Bahana Sekuritas Raih Pengakuan Global Lewat Transaksi Sukuk
Perwakilan Bahana Sekuritas menerima penghargaan IFN Awards di Kuala Lumpur, Malaysia.(DOK. BAHANA SEKURITAS)
16:24
4 Mei 2026

Bahana Sekuritas Raih Pengakuan Global Lewat Transaksi Sukuk

Bahana Sekuritas meraih pengakuan global melalui penghargaan IFN Corporate Finance Deal of the Year 2025 atas transaksi sukuk Global Mediacom senilai Rp 550 miliar. Capaian ini menegaskan peran pasar modal sebagai alternatif pembiayaan korporasi nasional.

Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang IFN Awards di Kuala Lumpur, Malaysia, dan diterima oleh Head of Investment Banking Capital Market Bahana Sekuritas Adela Munir sebagai perwakilan perusahaan.

“Penghargaan ini merupakan refleksi dari komitmen kami dalam menghadirkan solusi pasar modal yang relevan, inovatif, dan berdampak bagi klien,” ujar Direktur Utama Bahana Sekuritas Reza Benito Zahar, melalui keterangan pers, Senin (4/4/2026).

“Di Bahana Sekuritas, kami percaya bahwa kepercayaan dibangun melalui konsistensi dalam kualitas eksekusi serta kedalaman pemahaman terhadap kebutuhan klien,” lanjut dia.

Reza menambahkan, capaian ini memperkuat peran perusahaan dalam mendukung penguatan pasar modal Indonesia.

“Pencapaian ini semakin memperkuat peran kami dalam mendukung penguatan pasar modal Indonesia sebagai fondasi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” kata dia.

Baca juga: Bahana Sekuritas Luncurkan Bahana DXtrade: Platform Investasi Multi Aset Terbaru

Peran Pasar Modal dalam Pembiayaan

Penghargaan ini mencerminkan kapabilitas Bahana Sekuritas dalam menghadirkan solusi pembiayaan yang relevan dan kompetitif, sekaligus memperkuat peran strategisnya dalam pengembangan pasar modal Indonesia.

Transaksi sukuk Global Mediacom menjadi salah satu contoh pemanfaatan instrumen pasar modal untuk mendorong pertumbuhan sektor korporasi nasional. Instrumen ini dinilai mampu memperluas alternatif pendanaan di luar pembiayaan konvensional.

Sebagai bagian dari Indonesia Financial Group (IFG), Bahana Sekuritas memiliki mandat untuk memperkuat ekosistem keuangan nasional, termasuk meningkatkan kedalaman pasar dan memperluas akses pembiayaan.

Baca juga: Henan Asset Gandeng Bahana Sekuritas, Perluas Akses Reksa Dana ke Investor Ritel

Pengakuan Global dan Strategi ke Depan

IFN Deals of the Year Awards merupakan salah satu penghargaan bergengsi dalam industri keuangan syariah global. Ajang yang digelar sejak 2006 ini menjadi tolok ukur kualitas, inovasi, dan dampak transaksi keuangan syariah di tingkat internasional.

Setiap tahun, institusi keuangan dari berbagai kawasan seperti Timur Tengah, Asia, dan Eropa mengikuti seleksi ketat, dengan hanya satu pemenang untuk tiap kategori secara global.

Ke depan, Bahana Sekuritas menyatakan akan terus memperkuat perannya dalam menghadirkan solusi pembiayaan terintegrasi, memperluas akses bagi pelaku usaha nasional, serta mendorong inovasi di pasar modal.

Didirikan pada 1989, Bahana Sekuritas merupakan perusahaan efek yang menyediakan layanan investment banking, financial advisory, brokerage, serta riset. Perusahaan ini juga memiliki jaringan distribusi yang menjangkau investor domestik maupun internasional, termasuk ritel, serta didukung platform digital Bahana DXtrade sebagai kanal akses investasi.

Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, Bahana Sekuritas terlibat dalam berbagai transaksi pasar modal berskala besar di Indonesia, sekaligus menjadi mitra strategis bagi korporasi, investor, dan pemangku kepentingan dalam pengembangan pasar modal nasional.

Baca juga: Obligasi dan Sukuk Ramai Masuk BEI Awal Januari 2026

Pemerintah Genjot Lelang Sukuk, Targetkan Pembiayaan APBN 2026

Di tengah penguatan peran sukuk korporasi di pasar modal, pemerintah juga terus mengoptimalkan instrumen serupa sebagai sumber pembiayaan negara. Hal ini tercermin dari rencana lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau sukuk negara yang menjadi bagian strategi pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Pemerintah menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 12 triliun melalui lelang yang akan digelar pada Selasa (21/4/2026). Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyebut target tersebut bersifat fleksibel.

"Partisipasi dalam lelang dapat dilakukan oleh investor individu maupun institusi melalui Dealer Utama yang telah ditunjuk pemerintah," tulis keterangan tertulis Kementerian Keuangan, Senin (20/4/2026).

Baca juga: Pemerintah Bidik Rp 12 Triliun dari Lelang Sukuk Negara Pekan Ini

Selain itu, Bank Indonesia dan Lembaga Penjamin Simpanan juga dapat mengikuti lelang sesuai ketentuan. Penyerapan dana bahkan berpotensi mencapai hingga 200 persen dari target awal, bergantung pada kondisi pasar dan minat investor.

Lelang akan menawarkan delapan seri sukuk, terdiri dari tiga seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS), dengan tenor bervariasi mulai Juni 2026 hingga Desember 2049.

Salah satu instrumen yang kembali dilelang adalah Green Sukuk seri PBSG002, yang menjadi bagian dari komitmen pendanaan proyek ramah lingkungan.

Baca juga: Sukuk Ritel SR024 Sudah Bisa Dibeli, Kupon hingga 5,9 Persen

Pelaksanaan lelang dilakukan secara terbuka menggunakan metode harga beragam (multiple price) dengan Bank Indonesia sebagai agen lelang. Penawaran dibuka pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB, hasil diumumkan pada hari yang sama, dan penyelesaian transaksi dijadwalkan pada 23 April 2026.

Dalam penerbitannya, pemerintah menggunakan akad syariah Ijarah Sale and Lease Back untuk SPN-S dan Ijarah Asset to be Leased untuk PBS, sesuai fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Aset dasar sukuk berasal dari Barang Milik Negara serta proyek dalam APBN 2026 yang telah disetujui DPR, dengan fleksibilitas jumlah penerbitan mengikuti kebutuhan pembiayaan dan dinamika pasar.

Tag:  #bahana #sekuritas #raih #pengakuan #global #lewat #transaksi #sukuk

KOMENTAR