Pentingnya Play-Based Learning untuk Tumbuh Kembang Anak
Acara ?The Ultimate Playground for Moms & Lil? Ones? di Food Society, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan ()
14:40
9 Mei 2026

Pentingnya Play-Based Learning untuk Tumbuh Kembang Anak

Bagi orangtua, tumbuh kembang anak menjadi salah satu hal yang selalu diperhatikan sejak usia dini.

Ada banyak aspek yang mempengaruhi tumbuh kembang anak, termasuk play-based learning atau pembelajaran berbasis bermain.

Pengalaman play-based learning ini yang dihadirkan oleh Lilla berkolaborasi bersama Mideer melalui acara “The Ultimate Playground for Moms & Lil’ Ones” di Food Society, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan pada Rabu (6/5).

Baca juga: 4 Aktivitas Bonding Time Anak Sesuai Usia, Sensory Play hingga Puzzle

Acara ?The Ultimate Playground for Moms & Lil? Ones? di Food Society, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan Acara ?The Ultimate Playground for Moms & Lil? Ones? di Food Society, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan Belakangan ini pendekatan belajar sambil bermain memang semakin banyak diminati oleh orangtua muda.

Bermain dianggap sebagai aktivitas untuk mengisi waktu luang anak yang menjadi bagian penting dalam proses belajar dan perkembangan emosional mereka.

Baca juga: 7 Cara Parenting Violet Bridgerton yang Bisa Dicontoh Orangtua, Termasuk Hadir untuk Anak

CEO Lilla, Chrisanti Indiana, dalam acara mengatakan kepada media bahwa orangtua masa kini cenderung lebih teredukasi mengenai parenting dan tumbuh kembang anak.

Namun, di saat yang sama, mereka juga kerap merasa kewalahan menghadapi begitu banyak informasi yang berseliweran dari berbagai sumber.

“Orangtua zaman sekarang itu sebenarnya kita bisa bilang lebih teredukasi. Mereka juga lebih informed tentang tren parenting, kesehatan, dan tumbuh kembang. Tapi, at the same time, new parents ini sangat overwhelmed,” ujar Chrisanti saat ditemui di acara tersebut.

Menurut Chrisanti, kondisi tersebut membuat banyak orangtua melakukan riset panjang sebelum memilih produk maupun aktivitas yang tepat untuk anak.

Baca juga: 8 Tips Co-parenting Sehat Tanpa Drama demi Kebahagiaan Anak

Oleh karena itu, Chrisanti menjelaskan bahwa Lilla mencoba mengisi peran sebagai tempat berbelanja yang memenuhi kebutuhan ibu dan anak, juga partner parenting yang membantu orangtua menjalani setiap tahap motherhood dengan lebih mudah.

Permainan edukatif untuk membantu tumbuh kembang anak

CEO Lilla Chrisanti Indiana pada acara ?The Ultimate Playground for Moms & Lil? Ones? di Food Society, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan CEO Lilla Chrisanti Indiana pada acara ?The Ultimate Playground for Moms & Lil? Ones? di Food Society, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan Dalam acara tersebut, Mideer menghadirkan berbagai permainan edukatif yang dirancang untuk mendukung kemampuan motorik, kreativitas, dan kemampuan sosial anak. Beberapa di antaranya berupa magnetic tiles, puzzle, board book, juga permainan sensory berbasis eksplorasi.

Chrisanti menjelaskan bahwa mainan yang baik didesain untuk bisa menyenangkan anak, juga membantu mereka mengembangkan berbagai keterampilan dasar.

Baca juga: Mengapa Gentle Parenting Terasa Berat bagi Sebagian Orangtua? pakar Ungkap Alasannya

“Mainan-mainan di Mideer ini banyak sekali yang bentuknya simple, desainnya bagus, jadi orangtua juga senang. Tapi sama anak bisa lebih fun. Jadi, bukan mainan yang cuma buat fun atau hiburan saja, tapi banyak sekali mainan yang open ended dan mengasah kreativitas,” ungkap Chrisanti.

Selain mengasah kemampuan berpikir, aktivitas bermain fisik juga dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan anak terhadap gawai.

Di tengah kesibukan orangtua bekerja, tantangan screen time menjadi salah satu hal yang banyak dihadapi keluarga muda saat ini.

“Fokusnya gimana kita bisa membantu mereka menyeimbangkan tumbuh kembang dengan kesibukan sebagai parents,” pungkas Chrisanti.

Baca juga: Parenting Menurut Nikita Willy, Setiap Ibu Punya Cara Berbeda

Disambut baik orangtua

Acara ?The Ultimate Playground for Moms & Lil? Ones? di Food Society, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan Acara ?The Ultimate Playground for Moms & Lil? Ones? di Food Society, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan Hal serupa dirasakan oleh Marla (49), seorang ibu rumah tangga dan pelaku UMKM yang datang bersama anaknya ke acara tersebut. Ia mengatakan sang anak memang sudah menyukai puzzle dan permainan susun sejak usia empat tahun.

“Dia suka kayak magnet, suka nyusun-nyusun berbentuk sesuatu. Misalnya rumah atau apa,” ujar Marla kepada Kompas.com di acara yang sama.

Foto produk magnetic tiles dari Mideer Foto produk magnetic tiles dari MideerKini, di usia delapan tahun, Marla melihat ada perubahan dalam cara anaknya berpikir dan menyelesaikan masalah. Menurut Marla, permainan fisik seperti puzzle membantu anak belajar menyusun sesuatu dengan lebih rapi dan terstruktur.

“Perkembangannya dia bisa menyusun dengan rapi. Misalnya ini bagian ini bukan, baiknya di sini atau di situ. Jadi nyambung ke semua hal,” kata Marla.

Bagi Marla, permainan seperti ini juga menghadirkan bentuk emosi yang berbeda dibanding saat anak terlalu lama bermain gadget.

“Kalau ini dia kesalnya beda. Dia berusaha keras sendiri,” tuturnya.

Untuk merasakan pengalaman play-based learning yang sama seperti Marla dan keluarga, acara “The Ultimate Playground for Moms & Lil’ Ones” masih bisa dikunjungi sampai hari Minggu (10/05) di Food Society, Ground Floor, Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.

Tag:  #pentingnya #play #based #learning #untuk #tumbuh #kembang #anak

KOMENTAR