DCII Operasikan Data Center E2 Surabaya Semester I 2026, Perkuat Jaringan Timur
- PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menyiapkan pengoperasian pusat data baru E2 di Surabaya pada semester I 2026. Langkah ini memperluas infrastruktur digital, terutama untuk wilayah Indonesia bagian timur.
Corporate Affairs Director DCI Indonesia Indri Koesindrijastoeti mengatakan, fasilitas tersebut telah rampung pada kuartal IV 2025. Tahap berikutnya masuk ke operasional.
DCI E2 Surabaya memiliki kapasitas IT sebesar 9 megawatt (MW). Fasilitas ini dirancang untuk memperkuat konektivitas internet dan menjadi sistem redundansi bagi pusat data di Jakarta.
Skema ini memungkinkan lalu lintas data dengan latensi lebih rendah. Dampaknya terasa untuk kawasan Indonesia timur.
“Tahun ini dengan bangga kami perkenalkan data center DCI E2 Surabaya, fasilitas data center terbaru kami di kota terbesar kedua di Indonesia dengan kapasitas 9 MW,” ujar Indri dalam konferensi pers daring, Senin (30/3/2026).
“Pembangunan gedung ini berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 12 bulan, bukti keunggulan time to market di industri pusat data. Konstruksi DCI E2 Surabaya telah selesai pada kuartal IV tahun 2025 dan siap beroperasi pada semester I tahun 2026,” lanjut dia.
Baca juga: Digital Edge Investasi Rp 72 Triliun Bangun Data Center 500MW di Bekasi
Saat ini, DCII mengoperasikan platform pusat data dengan kapasitas layanan 128 MW. Fasilitas tersebar di H1 Campus Cibitung, H2 Karawang, E1 Jakarta, dan E2 Surabaya.
Total potensi kapasitas mencapai 2.000 MW.
“Alhamdulillah kami berhasil mempertahankan 100 persen power uptime secara konsisten selama 13 tahun sejak awal beroperasi. Sampai dengan saat ini platform kami merupakan yang terbesar di Indonesia dengan total potensi kapasitas hingga 2.000 MW, tersebar di empat lokasi strategis,” ujar Indri.
DCII juga mengusung konsep cloud and carrier neutral. Model ini memberi akses langsung ke berbagai ekosistem digital global.
Pelanggan dapat terhubung ke penyedia layanan cloud, industri keuangan, perusahaan teknologi, hingga operator jaringan.
“Sebagai data center yang cloud and career neutral pertama di Indonesia, DCI menghubungkan langsung pelanggan ke ekosistem yang cukup luas termasuk major cloud provider, industri keuangan, konten digital, enterprise, hingga penyedia jaringan,” kata dia.
Baca juga: Laba Bersih DCII Tembus Rp 1 Triliun di 2025, Tumbuh 25,7 Persen
Hingga kini, DCII melayani lebih dari 270 pelanggan. Komposisinya mencakup enam penyedia cloud global, lima platform media sosial dan e-commerce besar, lebih dari 100 institusi keuangan, lebih dari 60 pelanggan enterprise dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta lebih dari 80 penyedia jaringan.
Ekosistem ini memperkuat peran DCII dalam mendukung operasional digital berbagai sektor.
Pada 2025, DCII juga merampungkan pusat data JK6 di H1 Campus Cibitung. Fasilitas ini memiliki kapasitas 36 MW dan selesai dalam waktu kurang dari 12 bulan.
Proyek tersebut melibatkan sekitar 3 juta jam kerja aman dan dikerjakan kontraktor lokal.
Indri menilai ekspansi berkelanjutan mencerminkan komitmen perusahaan. Fokus diarahkan pada penyediaan infrastruktur digital yang siap menghadapi kebutuhan masa depan.
“Pencapaian ini menegaskan keunggulan time to market perseroan dalam melaksanakan ekspansi DCI platform dalam rangka memenuhi permintaan pelanggan,” ujar Indri.
Tag: #dcii #operasikan #data #center #surabaya #semester #2026 #perkuat #jaringan #timur