Ditakuti Menkeu dan Bankir, Ini Kemampuan Mythos AI Anthropic
Ilustrasi Claude Mythos(LinkedIn Celia Lozano Grijalba)
16:06
4 Mei 2026

Ditakuti Menkeu dan Bankir, Ini Kemampuan Mythos AI Anthropic

- Nama "Claude Mythos" mendadak menjadi perbincangan serius di kalangan para pemimpin ekonomi dunia. Model kecerdasan buatan (AI) terbaru besutan Anthropic ini bukan sekadar inovasi teknologi biasa. 

Ia telah memicu kekhawatiran mendalam di antara menteri keuangan, bankir, hingga pelaku industri finansial global yang menilai kemampuannya berpotensi mengguncang stabilitas sistem keuangan dunia. 

Kekhawatiran itu bahkan bergema hingga ke forum internasional bergengsi, termasuk pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC pada April lalu, di mana Mythos menjadi salah satu topik paling krusial yang diperdebatkan para pemimpin ekonomi dunia.

Lantas, apa sebenarnya Claude Mythos, dan kemampuan apa yang membuatnya begitu ditakuti? Berikut ini ulasannya. 

Baca juga: Claude Mythos, AI yang Terlalu Berbahaya untuk Dirilis?

Apa itu Mythos?

Dilansir dari The Guardian, Mythos adalah model AI, yakni teknologi yang menjadi fondasi berbagai alat seperti chatbot, yang menurut Anthropic merupakan ancaman serius bagi keamanan siber organisasi mana pun.

Anthropic mengumumkan keberadaan Mythos pada 7 April lalu, namun menegaskan model ini tidak akan dirilis ke publik karena kemampuannya mengidentifikasi celah-celah tersembunyi dalam sistem IT yang berpotensi dieksploitasi peretas.

Yang paling mengkhawatirkan, Mythos diklaim mampu mengidentifikasi dan mengeksploitasi celah "zero-day", yakni kelemahan yang sama sekali belum diketahui pengembang maupun organisasi terdampak, pada berbagai sistem operasi dan browser penting. 

Beberapa celah yang ditemukan bahkan dilaporkan telah ada selama puluhan tahun tanpa pernah terdeteksi. Anthropic menyebut ini sebagai "momen bersejarah bagi keamanan siber".

Seberapa besar ancamannya menurut para ahli?

Lembaga AI Security Institute (AISI) milik Inggris telah mengevaluasi Mythos dan menyimpulkan bahwa model ini merupakan "peningkatan signifikan" dibanding model-model sebelumnya. 

Mythos berhasil menyelesaikan simulasi serangan siber 32 langkah dalam uji coba yang dirancang AISI, sebuah pencapaian pertama yang belum pernah dilakukan model AI mana pun sebelumnya.

Kendati demikian, sejumlah ahli mengingatkan agar tidak terbawa arus kepanikan. Perusahaan keamanan AI bernama Aisle menemukan bahwa model-model lain yang jauh lebih murah pun mampu mengidentifikasi celah serupa.

Para ahli juga mengingatkan bahwa sebagian besar pelanggaran keamanan masih bersumber dari kelemahan konvensional seperti autentikasi lemah dan celah yang sudah dikenal namun belum ditambal. 

Tidak sedikit pihak yang menilai ada unsur hype dalam cara Anthropic, startup yang ditaksir bernilai sekitar 800 miliar dollar AS, mempresentasikan kemampuan Mythos kepada publik.

Respons bank dan regulator global

Kekhawatiran yang diungkap The Guardian itu nyatanya sudah mendapat respons konkret dari kalangan bankir dan regulator. Menteri Keuangan AS Scott Bessent memanggil para bos bank-bank besar Amerika, termasuk Goldman Sachs dan Citi, untuk membahas risiko siber yang ditimbulkan Mythos. 

Di Inggris, regulator memasukkan isu ini ke dalam agenda pertemuan Cross Market Operational Resilience Group, forum tingkat tinggi yang melibatkan pejabat senior dari Treasury, Bank of England, Financial Conduct Authority, dan National Cyber Security Centre.

Melalui inisiatif bernama Project Glasswing, sekitar 40 perusahaan, termasuk Apple, Google, JP Morgan, Goldman Sachs, Amazon Web Services, Microsoft, dan Nvidia, diberikan akses awal untuk menguji model ini sebagai bagian dari sistem pertahanan siber mereka. 

Namun, tidak satu pun dari perusahaan-perusahaan tersebut memberikan pernyataan rinci tentang temuan mereka.

Baca juga: Bisnis AI Claude Makin Kencang, Ini Sebabnya

Begini cara kerja Mythos yang membuat bankir ketar-ketir

Dirangkum dari KompasTekno, model ini merupakan bagian dari ekosistem AI Claude milik Anthropic, dan disebut sebagai yang paling mumpuni yang pernah dikembangkan perusahaan tersebut.

 Mythos dilaporkan mampu tidak hanya menemukan bug lama, tetapi juga melakukan simulasi hingga eksekusi serangan siber secara otomatis dalam skala besar. Jika disalahgunakan, serangan bisa berlangsung lebih cepat, masif, dan jauh lebih sulit dideteksi dibanding metode konvensional.

CEO Barclays CS Venkatakrishnan menyebut risiko ini cukup serius untuk segera dipahami lebih dalam, termasuk kerentanan yang mungkin terekspos.

Hal senada disampaikan Gubernur Bank of England Andrew Bailey yang menilai perkembangan ini harus ditanggapi sangat serius karena berpotensi meningkatkan ancaman kejahatan siber secara signifikan.

Guncangan di pasar saham keamanan siber

Dampak Mythos tidak berhenti di ruang rapat para regulator. Setelah informasi soal kemampuan model ini beredar luas, kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan keamanan siber dilaporkan menyusut sekitar 14,5 miliar dollar AS, atau sekitar Rp 248 triliun, hanya dalam satu hari.

Para investor mulai mempertanyakan relevansi model bisnis perusahaan keamanan siber konvensional jika AI ofensif terus berkembang lebih cepat dari solusi pertahanan yang ada.

Sejumlah saham perusahaan keamanan siber besar tercatat anjlok signifikan pada akhir Maret 2026 saat kabar soal Mythos mulai beredar luas, di antaranya Palo Alto Networks turun 6 hingga 7,5 persen, CrowdStrike melemah 5 hingga 7,2 persen, Zscaler anjlok hingga 8 persen, SentinelOne turun sekitar 8 persen, dan Fortinet melemah 2,4 hingga 4,8 persen.

Akses bocor, kekhawatiran makin nyata

Di tengah semua itu, insiden yang paling mengkhawatirkan justru datang dari dalam. Anthropic pada Rabu (22/4) mengonfirmasi tengah menyelidiki laporan bahwa segelintir pengguna di sebuah forum online privat diduga berhasil mendapatkan akses tidak sah ke Mythos.

Baca juga: AI Claude Mythos Bocor, Saham Perusahaan Cyber Security Rontok

Dapatkan update berita teknologi dan gadget pilihan setiap hari. Mari bergabung di Kanal WhatsApp KompasTekno.

Caranya klik link https://whatsapp.com/channel/0029VaCVYKk89ine5YSjZh1a. Anda harus install aplikasi WhatsApp terlebih dulu di ponsel.

Tag:  #ditakuti #menkeu #bankir #kemampuan #mythos #anthropic

KOMENTAR