Intel AS Sebut Mojtaba Khamenei Ada di Balik Layar Perang Iran, Apa Perannya?
- Intelijen Amerika Serikat (AS) menilai pemimpin tertinggi baru Iran Mojtaba Khamenei memainkan peran krusial dalam merumuskan strategi perang bersama para pejabat senior Teheran.
Khamenei sendiri belum terlihat di depan umum sejak ia mengalami luka serius dalam serangan yang menewaskan ayahnya dan beberapa pemimpin militer tertinggi di awal perang.
Dilansir CNN, Sabtu (9/5/2026), menurut beberapa sumber yang mengetahui laporan intelijen tersebut, otoritas atau pembagian wewenang yang tepat dalam rezim masih belum jelas.
Baca juga: Sempat Jadi Teka-teki, Presiden Iran Akhirnya Ungkap Pertemuan dengan Mojtaba Khamenei
Tetapi Mojtaba Khamenei kemungkinan besar ikut membantu mengarahkan bagaimana cara Iran menangani negosiasi dengan AS untuk mengakhiri perang.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengatakan kepada media pemerintah Iran awal pekan ini telah mengadakan pertemuan selama dua setengah jam dengan Khamenei.
Ini menandai pertemuan tatap muka pertama yang dilaporkan antara pejabat tinggi Iran dan pemimpin tertinggi baru negara itu.
Baca juga: Tak Bisa Dinego, Mojtaba Khamenei Berkukuh Pertahankan Nuklir Iran
Mojtaba hanya sesekali dihubungi
Namun ada pendapat berbeda terkait penilaian intelijen AS yang menunjukkan Mojtaba terlibat dalam membantu merumuskan strategi negosiasi Iran.
Seorang sumber yang mengetahui informasi terbaru mengatakan kepada CNN, terdapat bukti yang menunjukkan ia cukup jauh dari proses pengambilan keputusan dan hanya sesekali dapat dihubungi.
Akibatnya, para pejabat senior Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada dasarnya menjalankan operasi bersama dengan Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf, tambah sumber tersebut.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Usir” AS dari Teluk, Klaim Kelola Selat Hormuz demi Kebaikan Kawasan
“Tidak ada indikasi bahwa dia benar-benar memberikan perintah secara berkelanjutan, tetapi tidak ada (juga) yang membuktikan bahwa dia tidak melakukannya,” kata sumber kedua yang mengetahui penilaian intelijen AS, merujuk pada Mojtaba Khamenei.
Menurut informasi, Mojtaba tidak menggunakan perangkat elektronik apa pun untuk berkomunikasi.
Ia hanya berinteraksi dengan mereka yang dapat mengunjunginya secara langsung atau dengan mengirimkan pesan melalui kurir.
Baca juga: Mojtaba Khamenei Sebut AS Menderita Kekalahan Memalukan
Jadi penentu keputusan-keputusan strategis
Mojtaba Khamenei, putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei.
Sebelumnya, Ali Vaez, direktur proyek Iran di International Crisis Group, menyampaikan kepada CNN, terlepas dari apakah Mojtaba berada dalam posisi untuk membantu memimpin pembicaraan, ia masih menjadi penentu keputusan.
“Sistem tersebut memanfaatkannya untuk mendapatkan persetujuan akhir atas keputusan-keputusan strategis yang penting, dan bukan (untuk) taktik-taktik dalam negosiasi.”
“Sistem ini memang sengaja menonjolkan keterlibatan Mojtaba karena hal itu berfungsi sebagai tameng pelindung dari kritik internal… tidak seperti ayahnya yang sering tampil ke publik dan mengomentari perkembangan negosiasi,” tambahnya.
Baca juga: Menhan Israel Sebut Akan Hapus Rezim Khamenei jika Perang Iran Berlanjut
Mojtaba Khamenei diumumkan sebagai pemimpin tertinggi Iran yang baru, beberapa hari setelah serangan AS-Israel yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei.
Tetapi hingga saat ini komunitas intelijen AS belum dapat memastikan keberadaannya secara visual.
Hal tersebut yang kemudian menyebabkan munculnya spekulasi tentang kesehatannya dan perannya dalam struktur kepemimpinan Iran.
Tag: #intel #sebut #mojtaba #khamenei #balik #layar #perang #iran #perannya