''Traveling'' Naik Kereta Api, Kaum Hawa Bisa Nikmati Fitur ''Female Seatmap''
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan inovasi layanan melalui fitur Female Seat Map di aplikasi Access by KAI sebagai upaya meningkatkan kenyamanan dan rasa aman bagi penumpang perempuan.
Fitur ini memungkinkan pengguna perempuan untuk melihat peta kursi secara lebih informatif saat memilih tempat duduk pada perjalanan kereta api antarkota.
Melalui fitur tersebut, kursi yang telah dipesan oleh penumpang perempuan akan ditandai dengan warna merah muda (pink), sementara kursi yang ditempati penumpang laki-laki ditampilkan dalam warna abu-abu.
Dengan penanda ini, penumpang perempuan dapat memilih kursi yang berdekatan atau berada di area yang sama dengan sesama perempuan, sehingga perjalanan terasa lebih nyaman.
Baca juga: KAI Layani 128 Juta Penumpang Kuartal I 2026, Naik Hampir 10 Persen
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa layanan yang terus berkembang diarahkan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin beragam.
“KAI terus menghadirkan layanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas ramah perempuan, akses ramah anak, hingga sarana ramah disabilitas,” ujar Anne dalam keterangan resmi, Senin (20/4/2026).
Anne mengatakan, berbagai fasilitas ramah perempuan juga telah tersedia, seperti kereta khusus wanita di Commuter Line dan LRT Jabodebek pada waktu tertentu, serta pemisahan toilet pria dan wanita di kereta jarak jauh.
Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan perempuan juga dapat memilih tempat duduk berdekatan dengan sesama perempuan melalui fitur female seat map.
Bagi ibu hamil, tersedia kursi prioritas, loket khusus, hingga pin ibu hamil. Di stasiun, KAI menyediakan 120 ruang laktasi untuk mendukung kenyamanan selama perjalanan.
Untuk pelanggan yang membawa anak, tersedia kids play area di sejumlah stasiun, tempat duduk prioritas, serta jalur evakuasi yang ramah keluarga. Sementara bagi penyandang disabilitas, berbagai fasilitas seperti guiding block, ramp, lift di stasiun besar, hingga kursi prioritas di Commuter Line terus diperkuat.
Dari sisi keamanan, KAI juga meningkatkan sistem pengawasan melalui penguatan standar operasional, integrasi Command Center dengan Contact Center, serta pemanfaatan CCTV Analytics di stasiun dan kereta.
“Kami terus memperkuat sistem dan pengawasan, sekaligus mengajak pelanggan untuk saling menjaga ruang bersama agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tambah Anne.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, terdapat 20 keluhan terkait pelecehan seksual di layanan Commuter Line. Data ini menjadi perhatian untuk terus melakukan perbaikan, termasuk melalui penegakan aturan yang tegas serta pendampingan kepada korban hingga proses hukum berjalan.
“Perjalanan yang aman hadir dari sistem yang terjaga dan kepedulian bersama. Kami ingin setiap pelanggan merasa lebih tenang sejak berangkat hingga tiba di tujuan,” jelas Anne.
“KAI terus menjaga kualitas layanan dengan menghadirkan fasilitas yang mendukung rasa aman dan kenyamanan pelanggan,” tegas dia.
Sepanjang Januari hingga Maret 2026, KAI Group melayani 128 juta pelanggan, meningkat 9,97 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka ini menunjukkan bagaimana kereta api semakin menjadi pilihan dalam berbagai kebutuhan perjalanan.
Layanan KA Jarak Jauh dan Lokal melayani 14,5 juta pelanggan, meningkat 18,4 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara itu, Commuter Line melayani 101,3 juta pelanggan, meningkat 8,11 persen.
Pertumbuhan juga terlihat pada berbagai layanan lainnya. LRT Jabodebek melayani 7,7 juta pelanggan, KAI Bandara 1,7 juta pelanggan, LRT Sumsel 1 juta pelanggan, Whoosh 1,4 juta pelanggan, serta KA Makassar–Parepare 75.421 pelanggan.
Tag: #traveling #naik #kereta #kaum #hawa #bisa #nikmati #fitur #female #seatmap