Iran Bantah Capai Kesepakatan dengan AS, Minta Publik Tak Langsung Percaya Trump
Foto dari Islamic Consultative Assembly News Agency (ICANA) ini memperlihatkan para anggota parlemen Iran berseragam Korps Garda Revolusi (IRGC) meneriakkan Matilah Amerika dalam pertemuan di Teheran, 1 Februari 2026.(ICANA NEWS AGENCY via AFP)
12:42
12 Juni 2026

Iran Bantah Capai Kesepakatan dengan AS, Minta Publik Tak Langsung Percaya Trump

- Iran membantah telah mencapai kesepakatan baru dengan Amerika Serikat (AS) yang disebut-sebut akan segera terwujud antara kedua negara.

Kantor berita Iran, Tasnim, mengingatkan publik agar tidak langsung memercayai pernyataan Presiden AS Donald Trump, sebagaimana dilansir AFP, Jumat (12/6/2026).

Tasnim mencatat, dalam dua bulan terakhir saja, Trump sudah mengumumkan sebanyak 38 kali bahwa kesepakatan antara AS dan Iran sudah di depan mata.

Baca juga: Trump Nyatakan Perang Iran Berakhir, Batalkan Serangan Besar

"Sampai Iran mengumumkan masalah potensi kesepahaman ini, berita apa pun dari Trump mengenai subjek ini harus dianggap sama dengan pesan-pesan sebelumnya," lapor Tasnim.

Senada dengan laporan tersebut, pemerintah Iran pada Jumat secara resmi menegaskan bahwa mereka sama sekali belum mengambil keputusan final mengenai kesepakatan dengan Washington.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menyatakan bahwa proses tersebut masih jauh dari kata selesai.

"Sejauh ini, Iran belum mencapai kesimpulan akhir mengenai kesepakatan tersebut," ujar Baqaei.

Baca juga: Trump Sebut Ada Deal Besar Akhiri Perang Iran, Akan Diteken di Eropa

Diberitakan sebelumnya, Trum mengeklaim ada kesepakatan besar dengan Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.

Trump menyatakan, kesepakatan tersebut bakal ditandatangani di Eropa dalam beberapa hari ke depan.

"Kami baru saja membuat kesepakatan besar dalam perang dengan Iran," ujar Trump kepada wartawan di Ruang Oval, dikutip dari AFP.

Politisi Partai Republik itu menambahkan, kesepakatan tersebut kini hanya tinggal menunggu proses administrasi.

Baca juga: Iran Tunda Lagi Pemakaman Ali Khamenei, Kali Ini Penyebabnya Berbeda

"Tinggal finalisasi dokumen yang seharusnya selesai dalam beberapa hari ke depan, mungkin akan ditandatangani, mungkin di Eropa. Ini hal yang hebat," lanjutnya.

Pengumuman mendadak dari Trump muncul beberapa jam setelah Trump mengancam serangan baru berskala besar terhadap Iran.

Selama berminggu-minggu, Trump yang tampak semakin frustrasi terus menunjukkan sikap plinplan, bergantian antara mengumumkan adanya kesepakatan dan melayangkan ancaman.

Pada Kamis (11/6/2026) pagi contohnya, Trump bersumpah akan melancarkan serangan dahsyat malam itu juga, merebut infrastruktur minyak utama Iran, dan dinilai bakal memicu eskalasi besar.

Baca juga: Trump Mendadak Batal Serang Dahsyat Iran, Klaim Ada Deal Besar

Namun, berselang beberapa jam setelah ancaman keras tersebut, Trump menarik kembali pernyataannya melalui unggahan lain di media sosial.

Dia menyebutkan bahwa poin-poin akhir kesepakatan telah disetujui oleh semua pihak yang terlibat.

"Berdasarkan fakta bahwa diskusi dengan Iran telah dibawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui, saya telah membatalkan serangan dan pemboman yang dijadwalkan terhadap Iran malam ini," ucap Trump.

Baca juga: Lebanon Jadi Ground Zero Krusial bagi Pertahanan Iran

Tag:  #iran #bantah #capai #kesepakatan #dengan #minta #publik #langsung #percaya #trump

KOMENTAR