Fitur AI Baru Apple Ini Bisa Jadi Penyelamat ''Foto Gagal''
Ilustrasi fitur Spatian Reframing(Apple)
09:09
10 Juni 2026

Fitur AI Baru Apple Ini Bisa Jadi Penyelamat ''Foto Gagal''

- Apple memperkenalkan fitur baru bernama "Spatial Reframing" dalam konferensi pengembang tahunan perusahaan atau disebut Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 pada Senin (8/9/2026) waktu Amerika Serikat atau Selasa (9/6/2026) dini hari waktu Indonesia.

Spatial Reframing merupakan fitur bertenaga kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang memungkinkan pengguna mengubah sudut pandang, perspektif, hingga mengubah tingkat zoom sebuah foto yang sudah dijepret.

Fitur ini merupakan bagian dari rangkaian fitur AI Apple Intelligence. Spatial Reframing bisa dibilang penyelamat foto gagal karena hasil atau angle-nya tidak sesuai keinginan pengguna.

Saat mendemonstrasikan fitur tersebut, Alok Deshpande, Director Camera and Photos Software Engineer Apple menunjukkan bagaimana pengguna dapat menggeser jari di layar untuk mengubah komposisi foto, seolah-olah kamera diambil dari posisi yang berbeda.

Baca juga: Daftar Fitur Baru iOS 27: Siri AI Tiba, Desain Antarmuka Masih Sama

Sederhananya, tampilan background foto dibuat seolah berada di lapisan yang berbeda dengan subyek, sehingga bisa diotak-atik posisinya.

Pengguna juga bisa melakukan pinch-to-zoom untuk memperbesar atau memperkecil area gambar yang ingin ditampilkan. Dengan begitu, angle fotonya bisa lebih diatur sesuai keinginan.

Dalam demonstrasi yang dilakukan, Deshpande mengubah komposisi foto subyek dalam foto dan menggeser background menjadi lebih presisi. Dia juga mengubah melakukan zoom, sehingga angle foto jadi lebih proporsional.

Kiri ke kanan: Perbandingan foto yang belum dan sudah diedit dengan Spatial ReframingKompas.com/Lely Maulida Kiri ke kanan: Perbandingan foto yang belum dan sudah diedit dengan Spatial Reframing

Menurut Deshpande, Spatial Reframing merupakan fitur yang tercipta dari pengembangan teknologi spatial computing dan visual intelligence yang sebelumnya digunakan pada sistem operasi visionOS di headset Apple Vision Pro.

Spatial Reframing bekerja dengan memindai foto menggunakan model AI spasial milik Apple. Saat pengguna mengubah sudut atau perspektif gambar, sistem akan menampilkan area yang perlu dihasilkan AI melalui efek blur.

Setelah menemukan komposisi yang diinginkan, pengguna cukup menekan tombol "Reframe". Dengan begitu, Apple Intelligence akan menghasilkan bagian gambar baru yang dibutuhkan agar foto tampak alami, sesuai perspektif yang dipilih.

Spatial Reframing memanfaatkan kombinasi pemrosesan AI di perangkat (on-device AI) dan layanan komputasi awan Private Cloud Compute milik Apple. Pendekatan ini diklaim memungkinkan proses pengeditan berjalan cepat sekaligus tetap menjaga privasi pengguna.

Baca juga: iOS 27 dan iPadOS 27 Resmi Diumumkan, Siri AI Jadi Fitur Andalan

Bisa edit foto non-iPhone

Fitur sejenis Spasial Reframing pada dasarnya bukan hal baru, karena beberapa smartphone juga mendukung fitur serupa untuk memperluas background atau menambah area foto yang hilang.

Namun, Apple mengeklaim bahwa Spatial Reframing berbeda karena pengguna dapat melihat secara langsung perubahan perspektif dan area yang akan dihasilkan AI saat proses pengeditan berlangsung.

Keunggulan lainnya, fitur ini tidak terbatas pada foto yang diambil menggunakan kamera iPhone saja. Spatial Reframing dapat diaplikasikan pada hampir semua gambar yang tersimpan di perangkat.

Fitur edit foto ini akan tersedia untuk pengguna bersamaan dengan peluncuran iOS 27 pada musim gugur (September-November) tahun ini, dihimpun KompasTekno dari Mashable.

Tag:  #fitur #baru #apple #bisa #jadi #penyelamat #foto #gagal

KOMENTAR