IHSG Rabu Melemah, Dana Asing Rp 1,04 Triliun Keluar
Pekerja berjalan melewati refleksi layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (2/2/2026). (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin)
05:56
23 April 2026

IHSG Rabu Melemah, Dana Asing Rp 1,04 Triliun Keluar

- Tekanan jual investor asing terhadap saham-saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi katalis utama pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kembali turun pada perdagangan Rabu (22/4/2026), sekaligus memperpanjang tren koreksi menjadi tiga hari berturut-turut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan jual bersih atau net sell sebesar Rp 827,42 miliar di seluruh pasar.

Tekanan terbesar terjadi di pasar reguler dengan nilai jual asing Rp 1,04 triliun, sementara di pasar negosiasi terdapat ada net buy atau beli bersih asing senilai Rp 212,58 miliar.

Arus keluar dana asing tampak terkonsentrasi pada saham-saham perbankan jumbo.

Baca juga: Investor Ritel Wajib Tahu Kriteria Saham HSC, Apa.Saja?

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi saham dengan net sell terbesar atau sekitar Rp 404,9 miliar, diikuti PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp 165,6 miliar, serta PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 110 miliar.

Pergerakan saham-saham perbankan berkapitalisasi besar tampak belum mampu keluar dari tekanan, meskipun mulai menunjukkan tanda-tanda penahanan pelemahan pada perdagangan Rabu.

Saham BMRI ditutup menguat tipis ke level 4.750 atau naik 1,06 persen.

Sepanjang sesi perdagangan, BMRI bergerak dalam rentang sempit dengan kecenderungan konsolidasi, sempat menyentuh posisi tertinggi di 4.770.

Saham BBRI masih melanjutkan tren pelemahan.

BBRI turun 0,92 persen ke level 3.240.

Tekanan serupa juga terlihat pada saham BBCA yang melemah 0,77 persen ke level 6.450.

Pergerakan BBCA cenderung sideways di area bawah, dengan beberapa kali percobaan naik yang gagal bertahan.

Di sisi lain, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham berbasis komoditas dan energi.

PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) mencatatkan net buy terbesar dengan nilai Rp 112,8 miliar, disusul PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) Rp 112,1 miliar, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) senilai Rp 93,3 miliar.

Secara agregat, IHSG pada perdagangan Rabu menunjukkan tekanan yang masih cukup dominan, tecermin dari penutupan di level 7.541,61 atau turun 0,24 persen.

Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang yang relatif terbatas, dengan level tertinggi di 7.578,05 dan sempat menyentuh titik terendah di 7.513,94.

Dari sisi likuiditas, aktivitas perdagangan tergolong tinggi dengan volume 49,44 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp 18,14 triliun.

Frekuensi transaksi juga hampir menyentuh 3 juta kali.

Menariknya, jumlah saham yang menguat lebih banyak, yakni 440 saham, dibandingkan dengan 240 saham yang melemah dan 141 saham stagnan.

Baca juga: IHSG Ditutup di Zona Merah, Turun 0,24 Persen ke Level 7.541,61

Tag:  #ihsg #rabu #melemah #dana #asing #triliun #keluar

KOMENTAR