PGN Hadirkan Panggung Batik untuk Anak Disabilitas dan UMKM
Ruang kreatif yang disediakan bagi anak-anak disabilitas dalam ajang Batik Bordir & Aksesoris Fair 2026 yang digelar di Surabaya pada 6-10 Mei 2026.(Dok. PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN))
18:52
13 Mei 2026

PGN Hadirkan Panggung Batik untuk Anak Disabilitas dan UMKM

- PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk atau PGN mendorong pemberdayaan UMKM melalui penyediaan ruang kreatif bagi anak-anak disabilitas untuk menciptakan karya batik.

Komitmen itu diwujudkan dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan menggandeng UMKM binaan Zaliva pada ajang Batik Bordir & Aksesoris Fair 2026 yang digelar di Surabaya sepanjang 6-10 Mei 2026.

Dalam kegiatan itu, PGN menghadirkan ruang kreatif bagi anak-anak disabilitas untuk terlibat langsung dalam aktivitas membatik sekaligus berpartisipasi dalam pameran UMKM, sehingga mereka dapat menyalurkan kreativitas dan meningkatkan kepercayaan diri.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan bahwa program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun ekosistem pemberdayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Sehingga tidak semata berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penciptaan kesempatan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat.

"PGN percaya bahwa setiap anak memiliki potensi dan kesempatan yang sama untuk berkembang. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan ruang yang inklusif agar anak-anak disabilitas dapat menyalurkan kreativitas, membangun rasa percaya diri, serta memiliki peluang untuk lebih mandiri melalui karya yang mereka hasilkan," ujar Fajriyah dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Baca juga: Maxim Gratiskan BPJS Ketenagakerjaan bagi Mitra Disabilitas

Selama pameran berlangsung, lima anak disabilitas dari Rumah Anak Prestasi ikut ambil bagian dalam demo membatik di booth UMKM PGN. Mereka yang terdiri dari anak tuna rungu, tuna grahita, dan tuna daksa turut berinteraksi langsung dengan pengunjung pameran.

Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari upaya PGN untuk memberikan pengalaman nyata kepada anak disabilitas bahwa karya mereka memiliki nilai dan dapat diapresiasi oleh masyarakat luas.

"Kami ingin memberikan pengalaman yang lebih luas bagi anak-anak disabilitas untuk berani tampil, menunjukkan hasil karya mereka, dan merasakan bahwa karya yang mereka buat memiliki nilai serta mendapat apresiasi dari masyarakat," jelas dia.

Selain melibatkan anak disabilitas, PGN juga menghadirkan lima UMKM binaan unggulan dari Garut, Padang, Palembang, Tangerang, dan Depok. Kehadiran UMKM lintas daerah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan daya saing usaha lokal.

Hingga 2026, PGN mencatat telah membina ratusan UMKM di berbagai daerah sebagai bagian dari strategi penguatan ekonomi berbasis inklusivitas dan keberlanjutan, sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Baca juga: Kisah Hawien Wilopo, Sukses Bisnis Batik Lasem Beromzet Ratusan Juta

Pemilik UMKM binaan Zaliva, Zaliva, Zakiyah Fitri, menyampaikan apresiasi atas dukungan PGN yang membuka ruang lebih luas bagi anak disabilitas untuk berkarya.

"Anak-anak disabilitas memiliki kreativitas dan semangat belajar yang luar biasa. Dengan dukungan PGN, mereka mendapatkan ruang untuk berkarya sekaligus merasakan langsung apresiasi dari masyarakat," ujar Zakiyah.

Saat ini, sekitar 30 anak disabilitas telah mengikuti pelatihan keterampilan bersama Zaliva, mulai dari membatik hingga pembuatan kerajinan tangan. Program tersebut diharapkan dapat membuka peluang kemandirian ekonomi di masa depan.

Ke depan, PGN dan Zaliva berkomitmen melanjutkan program pelatihan secara berkelanjutan untuk memperkuat peran UMKM sebagai penggerak ekonomi inklusif di masyarakat.

Tag:  #hadirkan #panggung #batik #untuk #anak #disabilitas #umkm

KOMENTAR