Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono. (Suara.com/Lilis)
13:52
23 April 2026

Wamenkes Akui Dapat Laporan Dugaan Malpraktik Angkat Rahim di RS Muhammadiyah Medan

Kementerian Kesehatan buka suara terkait dugaan malpraktik yang terjadi di RS Muhammadiyah Medan. Kasus ini menjadi sorotan setelah keluarga pasien menuding adanya tindakan medis yang tidak sesuai dengan persetujuan awal.

Kasus bermula dari seorang pasien perempuan yang awalnya didiagnosis mengalami miom dan menjalani operasi di rumah sakit tersebut. Namun, belakangan keluarga mengklaim bahwa dalam tindakan operasi itu, rahim pasien ikut diangkat tanpa persetujuan yang jelas.

Pascaoperasi, pasien dilaporkan mengalami komplikasi dan harus menjalani perawatan lanjutan di fasilitas kesehatan lain. Setelah itu, keluarga baru mengetahui adanya tindakan pengangkatan organ reproduksi yang sebelumnya tidak diketahui.

Pihak rumah sakit sendiri telah membantah tuduhan malpraktik dan menyatakan seluruh prosedur telah dilakukan sesuai standar medis serta melalui persetujuan.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengaku kejadian tersebut telah dilaporkan ke Kemenkes.

"Sudah, suda ada (laporan)," kata Dante kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, pemerintah tengah melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut.

“Kita sedang dalami,” ujar Dante.

Ia menegaskan bahwa secara regulasi, pemerintah telah memiliki aturan dan panduan yang mengatur tindakan medis, termasuk prosedur operasi dan persetujuan pasien.

“Nanti kita evaluasi. Aturannya sudah ada. Panduan peran dan juknis ada,” katanya.

Dante juga membuka kemungkinan adanya konsekuensi jika dugaan pelanggaran terbukti. Namun, ia menekankan proses penanganan akan dilakukan secara proporsional sesuai hasil evaluasi.

“Kalau memang nanti ada malpraktik ya kita tidak lanjutin secara proporsional,” ujarnya.

Editor: Bella

Tag:  #wamenkes #akui #dapat #laporan #dugaan #malpraktik #angkat #rahim #muhammadiyah #medan

KOMENTAR