UNESCO Rilis 12 Geopark Global Baru, Ada di Indonesia?
Geopark Global UNESCO Terres d'Hérault, geopark baru di Perancis, salah satu dari 12 geopark baru yang ditetapkan UNESCO.(Dok.UNESCO)
13:49
4 Mei 2026

UNESCO Rilis 12 Geopark Global Baru, Ada di Indonesia?

United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) belum lama ini merilis 12 daftar geopark global terbaru. 

Sehingga, saat ini total situs yang ada dalam Jaringan Geopark Global UNESCO menjadi 241 di 51 negara.

"Setiap formasi batuan, setiap ngarai, dan setiap fosil menceritakan kisah yang menjadi milik seluruh umat manusia. Hanya dalam sepuluh tahun, UNESCO Global Geoparks telah menunjukkan bahwa melindungi warisan geologi juga berarti memajukan sains, memperkuat pendidikan, dan membangun ketahanan lokal," kata Direktur Jenderal UNESCO Khaled El-Enany, dikutip dari laman resmi UNESCO, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan, yang menyatukan 241 situs di 51 negara bukan hanya signifikansi geologis, tetapi komitmen bersama untuk mewariskan pengetahuan, dengan komunitas lokal sebagai pusatnya.

Lantas, apakah di antara 12 geopark terbaru ini ada yang berasal dari Indonesia?

12 Geopark Global Baru UNESCO

Sebanyak 12 geopark baru yang ditetapkan oleh UNESCO INI berlokasi di: China, Prancis, Yunan, Irlandia, Jepang, Malaysia, Portugal, Federasi Rusia, Tunisia, dan Uruguay.

Baca juga: Hidden Gems Asia: 8 Situs UNESCO yang Layak Dikunjungi Sekali Seumur Hidup

Berikut daftar lengkapnya:

1. Changshan UNESCO Global Geopark, China

2. Mt.Siguniang UNESCO Global Geopark, China

3. Terres d'Hérault UNESCO Global Geopark, Prancis

4. Nisyros UNESCO Global Geopark, Yunani

5. Joyce Country and Western Lakes Global Geopark, Irlandia

6. Miné-Akiyoshidai Karst Plateau UNESCO Global Geopark, Jepang

7. Lenggong UNESCO Global Geopark, Malaysia

8. Sarawak Delta UNESCO Global Geopark, Malaysia

9. Algarvensis UNESCO Global Geopark, Portugal

10. Toratau UNESCO Global Geopark, Rusia

11. Dahar UNESCO Global Geopark, Tunisia

12. Manantiales Serranos UNESCO Global Geopark, Uruguay

Baca juga: Fakta Menarik Geopark Ijen: Blue Fire, Kawah Asam Terbesar, dan Misi Green Card UNESCO

Changshan UNESCO Global Geopark di China, salah satu dari 12 geopark global baru UNESCO.Dok.UNESCO Changshan UNESCO Global Geopark di China, salah satu dari 12 geopark global baru UNESCO.

Dengan kata lain, dari 12 geopark global baru tersebut, tidak ada yang berasal dari Indonesia.

Untuk diketahui, penetapan Geopark Global UNESCO dibuat pertama kali pada tahun 2015, guna menyatukan wilayah-wilayah yang diakui karena warisan geologisnya yang kaya. 

Formasi batuan, pegunungan atau gunung berapi, gua, ngarai, situs fosil, atau lanskap gurun purba ini masing-masing menjadi saksi sejarah, evolusi, dan iklim planet bumi.

Situs-situs ini menggabungkan konservasi, pendidikan lingkungan , dan pendekatan pembangunan berkelanjutan. 

Sekaligus mendukung masyarakat adat dan komunitas lokal dalam mempromosikan budaya dan pengetahuan mereka.

Setiap tahun, situs-situs baru ditambahkan ke jaringan berdasarkan keputusan Dewan Eksekutif UNESCO, setelah evaluasi permohonan oleh Dewan Geopark Global yang terdiri dari para ahli internasional.

Tag:  #unesco #rilis #geopark #global #baru #indonesia

KOMENTAR