Momen Genting di Balik Penyelamatan Kru F-15 AS, Sempat Ditembaki Iran
- Evakuasi kru pesawat tempur F-15E menjadi salah satu upaya pencarian dan penyelamatan paling kompleks yang dilakukan Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) di wilayah musuh.
Sebelumnya, jet tempur yang diidentifikasi sebagai F-15E milik AS ditembak jatuh di Iran oleh sistem pertahanan udara barunya pada Jumat (3/4/2026).
Jet tempur F-15E tersebut dikendarai oleh dua awak, yakni seorang pilot dan petugas sistem persenjataan.
Begitu mendapat kabar tentang hilangnya sebuah pesawat jet F-15E, tim pencarian dan penyelamatan AS segera bertindak.
Baca juga: Cara AS Temukan Kru F-15 yang Hilang di Iran, Andalkan CIA dan Unit Khusus
Menurut laporan Wall Street Journal (WSJ), Minggu (5/4/2026), upaya tersebut melibatkan pesawat pengisian bahan bakar dan kargo C-130 serta helikopter H-60.
Dalam video yang diverifikasi WSJ, armada penyelamatan tersebut lepas landas kemudian mulai terbang rendah dan lambat di atas perbukitan yang ditutupi semak belukar di Iran.
Ini menjadi operasi yang sangat berisiko karena pesawat terbang rendah dan lambat rentan terhadap tembakan darat atau senjata antipesawat.
Dalam misi penyelamatan khas di atas helikopter, pasukan elite dengan senapan mesin yang terpasang di pintu akan memindai area sekitar saat helikopter menuju lokasi yang diyakini sebagai tempat jatuhnya awak F-15E.
Baca juga: Iran Klaim Hancurkan Hercules C-130 Pencari Pilot F-15, Cerita AS Beda Versi
Jika helikopter diserang, tugas penembak di pintu adalah mengamankan zona pendaratan dan kemudian menyelamatkan awak yang jatuh.
Dalam video yang juga telah diverifikasi, terlihat pesawat C-130 mengisi bahan bakar dua helikopter sekaligus.
Dalam video lain, pihak Iran terlihat menembakkan senjata ke udara, mencoba menjatuhkan helikopter AS yang terlibat dalam operasi penyelamatan.
Sebelum tengah hari pada hari Jumat, sekretaris pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan presiden sedang memantau situasi tersebut.
Seorang awak yang merupakan pilot F-15 berhasil diselamatkan oleh pasukan AS pada Jumat (3/4/2026).
Baca juga: AS-Iran Balapan Cari Pilot F-15 yang Jatuh, Kenapa Harus Adu Cepat?
Kru kedua jet tempur F-15 berhasil diselamatkan
Gambar kursi pelontar jet tempur F-15E. Detik-detik Operasi Penyelamatan Pilot Jet Tempur F-15E AS Setelah 2 Hari Hilang
Pada Minggu (5/4/2026), muncul berita bahwa pasukan AS telah berhasil menyelamatkan kru kedua jet tempur F-15 yang merupakan petugas sistem persenjataan.
Operasi penyelamatan sejak Sabtu (4/4/2026) dilakukan oleh unit komando khusus dengan dukungan udara yang besar.
Media AS Axios melaporkan, dua awak jet tempur F-15 sama-sama melakukan kontak melalui sistem komunikasi setelah melontarkan diri dari pesawat pada Jumat (3/4/2026).
Seorang pejabat senior pemerintahan mengatakan kepada Axios bahwa sebelum menemukan awak kedua, CIA melancarkan kampanye penipuan.
Baca juga: Bukan F-35, Jet Tempur AS yang Jatuh di Iran adalah F-15
Mereka menyebarkan kabar di Iran bahwa pasukan AS telah menemukannya dan sedang berupaya melakukan evakuasi melalui jalur darat.
Sementara itu, CIA menggunakan "kemampuan khas" untuk mencarinya kemudian melaporkan lokasi penemuan kepada Pentagon, militer AS, dan Gedung Putih.
Mendapat laporan tersebut, Presiden AS Donald Trump langsung memerintahkan misi penyelamatan segera.
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) sempat mengirim pasukan ke lokasi untuk mencoba mencegah operasi penyelamatan.
Namun, jet-jet Angkatan Udara AS melakukan serangan terhadap pasukan Iran untuk mencegah mereka mencapai wilayah tersebut.
Baca juga: Beda Nasib 3 Pilot F-15 AS yang Jatuh, Kru Wanita Langsung Disambut Hangat
Pada akhirnya, awak jet tempur F-15 tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, yang dikonfirmasi langsung oleh Trump.
Dia mengatakan bahwa perwira tersebut mengalami cedera, tetapi secara keseluruhan kondisinya baik-baik saja.
Trump mengeklaim bahwa penyelamatan dua awak jet F-15 tanpa ada warga AS yang tewas menunjukkan bahwa pihaknya memang memiliki dominasi dan keunggulan udara yang luar biasa.
Namun, penembakan jatuh pesawat F-15E Strike Eagle dan A-10 Thunderbolt II menunjukkan bahwa Teheran masih memiliki kemampuan untuk menghadapi ancaman udara.
Tag: #momen #genting #balik #penyelamatan #sempat #ditembaki #iran