Mau Beli Minyak Rusia Lebih Banyak, Filipina Izin Dulu ke AS
Ilustrasi minyak bumi. (Freepik)
16:18
14 April 2026

Mau Beli Minyak Rusia Lebih Banyak, Filipina Izin Dulu ke AS

- Filipina mengaku sedang meminta izin kepada Amerika Serikat (AS) untuk membeli lebih banyak minyak mentah Rusia, Selasa (14/4/2026).

Langkah diplomatik ini diambil sebagai upaya darurat Manila dalam memperkuat pasokan bahan bakar domestik yang kian langka akibat blokade di Selat Hormuz.

"Kami telah berkomunikasi dengan Departemen Luar Negeri untuk meminta kesempatan lain atau perpanjangan pencabutan embargo," kata Menteri Energi Filipina, Sharon Garin kepada wartawan, dikutip dari AFP, Selasa.

Menurutnya, permintaan tersebut telah secara resmi disampaikan kepada sekutu keamanan Manila sejak lama.

Baca juga: Gagal Capai Kesepakatan, AS Klaim Kantongi Cara Negosiasi Teheran

Satu-satunya kilang minyak Filipina berhasil mendapatkan hampir 2,5 juta barrel bulan lalu setelah setidaknya empat juta barel pengiriman dibatalkan sejak dimulainya perang AS-Israel di Iran.

Bulan lalu, AS melonggarkan beberapa sanksi Rusia untuk memungkinkan negara-negara membeli minyak Moskwa yang sudah berada di laut hingga 11 April guna menstabilkan pasar energi.

Meskipun belum ada tanggapan dari AS, Filipina mengaku sangat optimis untuk mendapatkan kesempatan lain. 

Baca juga: Iran Giliran Beri Izin Kapal Filipina Lewat Selat Hormuz dengan Aman dan Tanpa Biaya

Filipina siapkan opsi lain

Garin menuturkan, Manila akan mencari sumber lain seperti Kolombia, Amerika Serikat, dan Kanada.

"Jika itu tidak berhasil, kami juga memiliki pilihan lain," jelas dia.

"Departemen Energi melihat masalah saat ini bukan hanya sebagai masalah untuk hari ini, minggu depan, atau bulan depan. Ini akan menjadi masalah yang berkepanjangan," sambungnya.

Meskipun negara-negara ini memasok berbagai jenis minyak mentah, Filipina masih dapat menggunakan produk olahan mereka.

Ia menambahkan, Manila juga akan mempertimbangkan pemasok yang lebih dekat seperti Brunei dan India.

"Kami ingin membuka jendela Rusia, tetapi kami menginginkan lebih banyak pilihan. Kami membutuhkan diversifikasi agar tidak bergantung hanya pada satu negara," ujarnya.

Baca juga: Atasi Krisis Energi, Kilang Minyak Filipina Borong 2,5 Juta Barrel Minyak Rusia

Cadangan minyak cukup untuk 50 hari 

Garin menuturkan, Filipina memiliki cadangan minyak bumi yang cukup untuk sekitar 50 hari.

Diketahui, Sekitar 30 persen impor minyak mentah Filipina bergantung pada pasokan yang harus melewati selat tersebut.

Kebutuhan bahan bakar Manila lainnya dipasok dari kilang-kilang di Asia yang juga bergantung pada minyak mentah Timur Tengah.

Krisis pasokan telah menyebabkan harga bahan bakar dalam negeri untuk produk-produk utama seperti solar naik dua kali lipat.

Tag:  #beli #minyak #rusia #lebih #banyak #filipina #izin #dulu

KOMENTAR