Jasamarga Catat Kenaikan Lalin 76 Persen di MBZ Saat Lebaran
- PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) mencatat peningkatan volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Ruas Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ) pada Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 atau Sabtu (21/3/2026) mengalami peningkatan 76,43 persen.
“Berdasarkan data lalu lintas harian, volume kendaraan arah meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 53.366 kendaraan, naik 76,43 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 30.247 kendaraan,” kata GM Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek Desti Anggraeni dalam keterangan resmi, Minggu (22/3/2026).
Dia mengatakan, jika dilihat berdasarkan periode waktu, peningkatan volume kendaraan terjadi sepanjang hari.
Baca juga: Jasamarga Berlakukan Buka Tutup Akses Masuk Jalan Layang MBZ Menuju Cikampek
PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek atau JJC selaku pengelola Ruas Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ) melakukan buka tutup akses masuk secara situasional menuju arah Cikampek atas diskresi pihak kepolisian, menyusul meningkatnya volume kendaraan yang melintas.
Pada periode pagi, volume kendaraan meningkat 35,69 persen, kemudian meningkat lebih tinggi pada periode siang sebesar 88,21 persen, serta mengalami kenaikan paling signifikan pada periode malam hari sebesar 195,81 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu pada arah menuju Jakarta, volume kendaraan tercatat sebanyak 26.985 kendaraan, relatif stabil dengan sedikit penurunan sebesar 0,65 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 27.161 kendaraan.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ pada kedua arah mencapai 80.351 kendaraan.
“Kondisi ini menunjukkan masih tingginya mobilitas masyarakat pada periode Hari Raya Idulfitri, khususnya pada arah meninggalkan Jakarta,” ujarnya.
Baca juga: Akses Masuk MBZ ke Cikampek Dibuka-Tutup, Imbas Kepadatan Kendaraan
Desti menegaskan bahwa pihaknya terus mengimbau pengguna jalan yang melintas di Ruas Jalan Layang MBZ untuk selalu mengutamakan keselamatan.
“Pengguna jalan diharapkan memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kecukupan daya listrik dan bahan bakar minyak (BBM),” ujarnya.
“Serta mengantisipasi potensi perubahan cuaca, khususnya hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman hingga sampai ke tempat tujuan,” tegas dia.
Tag: #jasamarga #catat #kenaikan #lalin #persen #saat #lebaran