Penjualan Multivision Plus (RAAM) Rp 180,96 M, Siap Ekspansi 50 Bioskop Baru
– PT Tripar Multivision Plus Tbk (RAAM) membukukan penjualan neto sebesar Rp 180,96 miliar sepanjang tahun buku 2025, turun dibandingkan Rp229,34 miliar pada tahun sebelumnya.
Penurunan ini disebut mencerminkan jadwal perilisan film dan siklus monetisasi, serta portofolio konten yang lebih selektif sepanjang 2025.
Sepanjang periode tersebut, perseroan juga tidak memproduksi sinetron maupun web series, yang turut menekan monetisasi library dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca juga: Multivision Plus (RAAM) dan Folago (IRSX) Sepakati Investasi Produksi Film Layar Lebar
Ilustrasi menonton TV, program TV, stasiun TV.
Meski demikian, kinerja mulai menunjukkan pemulihan memasuki kuartal I 2026. Hal ini ditandai dengan keberhasilan RAAM memasok satu judul sinetron ke stasiun televisi free-to-air (FTA) serta diperolehnya kontrak penyediaan library dengan nilai lebih dari Rp 45 miliar.
Dari sisi profitabilitas, rugi bersih perseroan tercatat menyempit signifikan menjadi Rp 54,30 miliar, dibandingkan Rp 178,77 miliar pada 2024.
Selain itu, RAAM juga membukukan arus kas operasi positif sebesar Rp 16,97 miliar. Capaian ini mencerminkan pengelolaan modal kerja yang lebih ketat serta monetisasi portofolio konten yang berkelanjutan.
Dari sisi neraca, total liabilitas perseroan tercatat sebesar Rp 404,65 miliar, dengan ekuitas mencapai Rp 1,30 triliun per 31 Desember 2025. Rasio utang terhadap ekuitas berada di kisaran 0,23 kali.
Baca juga: Aktor Ario Bayu Jadi Dirut Tripar Multivision Plus (RAAM)
Direktur Keuangan RAAM Vikas Chand Sharma mengatakan, tahun 2025 merupakan periode konsolidasi bagi perseroan.
“2025 merupakan tahun konsolidasi bagi RAAM. Kinerja keuangan kami dipengaruhi oleh jadwal perilisan dan pengakuan biaya yang lebih tinggi, namun kami berhasil membuat kemajuan nyata dalam memperkuat fondasi operasional dan disiplin keuangan perseroan,” ujar Vikas dalam siaran pers, Rabu (1/4/2026).
Ilustrasi film, industri film.
Sepanjang tahun, RAAM tetap menjalankan strategi jangka panjang sebagai platform hiburan terintegrasi.
Perseroan menjaga keaktifan jalur produksi konten, memperluas distribusi ke pasar internasional, serta melanjutkan ekspansi jaringan Platinum Cineplex ke berbagai kawasan yang sedang berkembang.
Baca juga: Raam Punjabi Tambah Kepemilikan Saham di Tripar Multivision Plus (RAAM)
Selain itu, RAAM juga mengembangkan ekosistem melalui berbagai inisiatif strategis, termasuk kolaborasi dengan IRSX serta investasi yang mencakup konten, distribusi, dan eksibisi.
Ke depan, perseroan berencana meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa terkait rencana Penawaran Umum Terbatas (rights issue).
Dana yang diperoleh dari aksi korporasi tersebut akan digunakan untuk memperkuat permodalan serta mendanai ekspansi segmen eksibisi, khususnya pembangunan lebih dari 50 lokasi Platinum Cineplex baru di berbagai wilayah Indonesia.
Langkah ini disebut mencerminkan keyakinan perseroan terhadap pertumbuhan permintaan bioskop, terutama di pasar tier-2 dan tier-3 yang dinilai masih belum terlayani secara optimal.
Baca juga: Aktor Ario Bayu Ditunjuk Jadi VP Tripar Multivision Plus (RAAM)
“Kami tetap optimis terhadap potensi pertumbuhan jangka panjang industri hiburan Indonesia. RAAM berada pada posisi yang tepat untuk memanfaatkan meningkatnya permintaan terhadap konten lokal dan terus berkembangnya infrastruktur bioskop di seluruh penjuru negeri,” kata Vikas.
Tag: #penjualan #multivision #plus #raam #18096 #siap #ekspansi #bioskop #baru