami, status tuan rumah adalah milik kami. Kami seharusnya bermain di lapangan sendiri, dengan pendukung kami," ujar Mauricio Souza.

Dan tentu saja itu adalah poin positif bagi kami. Saya tidak tahu apakah Bandung mendapat keuntungan dari ini, tapi saya tahu bahwa kami tidak mendapatkan keuntungan sama sekali," tutur dia.

Bek Persija Jakarta, Paulo RicardoKOMPAS.com/Pratama Yudha Bek Persija Jakarta, Paulo Ricardo

Senada dengan sang pelatih, Paulo Ricardo juga mengaku kecewa mengetahui pertandingan melawan Persib tak bisa digelar di Jakarta.

Tampilkan Performa Terbaik

Namun, dia memastikan di mana pun bermain, Macan Kemayoran akan menampilkan performa terbaik dan hanya mengincar kemenangan.

Baca juga: Arne Slot di Ujung Tanduk, Liverpool Pertimbangkan Dua Pelatih Spanyol

"Tentu saja (kecewa), Jakarta adalah rumah kami. Di lapangan itu (SUGBK), jika saya tak salah ingat di beberapa pertandingan terakhir, kami bermain sangat baik di sana," kata bek asal Brasil.

"Kami mengenal lapangannya, kami tahu para pendukung di sana menyukai stadion itu. Tapi, tidak peduli di mana pun bermain, kami akan bermain untuk menang," ucap dia.

Paulo mengaku sebenarnya ingin merasakan atmosfer laga ini di kandang. Apalagi, setelah melihat betapa tingginya tensi pertandingan yang kerap tercipta dalam duel Persija vs Persib.

"Saya sebenarnya ingin bermain di sini (Jakarta), terutama karena ini adalah laga derbi, El Clasico," papar Paulo Ricardo.

"Tapi, sekali lagi, tidak masalah di mana pun kami bermain, kami akan berjuang, melakukan yang terbaik, dan bermain sesuai gaya kami," imbuh dia.

Tag:  #gagal #jamu #persib #jakarta #mauricio #souza #paulo #ricardo #kecewa

KOMENTAR