Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini Saat Naik Kereta di Eropa
Pernah ragu naik transportasi umum saat wisata di Eropa? Padahal banyak kota-kota besar di wilayah tersebut yang punya jaringan cukup luas.
Tidak hanya itu, naik transportasi umum biasanya jauh lebih murah daripada naik taksi di wilayah itu.
Namun, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan wisatawan saat naik transportasi umum di Eropa. Apa saja?
- Tak Banyak Turis yang Tahu, Ini 5 Negara Hidden Gem di Eropa
- Harga Tiket Pesawat Rute Asia-Eropa Naik hingga 70 Persen akibat Konflik Timur Tengah
Kesalahan saat naik transportasi umum di Eropa
1. Tidak beli tiket yang benar
Ini kesalahan wisatawan saat naik transportasi umum di Eropa yang harus diperhatikan supaya kamu tidak kena denda dan tersesat.
Bila ingin menjelajahi Eropa naik kereta, hal pertama yang harus dilakukan adalah membeli tiket.
Dilansir dari news.com.au, Selasa (14/4/2026), bila tidak membeli tiket dan memesan tempat duduk, ada kemungkinan kamu akan duduk di lantai selama berjam-jam.
Selain itu, banyak kota di Eropa menggunakan sistem tiket terintegrasi sehingga wisatawan bisa pakai satu tiket untuk metro (sistem kereta biasanya di bawah tanah), bus, dan trem sekaligus dalam batas waktu tertentu.
Kesalahan wisatawan adalah tetap mengantre tiket kertas. Di London, Inggris, tiket kertas harganya jauh lebih mahal atau sekitar tujuh poundsterling (sekitar Rp 161.901), dikutip dari Travel and Leisure.
2. Lupa validasi tiket
Ilustrasi mesin penjual tiket di Berlin, Jerman. Ini kesalahan wisatawan saat naik transportasi umum di Eropa yang harus diperhatikan supaya kamu tidak kena denda dan tersesat.
Memvalidasi tiket transportasi umum juga jadi langkah yang penting.
Sebagai contoh, selepas membeli tiket dari mesin swalayan (self-service machine), pelaku perjalanan harus membawa tiket yang telah dicetak ke mesin validasi. Di mesin itu, tiket tersebut akan diberi cap tanggal.
Petugas biasanya akan memeriksa penumpang di dalam gerbong. Jika tiketmu tidak divalidasi, kamu bisa didenda.
3. Lupa bawa uang tunai
Ini kesalahan wisatawan saat naik transportasi umum di Eropa yang harus diperhatikan supaya kamu tidak kena denda dan tersesat.
Sistem pembayaran digital memang digunakan di Eropa, tapi tidak semua tempat menerima kartu kredit atau alat pembayaran digital lainnya. Misalnya jika kamu wisata ke kota kecil yang terkadang hanya menerima uang tunai.
Maka dari itu, selalu siapkan uang tunai dalam mata uang lokal saat bepergian, khususnya untuk keadaan darurat.
4. Lengah
Ini kesalahan wisatawan saat naik transportasi umum di Eropa yang harus diperhatikan supaya kamu tidak kena denda dan tersesat.
Saat wisata di Eropa, tetaplah waspada dan jangan terlihat bingung agar tidak jadi sasaran pencopet. Pakailah tas selempang dan letakkan di bagian depan tubuh.
Bila kereta atau bus sedang penuh, lepaskan ransel dan jangan simpan barang-barang berharga, seperti ponsel dan dompet, di kantong belakang celana.
5. Berpikir transportasi umum buka 24 jam
Suasana stasiun Gare du Nord di Paris, Prancis. Ini kesalahan wisatawan saat naik transportasi umum di Eropa yang harus diperhatikan supaya kamu tidak kena denda dan tersesat.
Tidak semua kereta di Eropa beroperasi 24 jam. Tidak hanya itu, pada akhir pekan, jam operasionalnya bisa lebih lama.
Jika pulang terlalu larut, kamu mungkin harus mengandalkan bus malam. Namun, bus malam biasanya jarang lewat. Maka dari itu, selalu cek jadwal keberangkatan terakhir.
- 5 Kota Pilihan untuk Menikmati Libur Natal dan Akhir Tahun di Eropa
- AS Mulai Ditinggal Turis Sepanjang 2025, Jepang dan Eropa Jadi Pilihan