Timnas U17 Indonesia Vs Jepang, Hidup Mati Garuda Muda
- Perjalanan Timnas U17 Indonesia di Piala Asia U17 2026 memasuki babak paling menentukan. Garuda Muda siap menantang Jepang.
Kekalahan 0-2 dari Qatar membuat Timnas u17 Indonesia kini berada dalam tekanan besar.
Timnas U17 Indonesia harus menang dalam laga terakhir Grup B melawan Jepang.
Duel Timnas U17 Indonesia vs Jepang akan berlangsung di King Abdullah Sports City Training Stadium, Jeddah, Selasa (12/5/2026) pukul 23.00 WIB.
Sebenarnya pada laga kedua melawan Qatar, Timnas U17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto itu memperlihatkan perkembangan permainan.
Timnas U17 Indonesia tampil lebih agresif dibanding laga pertama melawan China dan beberapa kali mampu merepotkan pertahanan Qatar.
Baca juga: Kurniawan Dwi Yulianto Percaya Timnas U17 Indonesia Bisa Beri Kejutan Hadapi Jepang
Namun, kegagalan memaksimalkan peluang kembali menjadi masalah yang belum terselesaikan. Termasuk saat Mathew Baker yang gagal memanfaatkan peluang emas dari titik penalti.
Pengamat sepak bola nasional Kesit B Handoyo menyebut penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang besar untuk Timnas U17 Indonesia.
Di sisi lain, apresiasi diberikan pada lini belakang yang menurutnya tampil cukup disiplin dan tenang dalam mengantisipasi serangan lawan.
Namun, ia menilai kelemahan Indonesia muncul ketika harus menghadapi pemain dengan kemampuan individu tinggi dalam duel satu lawan satu.
“Khususnya bertemu dengan pemain yang punya skill lebih bagus, seperti Tokode dan Benyatla, pemain belakang kita sulit menghentikan. Dua gol Qatar tercipta berkat kelincahan dua pemain tersebut,” tutur pengamat yang biasa disapa Kesit itu kepada Kompas.com.
Baca juga: Pengamat Sorot Mentalitas Timnas U17 Indonesia Saat Tertinggal
Laga Hidup Mati Melawan Jepang
Kekalahan dari Qatar tersebut membuat posisi Indonesia turun ke peringkat ketiga klasemen sementara Grup B Piala Asia U17 2026 dengan perolehan tiga poin.
Laga ketiga melawan Jepang akan menjadi penentu apakah Timnas U17 Indonesia bisa lolos ke perempat final sekaligus mengamankan tiket ke Piala Dunia U17 2026.
“Saya rasa ini menjadi pertandingan hidup mati karena kegagalan meraih poin di laga kedua melawan Qatar,” kata Kesit B Handoyo.
Peluang Indonesia untuk lolos ke babak selanjutnya masih terbuka, tetapi syaratnya tidak mudah. Garuda Muda wajib tampil sempurna menghadapi salah satu kekuatan terbaik Asia di level usia muda.
“Langkah Indonesia kembali ditentukan pada laga terakhir melawan Jepang dan saya kira pasti tidak akan mudah lah ya. Kalau mau aman ya kita harus menang sambil berharap hasil laga lainnya Qatar menghadapi China,” imbuhnya.
Aksi pemain Timnas U17 Indonesia, Dava Yunna, pada laga Piala Asia U17, Timnas U17 Indonesia vs Qatar, di Lapangan A King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Sabtu (9/5/2026) pukul 23.30 WIB.
Saat ini, Jepang tampil meyakinkan setelah meraih dua kemenangan beruntun di babak penyisihan grup.
Bahkan, mereka sudah memastikan satu tempat di perempat final dan menjadi salah satu tim paling impresif di turnamen ini.
“Kalau kita lihat dari penampilan kemarin lawan Qatar. Sebenarnya dari sisi performa Indonesia sudah lebih maju dibandingkan melawan China, hanya kelemahan Timnas U17 Indonesia masih terletak pada kesulitan dalam penyelesaian akhir,” ujar Kesit B Handoyo.
“Peluang-peluang di depan gawang lawan belum bisa dikonversi menjadi gol karena memang pemain depan Timnas U17 Indonesia nalurinya masih rendah,” sambungnya.
Garuda Muda Masih Menjaga Asa
Situasi Grup B masih memungkinkan berbagai skenario terjadi. Indonesia tetap memiliki peluang lolos ke babak selanjutnya sekaligus mengamankan tiket Piala Dunia U17 2026.
Baca juga: Timnas U17 Indonesia Kalah, Pengamat Sebut Penalti Gagal Jadi Titik Balik
Kemenangan atas Jepang menjadi jalan paling realistis, meski hasil pertandingan Qatar melawan China juga akan sangat memengaruhi nasib timnas u17 Indonesia.
“Jadi harus lebih kerja keras lagi menghadapi Jepang. Syukur-syukur harus menang dan misalnya kalah ya kita lihat lagi laga Qatar vs China mudah-mudahan saja Qatar kalah dari China sehingga persaingan di Grup B akan semakin seru antara Indonesia, Qatar, dan China,” tutur Kesit B Handoyo.