WNI Tewas di Jepang, Diduga Ditikam Sesama Warga Indonesia
Ilustrasi jenazah.(Thinkstock)
16:06
5 Juni 2026

WNI Tewas di Jepang, Diduga Ditikam Sesama Warga Indonesia

Seorang perempuan warga negara Indonesia (WNI) berusia 21 tahun bernama Sri Rahayu tewas setelah ditikam di kawasan permukiman Chitose, Hokkaido, Jepang, pada Kamis (4/6/2026) malam.

Polisi setempat menangkap seorang pria WNI berusia 27 tahun yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 21.10 waktu setempat setelah layanan darurat menerima laporan dari seorang pejalan kaki mengenai “seorang pria membawa pisau dapur” di trotoar kawasan Chitose.

Baca juga: China Geram atas Negosiasi Jepang dan Filipina soal Batas Maritim, Disebut Ilegal

Petugas dari Kepolisian Prefektur Hokkaido, Kantor Polisi Chitose, kemudian tiba di lokasi dan menemukan korban mengalami sejumlah luka tusuk, termasuk luka di bagian perut. Korban segera dilarikan ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

Polisi tangkap terduga pelaku

Ilustrasi penangkapan.KOMPAS.COM/Junaedi Ilustrasi penangkapan.

Polisi menangkap seorang pria di lokasi kejadian atas dugaan percobaan pembunuhan.

Terduga pelaku, Mahmudi Agung Laksana Aji, diketahui merupakan warga negara Indonesia berusia 27 tahun yang tinggal di Prefektur Chiba dan bekerja sebagai karyawan paruh waktu.

Menurut polisi, korban dan terduga pelaku diyakini saling mengenal. Dalam pemeriksaan awal, pria tersebut dilaporkan mengakui perbuatannya.

“Saya menikamnya karena saya bermaksud membunuhnya,” kata tersangka kepada polisi, seperti dikutip The Japan News.

Polisi menemukan dua pisau dapur di lokasi kejadian dan melanjutkan penyelidikan dengan mempertimbangkan kemungkinan peningkatan dakwaan menjadi kasus pembunuhan.

Baca juga: Jepang Sukses Uji Mesin Pesawat Hipersonik, Tokyo-AS Cuma 2 Jam

Polisi dan saksi terluka

Saat melakukan penangkapan, seorang petugas polisi mengalami luka sayatan di tangan dan kaki. Seorang pria yang merupakan kenalan korban juga terluka dan dibawa ke rumah sakit.

Keduanya disebut tidak mengalami luka yang mengancam nyawa.

Dinas pemadam kebakaran juga menyampaikan bahwa korban diduga sempat terjatuh dari tangga sebuah gedung apartemen sebelum atau setelah ditikam.

Seorang tetangga yang berusia 50-an tahun menceritakan situasi setelah kejadian.

“Saya melihat seorang perempuan tergeletak di jalan. Kemudian ambulans datang dan petugas darurat sedang melakukan CPR,” ujarnya.

Lokasi kejadian berada di kawasan permukiman sekitar 1,8 kilometer sebelah barat laut Stasiun JR Chitose. Polisi masih menyelidiki motif dan kronologi lengkap kasus tersebut

Baca juga: Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun, Banyak Rumah Kosong

Tag:  #tewas #jepang #diduga #ditikam #sesama #warga #indonesia

KOMENTAR