Persija Vs Persib, Luapan Emosi Mauricio Souza atas Kepemimpinan Wasit
Aksi gelandang Persib Bandung Adam Alis memperdayai pertahanan Persija Jakarta mencetak gol penyama kedudukan dalam laga pekan ke-32 Super League 2025-2026, Minggu (10/5/2026) di Stadion Segiri. (Dokumentasi Persib Ofisial)
20:18
10 Mei 2026

Persija Vs Persib, Luapan Emosi Mauricio Souza atas Kepemimpinan Wasit

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, meluapkan emosinya saat mengomentari kinerja wasit di pertandingan kontra Persib Bandung.

Dia merasa wasit bertindak tidak adil karena seharusnya kubu lawan beralias Maung Bandung mendapatkan kartu merah.

Duel Persija Jakarta vs Persib Bandung yang berlangsung pada pekan ke-32 Super League 2025-2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5/2026), telah rampung digelar.

Persib berhasil keluar sebagai pemenang berkat keunggulan 2-1.

Macan Kemayoran sejatinya mampu unggul lebih dulu di laga ini berkat gol Alaaeddine Ajaraie di menit ke-20.

Baca juga: Hasil MotoGP Perancis 2026: Jorge Martin Menang, Bagnaia Jatuh

Namun, tim asuhan Bojan Hodak mampu memberi respons cepat melalui dwigol Adam Alis di menit ke-28 dan 37 yang bertahan hingga laga usai.

Pelatih Persija, Mauricio Souza, merasa hasil ini tidak adil bagi Persija yang tampil dominan sepanjang pertandingan.

Pesepak bola Persija Jakarta Alaaeddine Ajaraie (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Kakang Rudianto (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/Lmo/nz
Angga Palguna Pesepak bola Persija Jakarta Alaaeddine Ajaraie (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Persib Bandung Kakang Rudianto (kiri) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (10/5/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/Lmo/nz

Persija Dominan

Omongan itu sejatinya bukan tanpa data. Statistik menunjukkan bahwa Rizky Ridho dkk mencatatkan 65 persen penguasaan bola dan 19 tembakan dengan enam mengarah ke gawang.

Sementara, Persib hanya melepaskan tujuh tembakan dengan tiga yang tepat sasaran.

Efektivitas tim menjadi pembeda di laga ini. Selain itu, menurut Mauricio Souza, ada satu faktor lainnya yang juga memberi perbedaan terhadap hasil pertandingan ini.

Baca juga: Hasil Verona Vs Como 0-1: Tim Fabregas Menangi Laga Bersejarah

Hal tersebut adalah kepemimpinan wasit. Ya, mengingat tensi panas di antara kedua tim, duel Persija vs Persib kali ini dipimpin oleh wasit asal Uzbekistan, Firdavs Norsafarov.

Namun, Mauricio Souza dipastikan tidak puas dengan kepemimpinan wasit di laga ini.

Pasalnya, terdapat beberapa keputusannya yang dinilai tidak tepat. Salah satunya saat memberi kartu kuning atas pelanggaran yang dilakukan gelandang Persib, Luciano Guaycochea, kepada Rayhan Hannan.

Pemain asal Argentina itu kedapatan menginjak kaki dari Hannan di menit ke-50. Tetapi, wasit hanya memberinya kartu kuning.

Yang menjadi pertanyaan, wasit VAR juga tak memberi rekomendasi untuk melakukan pengecekan ulang.

Baca juga: Barcelona Vs Real Madrid: Mbappe Tak Masuk Skuad Los Blancos

Kemudian, sang pemain melakukan pelanggaran yang sama kepada Allano di sekitar menit ke-60. Dan kali ini tak mendapat hukuman apa pun.

Pantas Dapat Kartu Merah

Pelatih Bojan Hodak pun cepat-cepat menggantinya sebelum mendapatkan kartu kuning kedua yang berubah menjadi kartu merah.

Padahal, jika dilihat melalui tayangan ulang, kaki dari Luciano dengan jelas menginjak kaki dari Hannan dan Allano.

Hal itu membuat Mauricio Souza murka. Pasalnya, pelanggaran tersebut dinilainya pantas mendapatkan kartu merah langsung, bahkan tanpa harus melihat VAR.

"Tekel (pelanggaran) terhadap Rayhan Hannan itu seharusnya kartu merah langsung. Bahkan tidak butuh VAR dan VAR bahkan tidak memanggil (wasit) untuk melihat situasinya," kata Mauricio Souza selepas pertandingan.

Baca juga: Jadi Pahlawan Persib Kontra Persija, Adam Alis Tak Mau Terlena

"Kemudian Allano dilanggar dengan jelas di depan kotak penalti, dia dipegang, ditarik, kemudian dia diinjak, dan tidak terjadi apa-apa."

"Apa yang harus kita lihat adalah seberapa sering Persija dirugikan di kompetisi ini. Saya tidak tahu sudah berapa kali kami dirugikan di liga," jelas dia.

Atas dasar itu, Mauricio Souza merasa aneh dengan kinerja wasit asal Uzbekistan tersebut.

"Babak pertama ada dua kartu kuning untuk Persija dan tidak ada kartu kuning sama sekali untuk Persib," ujar juru taktik 52 tahun.

Baca juga: Timnas Indonesia dan Thailand Disebut Tak Seberuntung Vietnam di Piala Asia 2027

"Jika pelanggaran yang dialami Hannan, yang bahkan sampai memaksanya keluar dari pertandingan, jika itu bukan kartu merah, saya tidak tahu lagi apa itu sepak bola," ungkap dia.

Kekalahan ini tak hanya membuat Macan Kemayoran kehilangan poin tetapi juga menutup peluang mereka untuk menjadi juara Super League musim ini.

Sementara, tambahan tiga poin sekaligus mendekatkan Persib dengan gelar ketiga beruntun di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Tag:  #persija #persib #luapan #emosi #mauricio #souza #atas #kepemimpinan #wasit

KOMENTAR