PPIH 2026 Bertugas Layani Jemaah Haji Indonesia, Wamenhaj: Tak Perlu Flexing
Wamenhaj Dahnil Anzar memberangkatkan petugas haji, 17 April 2026.(Phytag Kurniati/Kompas.com)
12:04
17 April 2026

PPIH 2026 Bertugas Layani Jemaah Haji Indonesia, Wamenhaj: Tak Perlu Flexing

- Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) 2026 tengah melaksanakan tugas negara.

Hal ini disampaikannya langsung dihadapan PPIH 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Diharapkan PPIH 2026 menyiapkan kondisi fisik, mental, rohani, serta mengelola emosi guna menyukseskan calon jemaah haji Indonesia beribadah di Tanah Suci.

"Kita siap menyukseskan Haji 2026. Kesiapan mental menjadi penting, termasuk kemampuan mengelola emosi, agar kekuatan fisik yang kita miliki benar-benar ditopang oleh kekuatan rohani yang siap," jelas Dahnil dikutip dari Kompas.com, Jumat (17/4/2026).

Baca juga: Cara Daftar IMEI untuk Jemaah Haji yang Bawa Pulang HP dari Luar Negeri

PPIH merupakan ujung tombah suksesnya pelayanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Pemerintah memberangkatkan ratusan PPIH untuk bertugas di sana untuk melayani segala kebutuhan jemaah haji Indonesia dengan penuh tanggung jawab.

"Niatkan pelepasan ini bahwa kita semua sedang menunaikan ibadah melalui peran sebagai petugas haji yang melayani jemaah agar mereka dapat menjalankan ibadah dengan baik. Ini adalah misi suci, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, agama, dan bangsa," tegas Dahnil.

Baca juga: Jemaah Haji Indonesia Nikmati Bebas Pajak dan Bea Masuk Barang Kiriman

Fokus ke tugas

Dahnil menegaskan jika PPIH harus fokus pada tugas di Arab Saudi yakni mendampingi jemaah haji Indonesia.

Untuk itulah jangan kebanyakan pamer alias flexing di media sosial.

"Saya berharap teman-teman petugas itu fokus pada tugasnya untuk mendampingi dan menjaga jemaah. Jadi tidak perlu tadi flexing segala macam, pamer kegiatan," jelas Dahnil.

Baca juga: Bawa Uang Tunai Rp 100 Juta atau Lebih, Jemaah Haji Wajib Lapor ke Bea Cukai

Akan tetapi bila unggahan di media sosial untuk menyebarkan informasi penting mengenai seluk beluk penyelenggaran haji khususnya bagi jemaah Indonesia, maka dipersilahkan.

Hal ini untuk mempermudah jemaah dan keluarganya di tanah air mendapatkan informasi terkini.

"Tapi kalau untuk syiar, saya pikir kami mendorong mereka untuk syiar artinya mengabarkan, syiar mengedukasi bahkan kami menganjurkan seluruh petugas melakukan edukasi via sosial media, kabar-kabar baik. Kemudian memastikan informasi yang baik dan dibutuhkan oleh jemaah itu sampai ke jemaah dan keluarganya," jelasnya.

Baca juga: Kemenhaj Fokus Tingkatkan Keamanan dan Keselamatan Jemaah Haji Indonesia 2026

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Wamenhaj Dahnil Ingatkan Petugas Haji Tidak Pamer di Tanah Suci" dan "Wamenhaj Ingatkan PPIH Jelang Haji 2026: Ini Bukan Sekadar Tugas, tapi Misi Suci"

Tag:  #ppih #2026 #bertugas #layani #jemaah #haji #indonesia #wamenhaj #perlu #flexing

KOMENTAR