Bukan Sekadar Malas, Ini Alasan Mental Terasa Lelah setelah Libur Panjang
Setelah libur panjang berakhir, tidak sedikit orang merasa sulit kembali menjalani rutinitas.
Alarm pagi terasa lebih berat didengar, konsentrasi menurun, dan semangat kerja atau belajar belum sepenuhnya pulih.
Kondisi ini sering kali dianggap sekadar rasa malas, padahal dalam banyak kasus ada penjelasan psikologis yang lebih dalam di baliknya.
Fenomena tersebut dikenal sebagai post-holiday blues, yaitu kondisi ketika seseorang mengalami penurunan suasana hati, kelelahan emosional, atau rasa enggan kembali ke aktivitas sehari-hari setelah masa liburan selesai.
Kondisi ini umum terjadi setelah libur panjang, termasuk setelah mudik atau perjalanan yang penuh aktivitas sosial.
Perubahan Ritme Hidup Membuat Mental Perlu Beradaptasi
Selama liburan, pola hidup biasanya berubah cukup drastis. Jam tidur menjadi tidak teratur, aktivitas harian lebih santai, dan tanggung jawab pekerjaan atau akademik sementara ditinggalkan.
Saat libur usai, tubuh dan pikiran harus kembali menyesuaikan diri dengan ritme yang lebih terstruktur.
Perubahan mendadak inilah yang bisa memicu rasa lelah secara mental
Otak memerlukan waktu untuk beralih dari mode relaksasi menuju mode produktif. Ketika transisi terjadi terlalu cepat, seseorang bisa merasa kehilangan energi meski secara fisik tidak melakukan aktivitas berat.
Baca juga: Libur Lebaran Selesai, Mood Malah Turun? Ini Tips Atasi Post-Holiday Blues
Bukan Hanya Soal Liburan yang Menyenangkan
Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Imran Pambudi, menjelaskan di Jakarta pada Kamis bahwa setelah Lebaran banyak orang merasakan perubahan emosi seperti sedih, lelah, cemas, menurunnya motivasi, hingga sulit fokus.
Kondisi ini dipengaruhi berbagai hal, mulai dari perjalanan jauh, beban pengeluaran selama mudik, sampai dorongan sosial untuk terlihat berhasil di hadapan keluarga.
Ia juga menyebut hasil survei World Travel & Tourism Council tahun 2023 menunjukkan sekitar 41 persen pemudik di Indonesia mengalami gejala kecemasan serta depresi ringan hingga sedang.
Bertemu banyak anggota keluarga, mengikuti berbagai acara, atau berpindah tempat dalam waktu singkat bisa menguras energi emosional.
Setelah kembali ke rumah atau tempat kerja, tubuh mungkin sudah berada di tempat semula, tetapi pikiran belum sepenuhnya siap kembali.
Inilah sebabnya sebagian orang merasa kosong, mudah lelah, atau kurang fokus beberapa hari setelah liburan selesai.
Ada Rasa Kehilangan yang Sering Tidak Disadari
Liburan sering menghadirkan suasana yang berbeda dari keseharian: lebih banyak waktu bersama keluarga, suasana santai, makanan favorit, atau kesempatan melakukan hal yang jarang dilakukan.
Ketika semua itu berakhir, muncul rasa kehilangan kecil yang kadang tidak disadari. Kembali ke rutinitas dapat memunculkan kontras emosional yang cukup tajam, terutama jika sebelumnya seseorang sangat menikmati momen liburan.
Karena itu, rasa berat setelah libur bukan selalu berarti malas, melainkan respons emosional terhadap perubahan suasana.
Baca juga: Post-holiday Blues, Kenapa Semangat Drop Setelah Liburan? Ini Penjelasan Psikiater
Kemenkes Sarankan Adaptasi Bertahap
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan bahwa menghadapi post-holiday blues perlu dilakukan dengan langkah sederhana namun konsisten. Salah satunya adalah memberi waktu transisi bagi diri sendiri untuk kembali ke rutinitas.
Mulai dari tidur lebih teratur, mengatur daftar pekerjaan secara bertahap, hingga melakukan aktivitas fisik ringan dapat membantu tubuh menyesuaikan diri.
Selain itu, menjaga pola makan seimbang dan tidak langsung menumpuk agenda juga penting agar tekanan mental tidak bertambah.
Berbicara dengan orang terdekat juga dapat membantu jika rasa lelah emosional terasa cukup mengganggu.
Kapan Perlu Diwaspadai?
Secara umum, post-holiday blues akan membaik dalam beberapa hari. Namun, jika rasa sedih, cemas, sulit tidur, atau kehilangan motivasi berlangsung lebih lama dan mulai mengganggu fungsi harian, kondisi ini perlu diperhatikan lebih serius.
Dalam situasi tertentu, gejala tersebut bisa menyerupai stres berkepanjangan atau kelelahan emosional yang membutuhkan bantuan profesional.
Karena itu, memahami bahwa mental juga membutuhkan waktu untuk beradaptasi menjadi hal penting.
Tidak semua rasa berat setelah liburan berarti kurang semangat, kadang itu hanya tanda bahwa pikiran sedang menyesuaikan diri kembali dengan realitas sehari-hari.
Tag: #bukan #sekadar #malas #alasan #mental #terasa #lelah #setelah #libur #panjang