China Bantah Tuduhan Dukung Militer Iran, Ancam Balas Tarif AS
Ilustrasi bendera China. (iStockphoto/Fotonen)
16:36
15 April 2026

China Bantah Tuduhan Dukung Militer Iran, Ancam Balas Tarif AS

- Pemerintah China membantah tuduhan Amerika Serikat yang menyebut Beijing memberikan dukungan militer kepada Iran.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian menyatakan, pihaknya tidak akan tinggal diam jika AS menjatuhkan tarif dagang baru berdasarkan laporan yang dianggapnya sebagai rekayasa.

"Jika AS melanjutkan kenaikan tarif terhadap China berdasarkan tuduhan ini, China akan menanggapi dengan tindakan balasan," kata Lin dalam sebuah unggahan di X, dikutip dari Wall Street Journal.

Baca juga: Diblokade Armada Perang AS, Kapal Tanker China Putar Balik di Selat Hormuz

Komentar Lin ini menanggapi tuduhan yang sebelumnya dilontarkan oleh Presiden AS Donald Trump mengenai dugaan dukungan senjata China ke Iran.

Pada Selasa (14/4/2026), Presiden China Xi Jinping menyampaikan pernyataan publik pertamanya mengenai perang Iran.

Ia menuntut semua pihak menghormai hukum internasional dan integritas teritorial negara-negara Teluk. 

Trump dan Xi diperkirakan akan bertemu di Beijing bulan depan, setelah menunda pertemuan puncak tersebut karena Perang Iran.

Baca juga: Cara Diam-diam Iran Akuisisi Satelit Mata-mata China untuk Incar Markas AS

Trump tuduh China pasok senjata Iran

Dalam wawancara dengan Fox Business pada Minggu (12/4/2026), Presiden Trump mengatakan bahwa meskipun ia menyadari adanya laporan berita yang menuduh China memasok rudal ke Iran.

Namun, ia skeptis bahwa Beijing telah melakukannya.

“Saya ragu mereka akan melakukan itu, karena saya memiliki hubungan dan saya pikir mereka tidak akan melakukan itu. Tapi mungkin mereka sedikit melakukannya di awal,” kata Trump. 

“Tetapi jika kita menangkap mereka melakukan itu, mereka akan dikenakan tarif 50 persen, yang merupakan jumlah yang sangat besar,” sambungnya.

Baca juga: China Usul 4 Poin untuk Perdamaian Timur Tengah, Tak Ingin Kembali ke Hukum Rimba

Tuduhan Trump itu berdasarkan informasi intelijen AS.

Dikutip dari CNN, menurut tiga sumber yang mengetahui hal itu, China diduga akan mengirimkan sistem pertahanan udara jenis MANPAD, yakni rudal anti-pesawat yang dapat ditembakkan dari bahu.

Sistem ini dikenal sebagai ancaman asimetris bagi pesawat militer yang terbang rendah, termasuk milik Amerika Serikat selama konflik lima minggu terakhir. 

Dua sumber menyebutkan adanya indikasi bahwa Beijing berupaya menyamarkan asal pengiriman tersebut dengan menyalurkannya melalui negara ketiga.

Intelijen AS juga melihat bahwa Iran kemungkinan memanfaatkan masa gencatan senjata untuk mengisi kembali persenjataan dengan bantuan mitra asing.

Tag:  #china #bantah #tuduhan #dukung #militer #iran #ancam #balas #tarif

KOMENTAR