Gendong Anak Usaha Astra, Darya Varia (DVLA) Luncurkan Alkes Berbasis Digital
- PT Darya Varia Laboratoria Tbk (DVLA) dan PT Astra Komponen Indonesia (ASKI) meluncurkan alat kesehatan atau alkes berbasis teknologi digital.
Produk tersebut dinilai ikut memperkuat kemandirian sektor kesehatan nasional.
Peluncuran tersebut berlangsung di fasilitas manufaktur ASKI dan diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, Rabu (1/4/3026).
Dari enam alat kesehatan yang diluncurkan ASKI, dua di antaranya merupakan hasil kolaborasi dengan Darya Varia, yakni DiViLab Optima (4 in 1) dan DiViLab Core (3 in 1).
Presiden Direktur Darya Varia, Ian Kloer mengatakan perangkat DiViLab Optima (4 in 1) merupakan alat kesehatan multifungsi pertama di Indonesia yang mengintegrasikan pengukuran tekanan darah (tensimeter), gula darah, kolesterol, dan asam urat dalam satu perangkat berbasis AI dan IoT, sehingga memungkinkan pemantauan kesehatan yang lebih komprehensif, terhubung, dan berkelanjutan.
Sementara itu, DiViLab Core (3 in 1) menghadirkan solusi praktis untuk pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat secara akurat dan efisien.
“Kolaborasi dengan ASKI mencerminkan komitmen kami dalam menghadirkan inovasi alat kesehatan dalam negeri yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia,” ujar Ian Kloer lewat keterangan pers, Kamis (2/4/2026).
Kedua perangkat itu dilengkapi berbagai fitur seperti health trend monitoring untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan secara berkala.
Lalu, AI predictive analytics untuk memberikan insight dan prediksi berbasis data, serta caregiver support yang memungkinkan anggota keluarga atau tenaga kesehatan memantau kondisi pengguna secara real-time.
Adapun, pengembangan DiViLab Optima dan DiViLab Core merupakan langkah strategis menghadirkan solusi monitoring kesehatan berbasis teknologi yang mendukung program kesehatan nasional, khususnya dalam meningkatkan kesadaran dan akses terhadap screening mandiri.
Sejak melakukan diversifikasi ke sektor alat kesehatan, ASKI telah mengembangkan lebih dari 30 jenis produk dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai kisaran 40–59 persen.
Hal ini sejalan dengan peningkatan pemanfaatan alat kesehatan dalam negeri yang terus menunjukkan tren positif.
Produk alat kesehatan di Tanah Air kini memiliki kapabilitas dan reliability yang mampu bersaing, bahkan tidak kalah dengan produk luar negeri, baik dari sisi kualitas, teknologi, maupun keandalan penggunaan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat.
Sebagai perusahaan yang terus bertransformasi menjadi integrated healthcare solution provider, ia memastikan Darya Varia mengambil peran lebih luas dalam mengintegrasikan kapabilitas farmasi, teknologi, dan data untuk menghadirkan solusi kesehatan yang holistik.
Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat posisi Darya Varia sebagai partner of choice, tidak hanya dalam menghadirkan produk, tetapi juga dalam membangun kapabilitas, mempercepat adopsi teknologi kesehatan, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi sistem kesehatan nasional.
Ke depan, Darya Varia dan ASKI terus memperluas pengembangan solusi alat kesehatan berbasis teknologi digital untuk mendukung peningkatan akses, kualitas, dan keberlanjutan layanan kesehatan di Indonesia, sejalan dengan agenda transformasi kesehatan nasional.
Baca juga: Beurer Siapkan Kendal Jadi Basis Produksi, Incar Pasar Alkes RI dan Regional
Tag: #gendong #anak #usaha #astra #darya #varia #dvla #luncurkan #alkes #berbasis #digital