FIFA Perlunak Aturan Kontroversial soal Botol Minum di Piala Dunia 2026
Trofi Piala Dunia terpampang di Stadion Azteca yang akan menjadi venue pembuka Piala Dunia 2026.(FIFA)
13:02
7 Juni 2026

FIFA Perlunak Aturan Kontroversial soal Botol Minum di Piala Dunia 2026

- FIFA mulai melonggarkan aturan terkait larangan membawa botol minum ke stadion pada Piala Dunia 2026.

Kebijakan baru tersebut diumumkan melalui media sosial resmi FIFA pada Jumat (5/6/2026).

Dalam aturan Piala Dunia 2026 terbaru itu, penonton kini diizinkan membawa satu botol air minum berbahan plastik lunak saat memasuki stadion di Amerika Serikat dan Kanada.

Botol tersebut harus masih tersegel pabrik dengan kapasitas maksimal 20 ons atau sekitar 590 ml.

"Semua penggemar boleh membawa satu botol air minum sekali pakai berbahan plastik lunak berukuran 20 ons (590 ml) yang masih tersegel pabrik ke dalam pertandingan Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat dan Kanada," demikian pernyataan FIFA.

Perubahan aturan itu muncul setelah FIFA mendapat banyak kritik dari berbagai pihak terkait larangan membawa air minum ke stadion selama turnamen berlangsung.

Baca juga: Brasil Masih Punya PR Jelang Piala Dunia 2026 Usai Cuma Menang Tipis Atas Mesir

Botol Isi Ulang Tetap Dilarang

Meski aturan mulai dilonggarkan, FIFA tetap melarang penonton membawa botol isi ulang berbahan keras ke dalam stadion.

Organisasi sepak bola dunia tersebut menyebut keputusan itu berkaitan dengan faktor keamanan.

FIFA menilai botol keras berpotensi dipakai sebagai benda lemparan ke arah pemain, suporter lawan, maupun petugas keamanan di stadion.

Karena alasan tersebut, aturan untuk botol isi ulang tidak mengalami perubahan.

Anggota tim Brasil keluar dari pesawat saat mereka tiba di Bandara Internasional Newark Liberty (EWR) di Newark, New Jersey pada 2 Juni 2026 menjelang Piala Dunia 2026. (Foto oleh Leonardo MUNOZ / AFP)AFP/LEONARDO MUNOZ Anggota tim Brasil keluar dari pesawat saat mereka tiba di Bandara Internasional Newark Liberty (EWR) di Newark, New Jersey pada 2 Juni 2026 menjelang Piala Dunia 2026. (Foto oleh Leonardo MUNOZ / AFP)

Baca juga: Piala Dunia 2026 Dipaksa Hening, FIFA Larang Penggunaan Vuvuzela

Penonton hanya diperbolehkan membawa botol plastik lunak sekali pakai sesuai ketentuan baru.

Sebelumnya, kebijakan FIFA sempat mendapat sorotan dari sejumlah pejabat publik di kota tuan rumah.

Mereka menilai larangan membawa botol minum bisa berdampak pada kondisi kesehatan penonton.

Cuaca Panas Jadi Perhatian Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada musim panas.

Beberapa kota tuan rumah diperkirakan mengalami suhu lebih dari 32 derajat Celsius.

Selain cuaca panas, ancaman hujan badai dan petir juga diprediksi muncul selama turnamen berlangsung.

Baca juga: Argentina Kehilangan Bek Tengah Jelang Piala Dunia 2026

Situasi tersebut membuat kebutuhan air minum menjadi perhatian utama.

Kritik terhadap FIFA juga muncul karena larangan membawa botol dianggap dapat menguntungkan penjualan minuman di dalam stadion.

Selama Piala Dunia, penjualan air mineral, minuman ringan, dan jus diketahui dipasok secara eksklusif oleh sponsor utama FIFA, Coca-Cola.

Dengan aturan baru tersebut, FIFA berharap kekhawatiran publik dapat berkurang tanpa mengabaikan aspek keamanan selama pertandingan berlangsung.

Tag:  #fifa #perlunak #aturan #kontroversial #soal #botol #minum #piala #dunia #2026

KOMENTAR